Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Arema FC Buka Kompetisi dengan Pesta Gol, Bola Mati Jadi Senjata Mematikan Singo Edan

Bermain di hadapan 1.767 suporter, Singo Edan menghajar Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-0.

by RedMP.
4 September 2026
in Kabupaten Malang, Kota Malang, Malang Raya, Olahraga
Bagikan Berita

Skor akhir Arema FC melawan Isenmulang Kalteng FC. (Foto: YD/MP)

MALANG – malangpagi.com

Arema FC mengawali kompetisi dengan hasil impresif. Bermain di hadapan 1.767 suporter, Singo Edan menghajar Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-0.

Menariknya, tiga dari empat gol Arema lahir melalui skema bola mati. Situasi tersebut menjadi salah satu senjata yang berhasil dimaksimalkan tim besutan Marcos Santos pada laga perdana.

Sejak menit awal, Arema langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang cepat didapat Gabi pada menit ke-2, tetapi tendangannya masih melebar di sisi kanan gawang Isenmulang yang dikawal Jefri.

Tekanan Arema akhirnya berbuah gol pada menit ke-8. John Alfarizi melepaskan tendangan kaki kanan dari sisi kanan pertahanan Isenmulang setelah bekerja sama dengan Gabi dan Vinicius. Bola bersarang di gawang Jefri dan membawa Arema unggul 1-0.

Baca Juga :

Cozy Republic Rilis “Semakin Yoman”, Bawa Cerita Kebersamaan dan Bahagia dari Hal Sederhana

Cozy Republic Rilis “Semakin Yoman”, Bawa Cerita Kebersamaan dan Bahagia dari Hal Sederhana

5 Oktober 2026
Rektor UIBU Pimpin Y37, Bidik Penguatan Alumni dan Perhatian Khusus untuk Mantan Guru

Rektor UIBU Pimpin Y37, Bidik Penguatan Alumni dan Perhatian Khusus untuk Mantan Guru

4 Oktober 2026
4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Serukan Semua Ada di Malang Kecuali Keadilan

4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Serukan Semua Ada di Malang Kecuali Keadilan

1 Oktober 2026
Algo Sapiens Mulai Menggeser Homo Sapiens, Saat Manusia Tak Lagi Sadar Pilihan Hidupnya Dibentuk Algoritma

Algo Sapiens Mulai Menggeser Homo Sapiens, Saat Manusia Tak Lagi Sadar Pilihan Hidupnya Dibentuk Algoritma

30 September 2026
Bukan Sekadar Bermain, Begini Cara Orang Tua Membaca Potensi Anak Sejak Dini

Bukan Sekadar Bermain, Begini Cara Orang Tua Membaca Potensi Anak Sejak Dini

30 September 2026
Load More

Singo Edan tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-14, sepak pojok Gustavo Franca berhasil dimanfaatkan Diego Landis untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Isenmulang sempat memperoleh peluang untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-24. Wasit sempat menunjuk titik putih setelah Vinicius Ferreira dijatuhkan Achmad Maulana di kotak penalti. Namun, keputusan tersebut akhirnya dibatalkan setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.

Arema tetap agresif hingga penghujung babak pertama. Pada menit ke-45+5, sepak pojok Franca kembali menjadi petaka bagi Isenmulang. Bola hasil tandukan John Alfarizi diteruskan Marco Vinicius dan mengubah skor menjadi 3-0.

Keunggulan tiga gol membuat Arema semakin nyaman memasuki babak kedua. Pada menit ke-53, Landis hampir mencetak gol keduanya setelah menyambut umpan Franca dengan sundulan. Namun, Jefri masih sigap melakukan penyelamatan.

Arema baru kembali mencetak gol pada menit ke-85. Pemain anyar Singo Edan, Mauro Zijlstra, memanfaatkan situasi sepak pojok Franca dan bola muntah hasil duel dengan Hansamu Yama untuk membawa Arema unggul 4-0.

Isenmulang berusaha mencari gol hiburan di menit-menit akhir. Tendangan Adriel Fernandez pada menit ke-88 masih mampu ditepis Adi Satryo.

Dua menit berselang, Isenmulang sebenarnya sempat membobol gawang Arema melalui sundulan Vinicius Baiano. Namun, gol tersebut dianulir karena berada dalam posisi offside.

Hingga pertandingan berakhir, Arema FC mampu mempertahankan keunggulan 4-0 sekaligus mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan.

Pelatih Arema FC Marcos Santos menyebut efektivitas bola mati bukan sebuah kebetulan. Menurutnya, skema tersebut sudah dipersiapkan secara matang melalui latihan sejak musim lalu.

“Mengenai gol-gol tersebut, skema bola mati benar-benar dilatih dengan matang. Kami memiliki senjata ini. Pada laga sebelumnya kami menciptakan peluang, tetapi bola belum mau masuk. Namun di pertandingan pertama ini, apa yang dilatih sudah efektif sebagai strategi,” ujar Marcos.

Marcos menilai bola mati bisa menjadi faktor pembeda di tengah persaingan sepak bola modern. Menurutnya, kualitas antarpemain saat ini relatif berimbang sehingga detail kecil dalam pertandingan dapat menentukan hasil akhir.

“Dalam sepak bola modern saat ini, kualitas para atlet relatif setara dan bola mati bisa menjadi pembeda antara menang atau kalah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa setiap skema bola mati Arema telah dirancang secara detail. Pergerakan pemain, penempatan posisi, hingga kemungkinan arah pantulan bola telah disiapkan dalam sesi latihan.

Persiapan tersebut juga disesuaikan dengan karakteristik lawan serta kualitas pemain yang dimiliki Arema.

“Kami sangat senang dan akan terus berkembang di laga berikutnya,” tutur Marcos.

Meski mengawali kompetisi dengan kemenangan besar, Marcos meminta para pemainnya tidak terlena. Ia menyadari perjalanan kompetisi masih panjang dan tantangan yang dihadapi Arema bakal semakin berat.

“Kompetisinya berat, tetapi sangat penting untuk memulainya dengan kemenangan,” pungkasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cozy Republic Rilis “Semakin Yoman”, Bawa Cerita Kebersamaan dan Bahagia dari Hal Sederhana

Cozy Republic Rilis “Semakin Yoman”, Bawa Cerita Kebersamaan dan Bahagia dari Hal Sederhana

5 Oktober 2026

...

Rektor UIBU Pimpin Y37, Bidik Penguatan Alumni dan Perhatian Khusus untuk Mantan Guru

Rektor UIBU Pimpin Y37, Bidik Penguatan Alumni dan Perhatian Khusus untuk Mantan Guru

4 Oktober 2026

...

4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Serukan Semua Ada di Malang Kecuali Keadilan

4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Serukan Semua Ada di Malang Kecuali Keadilan

1 Oktober 2026

...

Bukan Sekadar Bermain, Begini Cara Orang Tua Membaca Potensi Anak Sejak Dini

Bukan Sekadar Bermain, Begini Cara Orang Tua Membaca Potensi Anak Sejak Dini

30 September 2026

...

Malang Super Fight 27 Kembali Naik Ring, Bidik Bibit Atlet Porprov 2027

Batas Usia U-25 Jadi Peluang Emas, Pertina Kota Malang Siapkan Generasi Baru untuk Porprov Jatim 2027

28 September 2026

...

Malang Super Fight 27 Kembali Naik Ring, Bidik Bibit Atlet Porprov 2027

Malang Super Fight 27 Kembali Naik Ring, Bidik Bibit Atlet Porprov 2027

27 September 2026

...

Kota Malang Satu-satunya Pemda di Indonesia yang Juarai IHYA 2026

Kota Malang Satu-satunya Pemda di Indonesia yang Juarai IHYA 2026

25 September 2026

...

Load More
Next Post
Bappenas Gandeng Dewan Pers, Ekosistem Media Nasional Masuk Agenda Prioritas RPJMN

Bappenas Gandeng Dewan Pers, Ekosistem Media Nasional Masuk Agenda Prioritas RPJMN

Dispendukcapil Kota Malang Raih WBBM, Wali Kota Wahyu: Pelayanan Harus Terus Ditingkatkan

Dispendukcapil Kota Malang Raih WBBM, Wali Kota Wahyu: Pelayanan Harus Terus Ditingkatkan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin