Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

Penataan PKL akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari tata ruang, parkir, hingga kenyamanan pengunjung.

by RedMP.
29 Januari 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat usai meresmikan Alun-alun Merdeka. (Foto: Dik/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai menyiapkan skema penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun Merdeka menyusul dibukanya kembali ruang publik tersebut usai direvitalisasi. Penataan ini dilakukan untuk menciptakan kawasan yang tertib, nyaman, dan selaras dengan fungsi Alun-alun Merdeka sebagai ikon Kota Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa Pemkot Malang tetap hadir untuk menampung dan memfasilitasi para PKL. Menurutnya, penataan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari tata ruang, parkir, hingga kenyamanan pengunjung.

“Kami sudah mengkaji dan menyiapkan beberapa alternatif lokasi. Penataan akan dilakukan secara bertahap. Memang masih menjadi pekerjaan rumah terkait PKL dan parkir,” ujar Wahyu, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah lokasi alternatif saat ini tengah dipersiapkan, di antaranya kawasan Mal Ramayana dan Taman Splendid. Namun, keputusan final belum ditetapkan karena masih menunggu hasil kajian lanjutan yang melibatkan masyarakat.

Baca Juga :

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

1 Mei 2026
Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

29 April 2026
Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

29 April 2026
Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Targetkan Retribusi Rp15 Miliar di 2026, Dishub Kota Malang Perketat Pengawasan Karcis Parkir

29 April 2026
Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

29 April 2026
Load More

Meski demikian, Wahyu memastikan bahwa penataan PKL ke depan tidak akan dipusatkan di satu titik saja. Pemkot Malang berencana menyebar lokasi PKL di beberapa kawasan strategis yang terhubung dengan konsep pariwisata heritage terintegrasi.

“Pilihannya bisa di Splendid atau Mal Ramayana. Kalau di Ramayana tidak jauh, masyarakat bisa berjalan kaki. Saat Nataru kemarin, orang berjalan dari Stasiun Malang ke Kayutangan dan mereka menikmati suasananya. Ke depan, dalam perjalanan menuju lokasi PKL juga akan ada daya tarik wisata,” paparnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan bahwa penataan PKL akan diintegrasikan dengan pengembangan rute wisata terpadu di pusat kota. Rute tersebut direncanakan menghubungkan sejumlah kawasan strategis, mulai dari Kayutangan Heritage, Taman Splendid, Alun-alun Merdeka, Balai Kota Malang, Stasiun Kota Baru, hingga Pendopo Kabupaten Malang.

Melalui konsep integrasi wisata tersebut, Wahyu berharap penataan PKL tidak hanya menciptakan ketertiban dan memperindah wajah kota, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat serta memperkuat daya tarik pariwisata di jantung Kota Malang.

“Dengan konsep ini, penataan PKL diharapkan bisa berjalan seimbang antara kepentingan ekonomi, pariwisata, dan kenyamanan publik,” pungkas Wahyu. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

1 Mei 2026

...

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

29 April 2026

...

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

29 April 2026

...

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Targetkan Retribusi Rp15 Miliar di 2026, Dishub Kota Malang Perketat Pengawasan Karcis Parkir

29 April 2026

...

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

29 April 2026

...

Lapak Pinggir Jalan Pasar Gadang Mulai Dibongkar, Proyek Pelebaran Jalan Segera Berjalan

Lapak Pinggir Jalan Pasar Gadang Mulai Dibongkar, Proyek Pelebaran Jalan Segera Berjalan

28 April 2026

...

Terinspirasi dari Komunitas di Veteran, Dishub Kota Malang Mulai Bersih-Bersih Halte

Terinspirasi dari Komunitas di Veteran, Dishub Kota Malang Mulai Bersih-Bersih Halte

27 April 2026

...

Load More
Next Post
Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin