
MEDAN – malangpagi.com
Inovasi layanan air minum berbasis Smart Water City yang dikembangkan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menarik perhatian sejumlah kepala daerah dalam ajang Indonesia City Expo (ICE) 2026. Bahkan, beberapa pemerintah kota menyatakan minat untuk mengadopsi berbagai inovasi yang telah diterapkan BUMD air minum milik Kota Malang tersebut.
Perumda Tugu Tirta berpartisipasi dalam Indonesia City Expo (ICE) 2026 yang menjadi bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Ballroom Hotel Santika Dyandra, Medan, Sumatera Utara, pada 1–3 Juli 2026.
Bergabung di booth Kota Malang, perusahaan daerah itu mengusung tema “Smart Water City” sebagai representasi komitmen menghadirkan pelayanan air minum yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui booth tersebut, pengunjung diajak melihat secara langsung proses pengelolaan air minum, mulai dari sumber air baku, tahapan pengolahan, sistem distribusi, hingga air bersih yang mengalir aman ke rumah pelanggan.
Berbagai inovasi digital juga dipamerkan, di antaranya sistem pemantauan distribusi berbasis SCADA, layanan informasi pelanggan, serta program Anjungan Air Siap Minum yang memperluas akses masyarakat terhadap air minum aman.
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan keikutsertaan dalam ICE 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi pelayanan sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah lain.
“Keikutsertaan kami pada event ini menjadi media untuk memperluas jejaring antardaerah sekaligus berbagi pengalaman mengenai pengelolaan air minum perkotaan yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Priyo.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dipamerkan mendapat respons positif dari banyak pengunjung, khususnya para kepala daerah. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan keinginan untuk mempelajari dan mengadopsi sistem pelayanan yang telah dikembangkan Perumda Tugu Tirta.
Ketertarikan tersebut datang dari sejumlah daerah, di antaranya Tomohon, Manado, Tarakan, Palembang, Padang, Payakumbuh, hingga Kota Medan sebagai tuan rumah.
Sejumlah kepala daerah juga menyempatkan diri mengunjungi booth Kota Malang dan berdialog langsung dengan Wali Kota Malang serta Direktur Utama Perumda Tugu Tirta. Mereka di antaranya Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar, Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, Wali Kota Manado Andrei Angouw, serta Wali Kota Payakumbuh Dr. dr. Zulmaeta, Sp.OG-KFM.
Indonesia City Expo merupakan salah satu agenda utama Rakernas XVIII APEKSI yang diikuti 98 pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Pameran ini menjadi ajang promosi inovasi daerah, produk unggulan, peluang investasi, dan peningkatan pelayanan publik dengan mengusung tema Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat. (YD)












