
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus berbenah mempercantik taman yang ada. Salah satunya, penambahan lampu penerangan di Alun-Alun Merdeka Malang.
Tempat publik yang dibangun pada 1882, saat masa pemerintahan Hindia Belanda ini, akan mendapat penambahan lighting dengan pagu anggaran sebesar 900 juta rupiah. “Alun-Alun Merdeka dalam proses tahapan anggaran APBD. Sekarang masih tahap seleksi. Jadi masih proses lelang dan verifikasi,” ungkap Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, ditemui usai mengikuti apel di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Senin (17/7/2023).
Pihaknya menyebut bahwa akan ada pendampingan dari pihak CSR (Corporate Social Responbility) untuk mengimprovisasi beberapa titik yang ada di Alun-Alun Merdeka. “Informasi yang kami terima dari pimpinan, CSR yang ada di Alun-Alun Merdeka dari perbankan,” ungkap Noer.
Dalam kajiannya, pihak CSR akan menambah tempat duduk, penerangan berupa lampu dekorasi, dan secara perencanaan akan dibangun sebuah skatepark untuk bermain skateboard.

Noer menerangkan, penambahan penerangan yang akan dikerjakan DLH Kota Malang sebagai upaya meningkatkan keamanan. “Dari beberapa hasil survei, penambahan lampu penerangan di sebelah utara dan barat perlu dilakukan, lantaran pencahayaannya sangat minim,” sebutnya.
“Meskipun secara signifikan belum ada pengaduan terkait spot di Alun-Alun Merdeka, namun kami meminimalisir kerawanan yang terjadi, dan menghilangkan persepsi sebagai tempat mesum,” imbuh Noer.
“Karena Alun-Alun Merdeka merupakan tempat terbuka yang masuk dalam perawatan DLH Kota Malang, maka kami membantu ketertiban umum dengan adanya penambahan penerangan,” pungkasnya. (Har/MAS)















