
KOTA MALANG – malangpagi.com
Menjelang akhir tahun 2025, Polresta Malang Kota memaparkan capaian kinerja pengungkapan kasus yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) selama satu tahun terakhir.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 jajaran Satreskrim menerima sebanyak 426 laporan tindak pidana. Dari jumlah tersebut, polisi berhasil menyelesaikan 487 perkara.
“Presentase penyelesaian perkara mencapai 114 persen, ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 103 persen. Selama 2025, Satreskrim Polresta Malang Kota juga berhasil mengungkap 12 kasus menonjol, di antaranya pencurian, pembunuhan, pengeroyokan, hingga perusakan dan pembakaran Mako Polresta Malang Kota,” ujar Kombes Pol Nanang dalam Konferensi Pers Rilis Akhir Tahun 2025, Senin (29/12/2025).
Sementara itu, jajaran Satresnarkoba Polresta Malang Kota berhasil mengungkap sebanyak 25 kasus sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 22 kasus, dengan persentase penyelesaian perkara mencapai 113 persen.
“Dari pengungkapan kasus narkoba tersebut, kami mengamankan sebanyak 32 tersangka, seluruhnya laki-laki,” jelasnya.
Kombes Pol Nanang menyebut, barang bukti narkotika yang berhasil disita selama tahun 2025 mengalami lonjakan. Adapun rincian barang bukti yang diamankan, yaitu ganja seberat 31.192,25 gram, sabu seberat 1.112,07 gram, ekstasi sebanyak 2.098 butir, serta pil Double L sebanyak 406.000 butir.
“Dari seluruh barang bukti yang disita, kami memperkirakan nilai ekonomi yang berhasil diselamatkan mencapai Rp2.403.400.000 dan menyelamatkan sekitar 117.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Nanang menyampaikan bahwa jajaran Satlantas Polresta Malang Kota selama tahun 2025 telah melakukan penindakan berupa 9.336 tilang serta memberikan 55.190 teguran kepada pelanggar lalu lintas.
Sedangkan terkait angka kecelakaan lalu lintas, tercatat sebanyak 236 kejadian sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang, korban luka berat 5 orang, dan korban luka ringan mencapai 240 orang.
“Secara umum, angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2025 mengalami penurunan sebanyak 10 kejadian atau 4,07 persen dibandingkan dengan tahun 2024,” pungkas Kombes Pol Nanang. (YD)














