
KOTA MALANG – malangpagi.com
Walikota Malang Sutiaji berharap kontingen Pramuka Kota Malang yang akan mengikuti Jambore Nasional XI 2022 di Bumi Perkemahan dan Graha Wusata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada 14–21 Agustus mendatang, dapat membawa diri dan memberikan yang terbaik dalam mengikuti kegiatan tersebut, guna mengharumkan nama Kota Malang.
“Seorang pramuka harus berani menghadapi situasi apapun,” tutur Sutiaji dalam acara Pelepasan Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang, bertempat di Gedung Pramuka, Jalan Brawijaya, Klojen, Kota Malang, Jumat (29/7/2022).
Selanjutnya, Walikota yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang meningatkan pentingnya meminta restu kepada orangtua. Menurutnya, hal tersebut paling penting dilakukan oleh seorang Pramuka.
“Cium tangan orangtua kalian. Minta restu kepada mereka. Karena itulah yang membuat kalian bisa seperti sekarang. Insyaallah, kalian akan mampu mengharumkan nama daerah, bahkan nama bangsa,” ucap orang nomor satu di Kota Malang itu, sambil sedikit menitikkan air mata.

Di tempat yang sama, Ketua Kontingen Kwarcab Kota Malang, Heri Sunarko menyebut terdapat dua regu penggalang putra dan putri tingkat SMP, yang dipilih melalui seleksi dari lima Kwartir Ranting Kecamatan se-Kota Malang, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
Dalam kegiatan Jambore Nasional XI nanti, dua regu yang berisi 8 penggalang putra dan 8 penggalang putri ini akan didampingi oleh dua pembina pendamping putra dan dua pembina pendamping putri. Sehingga total 20 orang yang akan diberangkatkan.
“Jambore Nasional ini adalah ajang pertemuan Penggalang seluruh Indonesia, atau bisa disebut sebagai pestanya Penggalang Pramuka. Pada Jambore ini lebih ditekankan pada kepramukaan, keterampilan, persaudaraan, dan wawasan kebangsaan,” jelas Heri, yang juga menjabat sebagai Camat Klojen itu.
Pada Jambore kali ini, Kota Malang akan bergabung dengan 37 Kota Kabupaten se-Jawa Timur. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota Pramuka dari 11 negara Asia-Pasifik, yang tergabung dalam WOSM (World Organization of the Scout Movement).
“Yang pasti adalah pengalaman hidup, wawasan kebangsaan, dan nilai persaudaraan. Jadi mereka nanti di sana dapat memahami nilai-nilai humanity dan brotherhood,” tambah Heri.
Acara pelepasan kontingen ini turut dihadiri Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu, Kepala Dispropar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, Forkopimda, serta Camat se-Kota Malang. (Yudis/MAS)














