Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Cangkrukan Embongan Memanusiakan Manusia di Kedai Merdeka Kota Malang.

Meskipun diwarnai rintik gerimis dan dibalut dinginnya angin malam, obrolan tetap berlangsung dalam nuansa hangat dan guyub.

by Red
21 November 2021
in Kota Malang
Bagikan Berita

Para narasumber. (Foto: Doni/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pengasuh PPIQ Darul Hidayah Yatim dan Dhuafa, Gus Hisa Al Ayyubi, menghadiri acara cangkrukan “Ngopi, Ngudud, dan Ngaji” yang kali ini mengusung tema “Memanusiakan Manusia”, di Kedai Merdeka, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kota Malang, Sabtu (20/11/2021).

Acara cangkrukan mengusung tema kemanusiaan ini sudah terselenggara untuk kali keduanya. Kegiatan perdana sebelumnya digelar di PPIQ Darul Hidayah, Jalan Bareng Kartini 3/G, Kota Malang.

Selain Gus Hisa, obrolan seputar kemanusiaan ini juga menghadirkan narasumber lainnya. Yaitu pendiri Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Agustinus Tedja Bawana, serta pengasuh Pondok Pesantren Bengkel Akhlak Bumiaji Kota Batu, Kyai Musrifin.

Meskipun diwarnai rintik gerimis dan dibalut dinginnya angin malam, obrolan tetap berlangsung dalam nuansa hangat dan guyub. Baik narasumber maupun peserta duduk lesehan berdampingan.

Baca Juga :

Terkait Kasus Sengketa Waris, JKJT Minta Hukum Melihat Prespektif Anak

Terkait Kasus Sengketa Waris, JKJT Minta Hukum Melihat Prespektif Anak

15 Juli 2022
Ketua RW 04 Sumbersari Ciptakan Aplikasi Form Warga

Ketua RW 04 Sumbersari Ciptakan Aplikasi Form Warga

26 Februari 2021
Tasyakuran Peluncuran Rumah Produksi Sinema Nusantara Malang

Tasyakuran Peluncuran Rumah Produksi Sinema Nusantara Malang

11 Januari 2021
Load More

Mengawali acara, Gus Hisa Al Ayubi menyampaikan bahwa acara cangkrukan rutin ini memiliki tema yang berbeda di setiap peyelenggaraannya. Untuk acara ketiga yang akan diselenggarakan di Kaliku Pakisaji mendatang, tema yang akan diusung adalah seputar budaya dan alam.

Pemberian santunan kepada anak yatim. (Foto: Doni/MP)

“Kali ini ada hal menarik seputar pertanyaan dari Komunitas Relawan Rumah Sedekah. Komunitas ini baru berdiri, tapi ada kendala dihantui perasaan takut ketika melangkah, karena belum memiliki legalitas. Alhamdulillah, ketika datang dengan tujuan silaturahmi, kemudia tercetus solusi terkait legalitasnya. Pada intinya, terus terus berjuang memanusiakan manusia,” beber Gus Hisa.

Selain itu, dirinya juga membahas peranan manusia sebagai makhluk sosial, yang pada dasarnya tidak mungkin hidup sendiri. Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut membangun jaringan melalui silaturahmi.

Dengan silaturahmi, kegiatan apa pun akan berjalan dengan baik. Sebaliknya, meskipun memiliki niat dan keyakinan tapi tidak menjalin silaturahmi, maka kegiatan tersebut tidak akan berjalan baik.

“Kegiatan ini tentunya akan melibatkan semua pihak, baik lintas komunitas, agama, maupun lintas sektoral. Karena kami tidak berbicara tentang agama, tapi kita berbicara tentang kemanusiaan,” pungkas Gus Hisa.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Relawan Rumah Sedekah, Sri Winarti mengaku bahwa obrolan seputar kemanusiaan semacam ini sangat bermanfaat bagi komunitasnya. Menurutnya, acara ini sangat penting untuk menambah wawasan tentang cara melangkah berbuat kebajikan dan memanusiakan manusia.

Ketua Komunitas Relawan Rumah Sedekah, Sri Winarti (pegang mic). (Foto: Doni/MP)

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para narasumber. Karena selain memberi wawasan tentang kemanusiaan, juga memberikan solusi pengurusan legalitas komunitas relawan rumah sedekah,” tuturnya.

Komunitas yang memiliki basecamp di Jalan Ki Ageng Gribig gang Sawo ini berdiri pada 31 Mei 2021. Hingga saat ini, anggota yang bergabung berjumlah 30 orang. Namun seiring waktu berjalan, anggota yang aktif saat ini tersisa 10 orang.

“Banyak anggota kami yang mundur. Karena awalnya ada yang mempertanyakan soal legalitas komunitas. Hal inilah yang kemudian mendasari ketakutan untuk melangkah lebih jauh. Padahal niatan kami berbuat baik kepada orang lain,” ungkap Sri.

Kegiatan rutin Komunitas Relawan Rumah Sedekah salah satunya adalah pembagian nasi bungkus yang dilakukan setiap Jumat. Selain ini melakukan pengalangan dana Minggu di Velodrome, dan Selasa di Bumiayu.

Komunitas ini juga setiap bulannya memberikan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu. (DK99/MAS)


Bagikan Berita
Tags: Agustinus Tedja Bawanacangkrukan kemanusiaanGus Hisa Al AyubiKomunitas Relawan Rumah SedekahKyai Musrifin
ADVERTISEMENT

Related Posts

Perumda Tugu Tirta Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Libur Panjang

Perumda Tugu Tirta Siaga Lebaran, Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Libur Panjang

13 Maret 2026

...

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

Polresta Malang Kota Luncurkan Microsite Informasi Mudik Lebaran 2026, Permudah Pemudik Akses Layanan Penting

12 Maret 2026

...

Jelang Lebaran, Polresta Malang Kota Bongkar Peredaran Uang Palsu Senilai Rp 94 Juta

Pantau Arus Mudik Lebaran, Polresta Malang Kota Dirikan Sejumlah Pos di Titik Strategis

11 Maret 2026

...

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

10 Maret 2026

...

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

9 Maret 2026

...

Pemkot Malang Tegaskan ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

Pemkot Malang Tegaskan ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

8 Maret 2026

...

Hidupkan Tradisi Lama, Pemuda Bandulan Bangunkan Sahur dengan Kereta Musik Perkusi

Hidupkan Tradisi Lama, Pemuda Bandulan Bangunkan Sahur dengan Kereta Musik Perkusi

8 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Sedekah Oksigen, Rumah Sakit Lavalette Sumbangkan 100 Pucuk Merah

Sedekah Oksigen, Rumah Sakit Lavalette Sumbangkan 100 Pucuk Merah

Viral Video Penganiayaan Gadis 13 Tahun, Korban Lapor Ke Polresta Malang Kota.

Viral Video Penganiayaan Gadis 13 Tahun, Korban Lapor Ke Polresta Malang Kota.

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin