
KOTA MALANG – malangpagi.com
Puluhan band ternama dipastikan akan tampil dalam Konser Musik PartiLibur Caravan 2026 yang digelar di kawasan Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu, pada 1-2 Agustus 2026 mendatang.
Event tersebut digadang-gadang menjadi salah satu konser musik terbesar di Malang Raya sepanjang 2026 dengan menggabungkan pertunjukan musik, wahana wisata malam, serta berbagai atraksi seni.
Pemilihan BNS sebagai lokasi penyelenggaraan disebut bukan tanpa pertimbangan. Karakter wisata malam yang telah melekat pada destinasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan konsep PartiLibur Caravan yang akan berlangsung selama dua hari.
Festival Director PartiLibur Caravan, Gathan Thoriq, mengatakan konsep Caravan lahir dari penyesuaian terhadap identitas BNS. Menurutnya, tema yang diusung mengarah pada nuansa sub-hippies yang dipadukan dengan pengalaman menikmati wahana malam.
“Konsep caravan ini kami sesuaikan dengan karakter BNS. Jadi konser musik hadir berdampingan dengan wahana malam dan berbagai aktivitas hiburan lainnya,” ujar Gathan, Minggu (21/6/2026).
Selain menghadirkan deretan musisi ternama, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah pertunjukan non-musik sebagai bagian dari aktivasi festival. Beberapa di antaranya berupa atraksi sulap dan hiburan lain yang dirancang selaras dengan tema Caravan.
Meski belum mengungkap seluruh rangkaian acara, Gathan memastikan pengunjung akan mendapatkan pengalaman berbeda dibandingkan konser musik pada umumnya.
“Kami sengaja tidak membocorkan semuanya karena ingin pengunjung merasakan langsung pengalaman yang sudah kami siapkan,” katanya.
Menurutnya, PartiLibur Caravan 2026 tidak hanya berorientasi pada jumlah penonton, tetapi juga mengedepankan konsep kreatif dan identitas artistik yang kuat.
Gathan menjelaskan, tema Caravan juga memiliki makna perjalanan dan migrasi. Sebelumnya, PartiLibur diselenggarakan di Lumajang. Pada tahun ini, festival tersebut berpindah ke Kota Batu dan perpindahan itu kemudian diterjemahkan ke dalam identitas acara.
“Konsep Caravan berkaitan dengan perjalanan dari Lumajang menuju Batu. Itu yang kemudian menjadi salah satu dasar tema festival tahun ini,” ujarnya.
Ia optimistis konsep tersebut dapat diwujudkan berkat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Jatim Park Group yang memberikan keleluasaan kepada penyelenggara untuk mengembangkan konsep festival di kawasan BNS.
“Jatim Park Group, khususnya Pak Suryo, sangat mendukung dan memberikan ruang bagi kami sebagai promotor untuk menghadirkan konsep yang diinginkan,” kata Gathan.
Tidak hanya memanfaatkan area parkir, penyelenggara juga mendapat akses yang lebih luas di area BNS untuk mengintegrasikan berbagai elemen festival dengan wahana yang tersedia.
“Selama ini banyak yang mengira konser di kawasan wisata hanya berlangsung di area parkir. Namun kami diberikan kesempatan memanfaatkan area yang lebih luas untuk mendukung konsep acara,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Batu. Menurut Gathan, pemerintah daerah menyambut positif penyelenggaraan PartiLibur Caravan sebagai bagian dari pengembangan industri kreatif dan wisata berbasis event di Kota Batu.
“Pemerintah Kota Batu sangat mendukung. Dalam waktu dekat kami juga berencana bertemu dengan Wali Kota untuk membahas persiapan acara ini,” ujarnya.
Selain menghadirkan musisi yang tengah populer, PartiLibur Caravan 2026 juga akan memberi panggung bagi sejumlah grup musik yang sudah lama tidak tampil, termasuk beberapa band asal Jakarta yang jarang melakukan pertunjukan dalam beberapa tahun terakhir. (Dik/YD)












