
KOTA MALANG – malangpagi.com
Media sosial dihebohkan dengan unggahan yang memperlihatkan kondisi bus sekolah di Kota Malang yang tampak kurang terawat. Foto yang beredar luas di berbagai platform itu memicu beragam tanggapan dari warganet.
Salah satu komentar datang dari akun Instagram @pandora.aquatik yang menulis, “Padahal bus sekolah ini bermanfaat banget loh. Eman (sayang) kalau gak terawat.”
Sementara akun @alexadrianashow menyoroti soal anggaran perawatan, “Biasanya bukannya ada anggaran untuk perawatan fasilitas ya? Ke mana uang anggarannya? Pasti kalau gak diviralkan gak cair.”
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, mengakui bahwa pemeliharaan armada bus sekolah memang selama ini kurang optimal.
“Pasti kami benahi. Pemeliharaan memang selama ini kurang. Tapi sudah kami ajukan untuk diperbaiki menggunakan anggaran APBD 2026,” ujar Suwarjana saat dikonfirmasi, Selasa (11/11/2025).
Suwarjana menjelaskan, dari total 13 armada bus sekolah yang dimiliki, pihaknya berencana melakukan perbaikan terhadap 6 hingga 7 unit terlebih dahulu pada tahap awal.
“Kami ajukan di tahun anggaran 2026, mudah-mudahan bisa terealisasi. Minimal untuk armada yang kondisinya paling urgent dulu,” jelasnya.
Ia menyebu, upaya pengajuan perbaikan sebenarnya sudah dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2025, namun belum sempat direalisasikan karena keterbatasan waktu.
“Sebenarnya sudah kami ajukan di PAK, tapi waktunya gak sempat. Alhamdulillah, untuk tahun depan sudah bisa terealisasi,” terang Suwarjana.
Meski demikian, Suwarjana menegaskan bahwa hingga saat ini bus sekolah masih aktif digunakan dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas siswa berangkat dan pulang sekolah setiap hari.
“Kondisi bus masih bisa dipakai dan masih sangat dibutuhkan. Bisa dilihat setiap pagi dan siang, bus sekolah tetap beroperasi mengantar anak-anak,” pungkasnya. (YD)














