Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Mujadalah Kiai Kampung Minta Pemerintah Indonesia Utamakan Program Pembangunan Desa dan Pertanian

Satu fokus yang menjadi pokok pembahasan dalam kegiatan tersebut, yakni soal program pengembangan pedesaan.

by RedMP.
27 April 2025
in Kota Malang
Bagikan Berita

Diskusi dalam resolusi pemerintahan Indonesia di tahun 2025 Mujadalah Kiai Kampung (MKK).

KOTA MALANG – malangpagi.com

Mujadalah Kiai Kampung (MKK) menggelar diskusi dalam resolusi pemerintahan Indonesia di tahun 2025. Digelar di Atamimi Palace, Kota Malang, Minggu (27/4/2025), sejumlah persoalan di negera Indonesia ini mereka bahas dengan tuntas.

Adapun satu fokus yang menjadi pokok pembahasan dalam kegiatan tersebut, yakni soal program pengembangan pedesaan.

MKK menyebut bahwa program pengembangan pedesaan dan pertanian di Indonesia menjadi tumpuan utama kemandirian negara.

Pemateri MKK yang juga menjabat sebagai Balitbang DPP Golkar serta Eks MenpanRB, Yuddy Chrisnandi mengatakan, program pembangunan pedesaan menjadi salah satu program yang tentunya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga :

Hubungkan Kabupaten dan Kota Malang, Trans Jatim Koridor 2 Resmi Diluncurkan

Hubungkan Kabupaten dan Kota Malang, Trans Jatim Koridor 2 Resmi Diluncurkan

30 Oktober 2026
Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

29 Oktober 2026
Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

28 Oktober 2026
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

28 Oktober 2026
SMPK St. Antonius Kalipare Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pentigraf

SMPK St. Antonius Kalipare Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pentigraf

27 Oktober 2026
Load More

Dalam program tersebut, hal paling disorot adalah soal pertanian. Ini menjadi sesuatu yang penting dan harus diberdayakan serius oleh pemerintah Indonesia.

“Jangan hanya top down, tapi bottom up. Seperti soal pengairan, dukungan sarana pupuk, distribusi tidak merata dan teknologi. Mereka (petani) jangan sampai ketinggalan dengan negara lain,” ujar Yuddy, Minggu (27/4/2025).

Ia mendorong agar pemerintah bisa turun, bukan hanya memberikan aturan dan program saja. Pemerintah Indonesia perlu melihat secara langsung persoalan di lapangan dan bisa harus mengimplementasikan rencananya.

“Segera sejahterakan masyarakat di tingkat bawah. Ini kekuatan bahwa masyarakat mendukung program Prabowo, tapi yang mandatnya betul betul dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Guru Besar UI, Siti Zuhro menyebut bahwa berbagai program pemerintah bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan dan stunting.

Maka, dalam pembangunan arus lokal seperti pertanian, sekarang waktunya ada kolaborasi banyak pihak dari berbagai elemen.

“Ada keseimbangan mana masyarakat ingin mandiri dan ditopang regulasi serta keberpihakan regulasi itu sendiri. Kolaborasi penting untuk memberikan dukungan dan kontribusinya,” tuturnya.

Maka, jika menuju kemandirian negara, perlu adanya kebijakan merata, dirasakan masyarakat dan kolaborasi seluruh pihak.

“Ini untuk masyarakat lebih berdaya dan mandiri. Membangun dari desa, jadi bottom up,” ucapnya.

Terpisah, Ketua MKK, Wahyu Muryadi menyebut, ada tiga poin besar resolusi MKK 2025 untuk pemerintah Indonesia. Pertama, pemerintah diharapkan dapat memanfaatkan secara maksimal berbasis keadilan dalam pengelolaan kekayaan alam Indonesia untuk kesejahteraan rakyat. Mulai dari tambang Batubara dan kekayaan alam lainnya.

Kedua, meminta kepada pihak eksekutif dan legislatif (DPR) untuk kembali merumuskan regulasi hukum tentang pengelolaan tambang dan atau kekayaan alam lainnya berdasar pada pasal 33 UUD 1945.

Ketiga, dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), alam yang adil dan maslahat bisa dibagi dalam tiga hal utama.

“Soal peraturan yang adil, akuntabel dan sustainable, peningkatan peran negara dalam pengawasan dan penegakan hukum pengolahan SDA yg profesional, penanganan kasus salah urus pengelolaan SDA dan mekanisme penggunaan uang hasil korupsi/illegal mining yang lebih maslahah dan berkeadilan,” tandasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

29 Oktober 2026

...

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

28 Oktober 2026

...

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

28 Oktober 2026

...

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

26 Oktober 2026

...

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

23 Oktober 2026

...

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

23 Oktober 2026

...

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

Raymond Resmi Jabat Kepala DLH Kota Malang, Langsung Tangani Kebakaran TPA Supit Urang

23 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Kasus TPPO PT NSP, SBMI Malang Desak Penegakan Hukum dan Perlindungan Korban

Kasus TPPO PT NSP, SBMI Malang Desak Penegakan Hukum dan Perlindungan Korban

Pengakuan Ketua RW Soal Rencana Pembangunan Hotel dan Apartemen di Blimbing Kota Malang

Mega Proyek Blimbing Ditolak Warga, Pemkot Malang Bakal Kehilangan Investasi Rp500 Miliar

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin