
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pertandingan Liga 4 Grup A yang mempertemukan Persema Malang kontra Perseta Tulungagung berakhir imbang tanpa gol. Duel yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (5/1/2026), berlangsung ketat dengan tensi tinggi sejak awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Stadion Gajayana yang menjadi homebase Persema Malang pada Liga 4 musim 2025/2026 tampak dipadati pendukung tuan rumah. Dukungan suporter membuat atmosfer pertandingan semakin panas.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling jual beli serangan. Meski demikian, solidnya lini pertahanan masing-masing tim membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan kian meningkat. Persaingan di lini tengah semakin keras dan tempo permainan pun meninggi. Menjelang menit-menit akhir laga, Persema Malang sempat kebobolan. Namun, gol yang dicetak Perseta Tulungagung tersebut dianulir oleh wasit.
Keputusan wasit itu memicu reaksi keras dari kubu tim tamu. Pemain dan ofisial Perseta Tulungagung melakukan protes karena menilai gol tersebut sah. Meski sempat terjadi ketegangan, pertandingan tetap dilanjutkan hingga selesai dengan skor akhir tetap 0-0.
Kepala Pelatih Persema Malang, Firman Basuki mengungkapkan bahwa persiapan timnya terbilang minim karena mayoritas pemain merupakan wajah baru dengan waktu persiapan yang singkat.
“Mayoritas pemain adalah anak-anak baru dan persiapannya sekitar dua minggu. Tetap disyukuri, apapun hasilnya semangat mereka luar biasa,” ujar Firman.
Meski imbang di kandang, Ia juga tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang telah berjuang sepanjang pertandingan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pemain yang telah berusaha keras, baik pemain muda maupun senior. Tentu akan kami evaluasi agar bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” terangnya.
Sementara itu, Pelatih Perseta Tulungagung, Muhamad Nasrin mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya.
“Jelas kami sangat kecewa, tapi itulah sepak bola. Keadaannya tidak bisa dibalikkan lagi, jadi kami terima dan fokus menyiapkan dua pertandingan berikutnya,” katanya.
Hasil imbang ini membuat Persema Malang dan Perseta Tulungagung harus segera berbenah dan memaksimalkan laga-laga selanjutnya demi menjaga peluang lolos dari fase grup Liga 4. (Dik/YD)














