Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

DLH Kota Malang Manfaatkan Bakteri Limbah Susu untuk Tekan Gas Metana di TPA Supit Urang

Cairan bakteri limbah susu tersebut akan disemprotkan secara rutin ke area penampungan sampah seluas sekitar delapan hektare.

by RedMP.
20 Juli 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah memanfaatkan bakteri hasil fermentasi limbah susu untuk menekan kadar gas metana yang menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di lokasi pembuangan sampah tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan cairan bakteri tersebut disemprotkan secara rutin ke area penampungan sampah seluas sekitar delapan hektare.

“Kebakaran di TPA salah satunya dipicu tingginya gas metana. Karena itu, kami menggunakan bakteri dari limbah susu untuk menekan kadar gas metan agar risiko kebakaran bisa diminimalkan,” ujar Raymond, Senin (20/7/2026).

Ia menyebut, bakteri yang digunakan telah berbentuk cair sehingga memudahkan proses penyemprotan. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkala, yakni dua kali dalam sepekan, sebagai bagian dari upaya pengendalian gas metana di TPA Supit Urang.

Baca Juga :

Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Status 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Status 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

20 Juli 2026
DLH Kota Malang Bantah Ada Setoran hingga Belasan Juta dalam Pengelolaan Toilet Alun-alun

DLH Kota Malang Sulap Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif, 200 Kilogram Hasilkan 130 Liter Petasol

18 Juli 2026
Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

15 Juli 2026
Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

8 Juli 2026
Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

7 Juli 2026
Load More

Raymond menjelaskan, langkah tersebut menjadi solusi sementara di tengah keterbatasan fasilitas penangkap gas metana. Sebab, perangkat yang sebelumnya dimanfaatkan untuk mengalirkan gas metana sebagai bahan bakar telah rusak akibat kebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu.

“Selama ini gas metana di TPA Supit Urang dimanfaatkan sebagai gas, tetapi setelah kebakaran sekitar empat hingga lima tahun lalu seluruh peralatannya ikut terbakar,” katanya.

Selain penyemprotan bakteri, DLH juga menerapkan metode penutupan sampah menggunakan lapisan tanah (cover soil) untuk mengurangi produksi gas metana. Petugas di lapangan juga rutin melakukan penyiraman guna menurunkan suhu timbunan sampah, terutama saat musim kemarau yang rawan memicu titik api.

Tak hanya itu, pengaturan jadwal masuk kendaraan pengangkut sampah juga diterapkan agar proses penumpukan sampah di TPA lebih terkendali.

Berdasarkan data DLH Kota Malang, produksi sampah di Kota Malang mencapai sekitar 860 ton setiap hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 ton diangkut menuju TPA Supit Urang, sementara sisanya dikelola melalui berbagai fasilitas pengolahan di tingkat hulu.

Untuk mengurangi beban TPA, Pemkot Malang mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui lima Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), satu TPS Terpadu, 370 bank sampah, 22 Rumah Pilah Kompos dan Daur Ulang (PKD), serta dua Pusat Daur Ulang (PDU).

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan sampah sekaligus memperpanjang usia operasional TPA Supit Urang,” pungkasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Status 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Status 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

20 Juli 2026

...

DLH Kota Malang Bantah Ada Setoran hingga Belasan Juta dalam Pengelolaan Toilet Alun-alun

DLH Kota Malang Sulap Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif, 200 Kilogram Hasilkan 130 Liter Petasol

18 Juli 2026

...

Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

15 Juli 2026

...

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

8 Juli 2026

...

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

7 Juli 2026

...

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

3 Juli 2026

...

Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

Pemkot Malang Kebut Isi 9 Jabatan Strategis, Manajemen Talenta Jadi Andalan

3 Juli 2026

...

Load More
Next Post
Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Status 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Pemkot Malang Fokus Tuntaskan Status 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin