
KOTA MALANG – malangpagi.com
Peristiwa tanah ambles terjadi di sebuah warung pinggir jalan di Jalan Kawi Atas, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Selasa (11/11/2025).
Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga sekitar lantaran menyebabkan terbentuknya lubang besar di bawah bangunan warung.
Tim Malang Pagi yang memantau lokasi mendapati lubang dengan diameter sekitar dua meter persegi dan kedalaman mencapai enam meter. Di sekitar lokasi, pipa PDAM terlihat bocor dan mengeluarkan air, memperparah kondisi tanah yang ambles.
Sejumlah warga tampak berkerumun menyaksikan lokasi kejadian, sementara petugas BPBD Kota Malang juga berada di tempat untuk melakukan asesmen dan pengamanan area.
Salah satu saksi mata, Eka yang bekerja di bengkel dekat warung, mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, tanpa adanya hujan.
“Gak hujan, mas. Pagi itu ya seperti biasa saja,” ujarnya.
Eka menceritakan bahwa dirinya dan rekan-rekannya semula mendengar suara samar-samar meminta tolong. Setelah dicari sumbernya, ternyata pemilik warung, Setyowati (57), sudah terperosok ke dalam tanah yang amblas.
“Awalnya samar-samar, ternyata ibu itu jatuh di dalam lubang,” jelasnya.
Eka bersama rekan-rekannya segera memberikan pertolongan. Mereka menurunkan tangga ke dalam lubang untuk mengevakuasi korban.
“Langsung kami tolong. Kondisinya ibu itu terlihat syok. Katanya tadi sedang bersih-bersih warung,” tambahnya.
Seorang kerabat korban yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa beberapa hari terakhir, tanah di sekitar warung memang sudah tampak mengalami retakan.
“Kelihatan retak, mas. Sudah beberapa hari ini,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Setyowati mengalami luka di bagian tangan dan kini tengah beristirahat di rumah.
“Ibunya sekarang istirahat,” ucapnya.
Saat ini, Petugas BPBD bersama pihak terkait tengah melakukan penyelidikan penyebab tanah ambles tersebut, termasuk kemungkinan kebocoran pipa PDAM yang memicu kelongsoran tanah di bawah bangunan. (YD)














