Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Raymond Resmi Jabat Kepala DLH Kota Malang, Langsung Tangani Kebakaran TPA Supit Urang

Raymond mengaku siap mengemban amanahnya dan langsung melaksanakan tugas, termasuk memastikan proses pemadaman kebakaran TPA Supit Urang.

by RedMP.
23 Oktober 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang saat dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Usai dilantik Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama 175 pejabat lainnya pada Jumat (23/10/2026), di Islamic Center Kota Malang, Raymond langsung turun ke lapangan untuk terlibat dalam penanganan kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang.

Sebelumnya, Raymond menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Malang. Kini, setelah resmi menduduki jabatan definitif, dia dihadapkan pada tugas penanganan kebakaran TPA Supit Urang yang masih menyisakan asap di sejumlah titik.

Raymond mengaku siap mengemban amanah barunya dan langsung melaksanakan tugas, termasuk memastikan proses pemadaman kebakaran TPA Supit Urang berjalan optimal.

“Dari hari pertama saya langsung ke lokasi membantu penanganan. Untuk pemadaman, selain oleh PMK Kota Malang juga mendapatkan bantuan dari PMK Kabupaten, bantuan dari Water Pioneer, baik dari Polres Kota Malang dan Kabupaten Malang, juga bantuan dari Grenzel, bantuan dari Bentoel, dan juga dari Kota Batu,” kata Raymond.

Baca Juga :

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

29 Oktober 2026
Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

28 Oktober 2026
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

28 Oktober 2026
SMPK St. Antonius Kalipare Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pentigraf

SMPK St. Antonius Kalipare Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pentigraf

27 Oktober 2026
Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

26 Oktober 2026
Load More

Dia menjelaskan, meskipun api sudah tidak terlihat di permukaan, asap masih muncul akibat dugaan bara api yang tersisa di bawah tumpukan sampah. Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas karena bara yang belum sepenuhnya padam berpotensi memicu munculnya api kembali.

“Untuk proses pemadaman airnya harus ditembakkan ke bawah, karena walaupun apinya sudah tidak muncul, tapi asapnya masih muncul. Asapnya muncul di siang hari, itu akhirnya malam hari timbul api kembali,” ujarnya.

Raymond menambahkan, upaya pemadaman tidak hanya dilakukan dengan menyiram bagian atas tumpukan sampah. Petugas juga berupaya menjangkau bagian bawah serta membuat batasan untuk mencegah api kembali menyebar.

“Makanya teman-teman tidak hanya penyiraman di atas, juga penyiraman terus membuat batasan sehingga diharapkan api betul-betul padam,” katanya.

Terkait luas area terdampak, Raymond menyebut kebakaran di TPA Supit Urang telah mencapai sekitar sembilan hektare. Luasan tersebut bertambah dari perkiraan awal sekitar delapan hektare, meskipun sebelumnya area kebakaran sempat berkurang setelah dilakukan penyiraman.

Menurutnya, kondisi rumput kering dan angin kencang menjadi faktor yang membuat api kembali meluas setelah sempat terkendali.

“Awalnya hanya delapan hektare, yang sebenarnya hari pertama setelah disiram itu lebih berkurang, sampai jam 00.30 WIB. Tetapi begitu ditinggal, kurang lebih pukul 01.00 itu api bertambah, karena memang posisinya itu rumput kering dan anginnya kencang. Jadi kebakaran meluas,” ungkap Raymond.

Dengan kondisi tersebut, penanganan kebakaran TPA Supit Urang menjadi salah satu prioritas awal Raymond setelah resmi menjabat Kepala DLH Kota Malang. Ia menyatakan siap menjalankan tanggung jawab yang diberikan dan berkomitmen melaksanakan tugas dengan baik.

“Saya secara prinsip siap menanggung amanah yang diberikan. Saya akan melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

29 Oktober 2026

...

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

28 Oktober 2026

...

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

28 Oktober 2026

...

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

26 Oktober 2026

...

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

23 Oktober 2026

...

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

23 Oktober 2026

...

Kebakaran TPA Supit Urang, DLH Kota Malang Pastikan Pengangkutan Sampah Tetap Normal

Kebakaran TPA Supit Urang, DLH Kota Malang Pastikan Pengangkutan Sampah Tetap Normal

22 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin