
KAB. MALANG – malangpagi.com
Dua warga negara asing dan tiga WNI dikabarkan hilang saat mengunjungi Pantai Jembatan Panjang Tanjung Sirap, Bantur, Kabupaten Malang, Sabtu (8/7/2023). Korban dilaporkan tergulung ombak besar saat berenang di pantai.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban merupakan bagian dari rombongan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya yang terdiri dari 17 WNA dan 12 WNI. Rombongan diketahui berangkat menggunakan bus dari Hotel Trio 2 Malang pada Jumat siang (7/7/2023) untuk berkemah di Pantai Balekambang.
Keesokan harinya, Sabtu pagi (8/7/2023) sekitar pukul 08.00 WIB, delapan anggota rombongan tersebut berenang di pantai. Namun dua di antaranya, Ana Brieva Ramirez (warga negara Spanyol) dan Jana Olivia Soland (Swis) diduga berenang terlalu jauh dan tidak bisa menepi. Tiga rekannya (Pendik, Indra, dan Bayu) lantas berusaha menolong, namun tiba-tiba datang ombak besar dan membuat kelima korban terseret arus.

Sementara itu, salah satu korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu malam (8/7/2023). Korban M Ruspandi (24) alias Pendik ditemukan mengenakan jaket pelampung setelah terombang-ambing selama 9 jam di tengah laut.
Kasatpolairud Polres Malang, AKP Totok Suprapto, mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar 0,5 mil dari lokasi kejadian, tepatnya di tengah laut sisi selatan arah Kondangmerak. “Ditentukan tim SAR Pantai Selatan Rescue TNI AL,” ujar AKP Totok. Saat ini, korban yang merupakan warga Tajinan, Kabupaten Malang, berada di Pos TNI AL Sendangbiru.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari jajaran Muspika Bantur dan para relawan masih berupaya melakukan pencarian terhadap empat korban lainnya, yaitu Ana Brieva Ramirez, Jana Olivia Soland, Indra, dan Bayu. (DK99, MAS)














