Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Terkait Proyek Malang Heritage, DPRD Mengaku Tidak Pernah Diajak Bicara

Arif Wahyudi: Walikota harus mengubah pola pikirnya.

by Red
12 November 2020
in Kota Malang
Bagikan Berita

Arif Wahyudi turun langsung ke lapangan, melihat temuan rel kuno (trem) di kawasan pembangunan Malang Heritage, Kayutangan. (Foto: Doni/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pelaksanaan proyek Kayutangan, atau yang disebut Malang Heritage, menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari anggota DPRD Kota Malang Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Arif Wahyudi.

Ia mengungkapkan, secara umum anggota DPRD Kota Malang tidak pernah diajak bicara maupun mendapat sosialisasi oleh pihak Eksekutif, terkait pembangunan kawasan Kayutangan atau Malang Heritage.

“Kami pun mempertanyakan tentang seluruh proses pengerjaan, maupun nantinya saat proyek ini selesai kepada Walikota Malang. Dan janjikan akan dijawab pada Senin depan (16/11/2020). Selain itu, kami juga mempertimbangkan azas manfaat proyek tersebut bagi warga Kota Malang,” tutur Arif saat ditemui Malang Pagi, Rabu (12/11/2020).

“Untuk masalah anggaran proyek tersebut, tidak satupun anggota Dewan yang mengetahuinya. Kalaupun ada yang tahu, mereka mendapatkan informasinya tidak secara formal, atau istilahnya nguping alias tidak mengetahui secara pasti. Saya pribadi orangnya gak pengin nguping, Saya pengin tahu sendiri,” imbuhnya.

Baca Juga :

Kepala Desa Ngroto Apresiasi Sosialisasi yang Diadakan Kris Dayanti

10 Januari 2024

Pasca Debat Capres-Cawapres Ke 3, Kris Dayanti Optimis Ganjar Mahfud Menang

9 Januari 2024
Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

Malang 108 Rise and Shine Dianggap Kurang Promosikan Wisata Heritage

7 Juni 2022
Usai Pelantikan, Muslimat NU Kota Malang Tancap Gas Jalankan Program

Riyayan Nang Kajoetangan, Kembalinya Wisata Kampung Heritage Kayutangan

30 Mei 2022
Malang Plaza Siap Bangkit. Usung Konsep Art, Heritage, and Vintage Mall

Malang Plaza Siap Bangkit. Usung Konsep Art, Heritage, and Vintage Mall

27 April 2022
Load More

Menurut Arif, baik itu angggaran dari Pusat, Provinsi maupun Bank Dunia, jika menyangkut Kota Malang, seyogyanya DPRD Kota Malang diajak bicara. Karena baik Legislatif maupun Eksekutif masing-masing memiliki peranan sama penting, untuk mengelola Kota Malang secara bersama-sama.

“Pihak Eksekutif harus membenahi pola pikir. Legislatif harus diajak bicara. Ini proyek besar loh. Karena pembangunan di tengah Kota,” katanya.

Politisi PKB ini juga mengomentari kurang efektifnya rekayasa lalu lintas penutupan jalan terkait pembangunan Malang Heritage di kawasan Kayutangan. Menurutnya, hal tersebut harus segera direvisi.

“Menutup ujung-ujung jalan itu jelas kurang efektif. Mestinya, di Jalan Semeru yang terpantau belum melakukan pengerjaan dibuka saja. Saran kami, diberi tulisan berbunyi ‘Tidak bisa lanjut ke arah Jalan Kahuripan’. Pun begitu dari selatan juga tidak bisa lanjut ke Jalan Jaksa Agung Suprapto. Sehingga masyarakat yang akan menuju bank-bank di sekitar sana tidak akan putar balik,” lanjutnya.

Selain itu. pria yang duduk di Komisi B DPRD Kota Malang juga angkat suara terkait ditemukannya rel kuno bekas lintasan trem di area proyek Kayutangan.

“Saya tahu persis rel itu jalurnya panjang. Dari Singosari hingga ke Jagalan. Bukan hanya sampai Alun-Alun. Maka, jika terjadi pembongkaran akan serta merta mengubah struktur jalan yang ada,” ungkap Arif.

Menurut informasi yang didapatnya dari Walikota Malang, rel kuno tersebut akan ditimbun kembali. Karena jika dibongkar maka akan membongkar seluruh koridor Kayutangan. Sedangkan urusan dengan PT. KAI nantinya akan menjadi urusan Eksekutif .

“Harapan kami, Walikota Malang harus berkoordinasi terlebih dulu dengan perusahaan yang mempunyai hak atas rel tersebut. Dalam hal ini adalah PT. KAI. Semata supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari. Pak Wali harus berkoordinssi dengan pihak-pihak terkait atas temuan rel kuno tersebut,” tutupnya.

 

Reporter : Doni Kurniawan

Editor : MA Setiawan


Bagikan Berita
Tags: #HeritageArif WahyudiDPRDKayutanganMalangPKBProyekWalokota
ADVERTISEMENT

Related Posts

Nonton Bareng Film Panggil Aku Ayah, Ajak Masyarakat Pahami Pentingnya Peran Ayah dalam Keluarga

30 Agustus 2025

...

Solidaritas di Alun-Alun Malang, Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

Solidaritas di Alun-Alun Malang, Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025

...

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah, Dorong Distribusi Beras SPHP

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah, Dorong Distribusi Beras SPHP

28 Agustus 2025

...

Wali Kota Malang Resmikan TANIA, Chatbot Cerdas Berbasis AI Milik Perumda Tugu Tirta

Wali Kota Malang Resmikan TANIA, Chatbot Cerdas Berbasis AI Milik Perumda Tugu Tirta

27 Agustus 2025

...

Kota Malang Bebas Kasus Cacingan, Dinkes Intensifkan Program Pencegahan

Kota Malang Bebas Kasus Cacingan, Dinkes Intensifkan Program Pencegahan

26 Agustus 2025

...

Wali Kota Malang Pastikan Program Rp50 Juta per RT Berjalan Meski Ada Efisiensi

Wali Kota Malang Pastikan Program Rp50 Juta per RT Berjalan Meski Ada Efisiensi

26 Agustus 2025

...

Kolostrum Kambing Bawa Kota Malang Masuk Finalis Enam Besar Kompetisi Inovasi Jatim

Kolostrum Kambing Bawa Kota Malang Masuk Finalis Enam Besar Kompetisi Inovasi Jatim

26 Agustus 2025

...

Load More
Next Post
Air PDAM di Kota Malang Bau Minyak Tanah, Warga Resah

Air PDAM di Kota Malang Bau Minyak Tanah, Warga Resah

Eks Buruh PR Gudang Sorgum Serbu DPRD Kabupaten Malang

Eks Buruh PR Gudang Sorgum Serbu DPRD Kabupaten Malang

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin