
KOTA MALANG – malangpagi.com
Alun-Alun Kota Malang dipastikan masih belum dapat digunakan oleh masyarakat saat perayaan malam pergantian Tahun Baru 2025/2026. Penutupan dilakukan karena proses pembangunan dan penataan kawasan alun-alun hingga kini masih belum rampung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menyampaikan bahwa kawasan Alun-Alun Malang masih tertutup untuk aktivitas publik, termasuk untuk berkumpul pada malam tahun baru.
“Belum bisa digunakan untuk malam tahun baru. Rencananya nanti kalau sudah selesai, pembukaannya sekitar awal atau pertengahan bulan Februari,” ujar Raymond, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, saat ini progres pembangunan Alun-Alun Malang masih terus berjalan. Fokus pekerjaan meliputi penyiapan air mancur di bagian tengah alun-alun serta pemasangan fasilitas playground.
“Sekarang untuk alun-alun masih penyiapan air mancur yang di tengah. Untuk playground, barang-barangnya sudah datang semua dan sekarang posisinya sedang di-setting,” jelasnya.
Meski sebagian fasilitas telah terpasang, Raymond menyebut proses penyelesaian masih membutuhkan waktu. Selain playground, perbaikan juga dilakukan pada area taman, sistem penerangan, hingga bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai perpustakaan.
“Sudah dipasang (playground), cuma memang untuk penyelesaiannya butuh waktu. Termasuk perbaikan taman dan lampu-lampu yang ada di sana, serta tempat yang dulu digunakan untuk perpustakaan itu, semuanya diperbaiki,” terangnya.
Dengan kondisi tersebut, DLH Kota Malang memastikan Alun-Alun Malang masih tertutup sepenuhnya pada malam pergantian tahun baru.
“Masih tertutup karena memang pembangunannya belum selesai. Progres pengerjaan Alun-Alun Malang hingga saat ini masih sekitar 50 persen,” pungkasnya. (YD)














