
MALANG – malangpagi.com
Gelandang serang andalan Arema FC, Muhammad Rafli dipastikan akan menjalani masa peminjaman ke klub lain. Keputusan ini diambil sebagai langkah profesional demi menjaga perkembangan karier dan menit bermain sang pemain di tengah ketatnya persaingan skuad Singo Edan.
Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos menegaskan bahwa peminjaman Rafli murni didasari kebutuhan pemain untuk terus berkembang. Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kesempatan bermain reguler menjadi faktor penting yang saat ini sulit didapatkan Rafli apabila tetap bertahan di Arema FC.
“Rafli telah memainkan peran penting dalam sejarah Arema FC baru-baru ini. Melalui dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang kuat kepada klub, Rafli secara konsisten menunjukkan rasa hormat kepada lambang klub dan kepada para pendukung, berkontribusi baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Marcos Santos.
Marcos menekankan, loyalitas Rafli terhadap Arema FC tidak perlu diragukan. Selama bersama Singo Edan, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia itu dinilai selalu menunjukkan sikap positif, bertanggung jawab, serta berkontribusi pada momen-momen penting tim.
“Etos kerja dan karakternya selalu dihargai oleh staf pelatih, manajemen, dan para penggemar. Namun, dengan meningkatnya persaingan dalam skuad dan terbatasnya kesempatan bermain, klub percaya bahwa keputusan terbaik adalah mengizinkan Rafli bergabung dengan klub lain dengan status pinjaman,” tegasnya.
Sementara, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menyatakan bahwa pihaknya mendukung keputusan tim pelatih. Pria yang akrab disapa Inal itu menilai Rafli sebagai pemain dengan disiplin tinggi dan attitude yang sangat baik.
“Secara objektif, manajemen menilai Rafli adalah pemain berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki orientasi evaluasi yang baik. Saat ini dia fokus mengontrol performanya, baik secara teknik maupun asupan nutrisi,” ungkap Inal.
Inal juga menepis anggapan bahwa keputusan peminjaman pemain kelahiran 1998 itu dipengaruhi kritik suporter. Menurutnya, Rafli justru memiliki mental kuat dalam menyikapi kritik sebagai bagian dari profesionalisme.
“Rafli tipe pemain yang memiliki mental bagus dalam menyikapi berbagai kritik dan memiliki solusi yang bijak untuk evaluasi demi perbaikan performanya. Kritik itu penting untuk menata performa pemain agar lebih maksimal,” jelasnya.
Selama berseragam Arema FC, Rafli tercatat menyumbangkan sejumlah gol dan assist krusial. Meski diakui berat melepasnya, manajemen menilai opsi peminjaman merupakan langkah paling bijak demi keberlanjutan karier sang pemain di kompetisi sepak bola Indonesia.
“Kami berharap semua pihak bijak dan objektif dalam menilai. Hasil pertandingan adalah kerja kolektif tim dan arahan tim pelatih. Kami optimis, ke mana pun Rafli bermain, dia akan tetap berdedikasi tinggi karena dibekali attitude yang baik dan profesional,” kata Inal.
Arema FC pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi Rafli selama ini. Manajemen menegaskan pintu klub akan selalu terbuka bagi sang pemain.
“Status Rafli dipinjamkan karena dia masih terikat kontrak resmi dengan Arema FC dan masih memiliki masa depan yang baik bersama klub,” pungkas Inal.
Berdasarkan informasi yang beredar, Rafli akan bergabung dengan skuat Deltras Sidoarjo dengan status pinjaman. (YD)














