Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Kayutangan Heritage Picu Kemacetan. Apa Solusinya?

Satpol PP Kota Malang menyebut bahwa serbuan masyarakat berkunjung ke Kayutangan sebagai suatu bentuk euforia.

by Red
17 Januari 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

Petugas Dishub mengatur lalu lintas di koridor Kayutangan untuk mengurai kemacetan. (Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Meskipun malam mulai larut, koridor Kayutangan yang berada di bilangan Jalan Basuki Rahmat masih tetap terjaga. Namun animo masyarakat yang begitu tinggi mengunjungi kawasan yang dianggap sebagai Malioboro-nya Kota Malang itu tak pelak memicu kemacetan… parah.

Berdasarkan pantauan Malang Pagi pada Sabtu (15/1/2022) pukul 21.15 WIB, masyarakat tumpah ruah memadati setiap ruas di kawasan yang pernah menjadi pusat perdagangan di era kolonial itu. Ribuan masyarakat tampak menikmati kecantikan kawasan tersebut untuk sekadar bersantai atau berswa foto.

Nita Hapsari (19), mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Malang, mengaku menikmati suasana malam di koridor Kayutangan. “Saya sudah tiga kali ini main ke Kayutangan sejak ada lampu-lampu cantik. Tadi datang ramai-ramai bersama teman. Kami ke sini memang pengin foto-foto. Spotnya bagus,” ujarnya.

Parkir kendaraan di badan jalan ditengarai menjadi salah satu penyebab kemacetan. (Foto: Hariani/MP)

Tak hanya Nita, Umi Kulsum (54), warga Kelurahan Penanggungan juga mengaku gembira dengan adanya pembangunan koridor Kayutangan. “Senang ya, Kayutangan disulap seperti ini. Ndak perlu jauh-jauh ke Jogja. Cukup di sini. Serasa di Malioboro,” terangnya.

Baca Juga :

Long Weekend di Kota Malang Diwarnai Kemacetan Luar Biasa

Long Weekend di Kota Malang Diwarnai Kemacetan Luar Biasa

22 Januari 2023
Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

7 Juni 2022
Usai Pelantikan, Muslimat NU Kota Malang Tancap Gas Jalankan Program

Riyayan Nang Kajoetangan, Kembalinya Wisata Kampung Heritage Kayutangan

30 Mei 2022
Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

27 Maret 2022
Kedai Literasi Kayutangan. Belajar Asyik Sambil Berwisata

Kedai Literasi Kayutangan. Belajar Asyik Sambil Berwisata

21 Februari 2022
Load More

Menghadapi serbuan masyarakat sehingga menimbulkan kemacetan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Heru Mulyono, mengaku bahwa pihaknya sudah mengantisipasi terjadinya lonjakan kunjungan ke Kayutangan.

“Kami sudah mengantisipasi hal ini [kemacetan]. Untuk itu kami menerjunkan sejumlah personel di kawasan Kayutangan, guna membantu mengurai kemacetan,” terang Heru kepada Malang Pagi.

Saat ditanya apakah ada rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, pihaknya mengaku masih membahas hal tersebut di Forum Lalu Lintas.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengerahan Satuan Satpol Pamong Praja Kota Malang, Muhammad Damdudi menyebut bahwa serbuan masyarakat berkunjung ke Kayutangan sebagai suatu bentuk euforia

Kerumunan masyarakat di koridor Kayutangan. (Foto: Hariani/MP)

“Ini kan masih euforia, karena belum pernah ada seperti ini. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, hingga terjadi lonjakan kunjungan ke koridor Kayutangan. Namun, teman-teman dari Satpol PP maupun Dinas Perhubungan tetap mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun,” ujar Dudi, sapaan karibnya.

Menghadapi volume kendaraan yang mengalami kenaikan, pihaknya bersinergi dengan Dishub menerapkan sistem buka tutup. “Rekayasa lalu lintas kami berlakukan buka tutup. Jika macet kami tutup, dan jika lancar kami buka kembali,” ungkapnya.

“Sistem tersebut mulai kami terapkan dari pukul enam sore. Untuk pergelaran musik pun kami batasi hingga pukul sembilan malam,” imbuh pria berkacamata itu.

Pihaknya juga meminta kesadaran masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lengah, lantaran varian Omicron sedang mengancam. “Kami tidak mungkin mengingatkan masyarakat satu persatu. Harapan kami, kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak abai. Selalu gunakan masker dan tidak berkerumun,” tutup Dudi. (Har/MAS)


Bagikan Berita
Tags: KayutanganMacetMalioboro
ADVERTISEMENT

Related Posts

Aksi Terekam CCTV, Dua Anak di Bawah Umur Diduga Curi Motor di Blimbing Malang

Aksi Terekam CCTV, Dua Anak di Bawah Umur Diduga Curi Motor di Blimbing Malang

31 Januari 2026

...

4.000 Personel Gabungan Siap Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang

4.000 Personel Gabungan Siap Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang

31 Januari 2026

...

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

30 Januari 2026

...

Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

30 Januari 2026

...

Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

29 Januari 2026

...

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Pulihkan Ruang Hijau Pascaproyek Drainase, DLH Kota Malang Siap Tanam Tabebuya di Suhat

29 Januari 2026

...

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

29 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Kayutangan Heritage Picu Kemacetan. Apa Solusinya?

Ormas Malang Bersatu Kecam Aksi Penendang Sesaji di Gunung Semeru

Kayutangan Heritage Picu Kemacetan. Apa Solusinya?

Jambu Bowl Resto and Cafe, Restoran Tiga Lantai dengan Pemandangan Alam Kota Batu

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin