Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Kampung Budaya Polowijen Kuatkan Ekonomi Kreatif Melalui Ecoprint

KBP bersama Untag bersinergi untuk menambah teknik dalam pembuatan batik. Sehingga warga KBP dapat terus berinovasi dan dapat memperkuat ekonomi kreatif.

by Red
27 Maret 2022
in Ekonomi Bisnis, Kota Malang
Bagikan Berita

(Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Tidak hanya bergelut di bidang kebudayaan, terutama topeng dan tarian, kini Kampung Budaya Polowijen (KBP) yang diinisiasi oleh Isa Wahyudi mengepakkan sayap dengan memperkuat ekonomi kreatif melalui kerajinan ecoprint.

“Sebenarnya sejak lima tahun lalu KBP telah merintis Kelompok Kriya Batik Polowijen, dan kami sudah beberapa kali melakukan pelatihan. Saat ini, Kelompok Kriya Batik Polowijen menggelar pelatihan ecoprint sebagai pengayaan materi tambahan, dalam upaya mempersiapkan KBP sebagai sentra batik dan topeng,” jelas pria yang lebih familier disapa Ki Demang itu kepada Malang Pagi, Sabtu (26/3/2022).

Lebih lanjut dirinya memaparkan, upaya peningkatan ekonomi kreatif yang dilakukannya bersinergi dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, melalui program pengembangan dan pendampingan masyarakat.

“KBP bersama Untag bersinergi untuk menambah teknik dalam pembuatan batik. Sehingga warga KBP dapat terus berinovasi dan dapat memperkuat ekonomi kreatif, yang diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan warga sekitar Polowijen,” tutur Ki Demang.

Baca Juga :

Seru! Evan Sanders Kunjungi Kampung Budaya Polowijen

Seru! Evan Sanders Kunjungi Kampung Budaya Polowijen

24 Maret 2024
Peringatan Hari Jadi Ke-5 Kampung Budaya Polowijen, Simbol Pemulihan Ekonomi Kota Malang

Peringatan Hari Jadi Ke-5 Kampung Budaya Polowijen, Simbol Pemulihan Ekonomi Kota Malang

2 April 2022
Kakang Mbakyu Jadikan Festival Panawijen Djaman MBiyen Sebagai Ajang Belajar Seni Budaya Malang

Kakang Mbakyu Jadikan Festival Panawijen Djaman MBiyen Sebagai Ajang Belajar Seni Budaya Malang

14 November 2021
Ditresnarkoba Polda Jatim Tangkap Dua Pengedar Narkoba Antarprovinsi

Peringati Hari Batik Nasional, Kampung Budaya Polowijen Gelar Festival Batik Ken Dedes Virtual

4 Oktober 2021
LP2M UM Buka Akses Jaringan Usaha dan Kemitraan dengan Kampung Budaya Polowijen

LP2M UM Buka Akses Jaringan Usaha dan Kemitraan dengan Kampung Budaya Polowijen

4 Oktober 2021
Load More
(Foto: Hariani/MP)

Pihaknya mengaku, KBP sudah memiliki hak paten corak batik Kendedes. Untuk itu, dirinya pun memberanikan diri mengajukan KBP sebagai sentra batik.

“Kami sudah mengajukan kepada Diskopindag, agar KBP dapat dijadikan sentra batik. Alhamdulillah disetujui, dikarenakan kami sudah memiliki lebih dari 20 pengrajin batik,” ungkap Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang itu.

Ki Demang berharap, kegiatan pelatihan ecoprint akan menjadikan KBP lebih bergeliat. Apalagi masa pandemi ini memberikan suntikan energi bagi warga di sekitaran Polowijen.

Di kesempatan yang sama, koordinator Sub Subtansi Sumber Daya Daya Industri Diskopindag Kota Malang, Hartati menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan, pemantauan, dan evaluasi sejak 2018 silam.

“Kami sudah melakukan evaluasi. KBP ini sudah layak untuk menjadi sentra batik, karena sudah ada lebih dari 20 orang yang konsen terhadap batik. Kami juga mendukun diadakannya pelatihan ecoprint sebagai upaya KBP untuk terus mengembangkan potensi dan memperkuat ekonomi kreatif,” jelas Hartatik.

Sementara itu, Tries Ellia Sendari selaku Ketua Pendampingan Pengabdian Masyarakat Untag Surabaya menerangkan, ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memiliki keunikan. Yaitu adanya jejak daun dan prosesnya yang tidak dapat diulang.

“Bahan dari ecoprint ini alam,i sehingga aman untuk kulit. Selain itu juga limited edition, karena motifnya tidak dapat diulang. Sehingga harganya bisa mahal,” beber Tries.

Tidak hanya pada kain, Tries menjelaskan bahwa teknik ecoprint juga dapat diterapkan pada kertas atau kulit, sehingga tidak berpatok pada satu media saja. Menurutnya, hal ini merupakan satu kelebihan. Selain itu, bahan daun pun mudah diambil dari lingkungan sekitar.

Di hadapan para peserta pelatihan, Tries menjelaskan proses pembuatan ecoprint, mulai dari penyiapan kain, mordanting, pengukusan, fiksasi, mencuci kain, hingga penjemuran. Semua membutuhkam proses yang cukup lama.

“Untuk ecoprint ini memang melalui beberapa tahapan dan membutuhkan waktu beberapa minggu, agar warna yang keluar menarik,” ungkapnya.

Agar ecoprint tidak berhenti saat pelatihan saja, Tries Ellia menyarankan supaya ada pendampingan dari pihak terkait. “KBP tidak dapat berdiri sendiri. Harus ada  peran Pemerintah Kota untuk menaungi dan memberikan pendampingan,” jelasnya.

“Pihak Dinas Pariwisata dapat memberikan pendampingan untuk destinasi wisatanya, dan Diskopindag melalui ekonomi kreatif khususnya ecoprint ini,” tandas Tries. (Har/MAS)


Bagikan Berita
Tags: EcoprintKampung Budaya PolowijenKBP
ADVERTISEMENT

Related Posts

Nonton Bareng Film Panggil Aku Ayah, Ajak Masyarakat Pahami Pentingnya Peran Ayah dalam Keluarga

30 Agustus 2025

...

Solidaritas di Alun-Alun Malang, Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

Solidaritas di Alun-Alun Malang, Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025

...

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah, Dorong Distribusi Beras SPHP

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah, Dorong Distribusi Beras SPHP

28 Agustus 2025

...

Wali Kota Malang Resmikan TANIA, Chatbot Cerdas Berbasis AI Milik Perumda Tugu Tirta

Wali Kota Malang Resmikan TANIA, Chatbot Cerdas Berbasis AI Milik Perumda Tugu Tirta

27 Agustus 2025

...

Kota Malang Bebas Kasus Cacingan, Dinkes Intensifkan Program Pencegahan

Kota Malang Bebas Kasus Cacingan, Dinkes Intensifkan Program Pencegahan

26 Agustus 2025

...

Wali Kota Malang Pastikan Program Rp50 Juta per RT Berjalan Meski Ada Efisiensi

Wali Kota Malang Pastikan Program Rp50 Juta per RT Berjalan Meski Ada Efisiensi

26 Agustus 2025

...

Kolostrum Kambing Bawa Kota Malang Masuk Finalis Enam Besar Kompetisi Inovasi Jatim

Kolostrum Kambing Bawa Kota Malang Masuk Finalis Enam Besar Kompetisi Inovasi Jatim

26 Agustus 2025

...

Load More
Next Post
Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

Diskopindag Kota Malang dan Kelurahan Kauman Gelar Sinau Mbatik Bareng

Musrenbang RKPD 2023 Kota Malang, Sutiaji Fokus Mantapkan Sektor Ekonomi Kreatif

Musrenbang RKPD 2023 Kota Malang, Sutiaji Fokus Mantapkan Sektor Ekonomi Kreatif

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin