Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Penanganan Sampah Diperkuat, Pemkot Malang Fokus Benahi TPS Tepi Jalan

Berdasarkan hasil kajian, Pemkot Malang menilai perlu dilakukan relokasi terhadap sejumlah TPS yang dinilai tidak lagi representatif.

by RedMP.
6 Mei 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. (Foto: Istimewa)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memperkuat penanganan sampah seiring masih banyaknya aduan masyarakat, terutama terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di tepi jalan kawasan padat.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, mengatakan persoalan ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kenyamanan warga.

“Kami menerima banyak laporan terkait TPS di pinggir jalan yang perlu segera dibenahi,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurut Ali, TPS di tepi jalan kerap menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari gangguan visual hingga kemacetan lalu lintas. Ia menjelaskan, beberapa lokasi seperti TPS Borobudur, Sumbersari, Merjosari, dan Muharto menjadi prioritas utama penanganan.

Baca Juga :

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

23 Juni 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas

Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas

23 Juni 2026
Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

22 Juni 2026
Mahasiswa UIBU Dampingi Pengembangan Desa Wisata Gamplong Melalui Program Parkerif

Mahasiswa UIBU Dampingi Pengembangan Desa Wisata Gamplong Melalui Program Parkerif

20 Juni 2026
Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

20 Juni 2026
Load More

“Di beberapa titik itu memang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Selain mengganggu pemandangan, itu juga menimbulkan bau tidak sedap dan memperparah kemacetan. Makanya harus segera ditangani” jelasnya.

Berdasarkan hasil kajian, Pemkot Malang menilai perlu dilakukan relokasi terhadap sejumlah TPS yang dinilai tidak lagi representatif. Saat ini, koordinasi lintas sektor tengah dilakukan untuk merumuskan langkah penataan yang lebih komprehensif.

“Kami sedang menyusun skema penataan yang tepat, termasuk kemungkinan relokasi TPS agar lebih sesuai,” katanya.

Selain itu, Pemkot juga mulai mengatur ulang jadwal pengangkutan sampah agar tidak berbarengan dengan jam sibuk lalu lintas. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban jalan sekaligus menjaga kebersihan kota sejak pagi hari.

“Pengangkutan akan diupayakan sebelum pukul 07.00 atau setelah jam padat, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” ungkapnya.

Pengaturan tidak hanya dilakukan pada armada pengangkut, tetapi juga pada jadwal pembuangan sampah dari lingkungan warga. Ali menilai, peran RT/RW penting dalam mengatur ritme pembuangan agar tidak terjadi penumpukan di waktu yang sama.

“Gerobak sampah dari lingkungan harus diatur waktunya supaya tidak bersamaan di jam padat yang bisa memicu bau dan penumpukan,” tuturnya.

Di sisi lain, perbaikan juga akan menyasar kondisi armada pengangkut sampah yang dinilai masih belum optimal. Sejumlah truk yang terbuka dan mengalami kerusakan akan dibenahi untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Kami akui masih ada armada yang kurang layak, sehingga perlu segera diperbaiki agar tidak menimbulkan gangguan,” ujarnya.

Untuk mendukung berbagai upaya tersebut, Pemkot Malang berencana mengoptimalkan retribusi sampah sebagai sumber pendanaan. Selain itu, pengembangan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) juga terus didorong dengan memanfaatkan aset daerah yang tersedia.

“Kami akan menambah TPS 3R dengan memanfaatkan aset yang ada, karena pengelolaan sampah ini menjadi prioritas dan harus diselesaikan,” tuturnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. (Foto: YD/MP)

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang  menjelaskan bahwa persoalan sampah di kawasan Muharto yang sempat viral bermula dari tidak berfungsinya TPS lama di Muharto Gang 5.

Menurutnya, lokasi yang sebelumnya digunakan sebagai TPS tersebut berada di area yang kini berkembang menjadi kawasan permukiman. Kondisi tersebut membuat sebagian warga menolak keberadaan TPS di lokasi tersebut.

“Sebelumnya memang ada TPS di Muharto Gang 5. Namun karena kawasan itu banyak lokasi pemakaman yang sekarang sudah menjadi hunian, masyarakat tidak berkenan jika tempat tersebut tetap dijadikan TPS. Akibatnya banyak penggerobak sampah yang menumpukkan sampahnya di Jalan Muharto,” jelas Raymond.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, DLH menempatkan kontainer sampah dan mengatur jadwal kedatangan penggerobak agar sampah dapat langsung diangkut menuju TPA maupun TPS lain.

“Kondisi seperti itu kami tangani dengan menaruh kontainer. Kami atur jam kedatangan penggerobak, sampah dimasukkan ke kontainer, lalu langsung kami angkut ke TPA atau TPS lainnya,” katanya.

Meski demikian, pelaksanaan di lapangan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Keterlambatan penggerobak dan kendala teknis pada armada pengangkut sempat menyebabkan penumpukan sampah dalam beberapa hari terakhir.

“Terkadang masyarakat atau penggerobak terlambat. Kemarin juga ada truk sampah kami yang mengalami kendala teknis dan harus diperbaiki, sehingga pengangkutan sempat terhambat selama satu hingga dua hari,” ujarnya.

 

Sebagai solusi jangka panjang, DLH saat ini tengah mencari lahan milik Pemkot di sekitar kawasan Muharto untuk dijadikan lokasi TPS baru yang lebih representatif.

“Kami sedang mencari tanah milik Pemkot di sekitar lokasi tersebut. Harapannya nanti pembuangan sampah bisa diarahkan ke sana. Saat ini masih berkoordinasi dengan BKAD untuk mencari lokasi yang tidak terlalu jauh dan memungkinkan dibangun TPS,” jelasnya.

Raymond menambahkan, lokasi TPS baru nantinya diupayakan tetap berada dalam jangkauan para penggerobak sampah agar operasional pengangkutan tidak terkendala.

“Kalau terlalu jauh tentu menyulitkan penggerobak. Kemungkinan kami mencari lokasi ke arah timur sebelum Jembatan Gadang di wilayah Kedungkandang,” pungkasnya (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

RSU Brimedika dan Mahasiswa UMM Gelar Health Expo 2026, Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

23 Juni 2026

...

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

22 Juni 2026

...

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

20 Juni 2026

...

Wali Kota Malang Instruksikan ASN Kenakan Jersey Tim Piala Dunia Setiap Jumat

Wali Kota Malang Instruksikan ASN Kenakan Jersey Tim Piala Dunia Setiap Jumat

19 Juni 2026

...

Ribuan Warga Siap Ikuti Apel Akbar Dukungan Program MBG di Balai Kota Malang

Ribuan Warga Siap Ikuti Apel Akbar Dukungan Program MBG di Balai Kota Malang

19 Juni 2026

...

Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Penggerak Ekonomi, Wali Kota Malang Dorong Nobar dan Dukung UMKM

Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Penggerak Ekonomi, Wali Kota Malang Dorong Nobar dan Dukung UMKM

19 Juni 2026

...

Wali Kota Malang Targetkan Proyek Jalan Pasar Gadang Selesai Lebih Cepat dari Jadwal

Wali Kota Malang Targetkan Proyek Jalan Pasar Gadang Selesai Lebih Cepat dari Jadwal

15 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Kerap Jadi Masalah, Pemkot Malang Segera Relokasi TPS di Muharto

Kerap Jadi Masalah, Pemkot Malang Segera Relokasi TPS di Muharto

Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dan Ribuan Botol Miras Ilegal, 39 Tersangka Diamankan

Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dan Ribuan Botol Miras Ilegal, 39 Tersangka Diamankan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin