
KAB. MALANG – malangpagi.com
Gelaran Safari Ramadan PT Anugerah Citra Abadi (ACA) bertajuk Pekan Islami XIX terus berlanjut dan memasuki hari keenam. Pada kesempatan ini, Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan, menyambangi tiga kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Pagelaran, Gondanglegi, dan Kepanjen, untuk menyalurkan santunan kepada anak yatim di bulan suci Ramadan.
Kegiatan sosial yang telah berjalan selama hampir dua dekade ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH. Muhammad Hamim Kholili. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen PT ACA yang terus konsisten membantu masyarakat, khususnya anak yatim.
Menurutnya, istiqomah PT ACA selama 19 tahun dalam menyalurkan santunan merupakan hal yang sangat luar biasa dan patut menjadi contoh bagi pengusaha lainnya.
“Saya berterima kasih sekali kepada PT ACA yang setiap tahun secara istiqomah selama 19 tahun memberikan santunan. Kepedulian kepada masyarakat bawah ini sangat penting. Bantuan yang diterima pasti sangat bermanfaat bagi anak-anak kita, khususnya anak yatim,” ujarnya.

Ia juga berharap langkah sosial yang dilakukan oleh Iwan Kurniawan dapat menginspirasi para pengusaha lainnya untuk ikut berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita harapkan pengusaha-pengusaha lain juga meniru Pak Iwan. Jangan Pak Iwan saja, karena yang seperti ini masih sedikit sekali,” terangnya.
Lebih lanjut, Gus Hamim menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum miskin merupakan bagian penting dari keimanan. Bahkan, menurutnya, orang yang tidak memperhatikan anak yatim disebut sebagai orang yang mendustakan agama.
“Islam itu sangat sosial. Apa yang dilakukan Pak Iwan ini menjadi contoh bagi kita semua. Bahkan bagi saya pribadi juga menjadi pelajaran. Seorang pengusaha saja peduli, apalagi kita,” tuturnya.

Gus Hamim menuturkan, kegiatan sosial yang dipublikasikan juga memiliki nilai positif karena dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas.
“Kadang memang perlu diekspos seperti ini agar bisa diikuti oleh yang lain. Kepedulian kepada sesama perlu dicontohkan. Jika semuanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi, siapa yang akan meniru?” jelasnya.
Ia juga menilai langkah Iwan Kurniawan yang mendatangi langsung masyarakat di kecamatan-kecamatan merupakan cara yang sangat baik dalam menyalurkan bantuan.
“Menurut saya yang paling baik itu mendatangi langsung, istilahnya jemput bola. Jangan menunggu orang datang kepada kita. Seperti yang dilakukan Pak Iwan ini sangat bagus,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi, yang berharap santunan tersebut dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
“Semoga anak-anak yatim ini bisa tumbuh kembang sebagaimana anak-anak yang lain dan menjadi anak-anak terbaik sehingga ke depan bisa bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Sanusi juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak sedekah, terutama di bulan Ramadan.
“Kalau memang punya kemampuan, saya berharap kita memberikan sedekah. Dalam ajaran Islam, sedekah membawa barokah, bisa menolak bala dan musibah, serta membuat rezeki kita bertambah,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada hari keenam Pekan Islami XIX PT ACA, santunan diberikan kepada 1.475 anak yatim di tiga kecamatan di Kabupaten Malang. Rinciannya, 429 santunan di Kecamatan Pagelaran, 574 santunan di Kecamatan Gondanglegi, dan 472 santunan di Kecamatan Kepanjen.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan PT ACA yang setiap tahunnya menyasar puluhan kecamatan dan ratusan desa di Malang Raya sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. (YD)












