Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Kupas Novel Api Jihad di Tanah Suriah, Gunadi Handoko Ajak Jadikan Radikalisme sebagai Musuh Bersama

Jihad sesungguhnya tidak selalu identik dengan kekerasan. Bekerja dengan baik demi menghidupi keluarga juga termasuk jihad.

by Red
30 September 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

Novel berjudul Api Jihad di Tanah Suriah, karangan Abdul Muntholib. (Foto: DK99/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Kisah nyata tobatnya mantan tentara ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) bernama Syahrul Munif dikupas dalam novel berjudul Api Jihad di Tanah Suriah, yang ditulis Abdul Muntholib, seorang jurnalis senior.

Selain Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, yang menulis epilog novel ini, beberapa tokoh turut menyumbangkan kata pengantar. Salah satunya Gunadi Handoko selaku Ketua Dewan Penasihat DPC Peradi Malang.

Gunadi mengaku pesimitis sebelum membaca novel ini, karena tersemat diksi jihad yang bagi sebagian orang menimbulkan kesan kurang baik. “Namun setelah membaca lebih cermat, ternyata buku yang ditulis Abdul Muntholib ini begitu detail. Di dalamnya menjelaskan bagaimana jalan hidup seseorang yang awalnya memiliki pemikiran baik-baik saja, tetapi akhirnya berubah 180 derajat,” ujarnya kepada Malang Pagi, Jumat (30/9/2022).

Dirinya menjelaskan, jihad sesungguhnya tidak selalu identik dengan kekerasan. Bekerja dengan baik demi menghidupi keluarga juga termasuk jihad. “Berprofesi menjadi advokat dengan misi menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum juga merupakan jihad. Jadi terlalu sempit jika jihad selalu diidentikkan dengan kekerasan bahkan pembunuhan demi iming-iming surga,” sambung Gunadi.

Baca Juga :

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Dua Orang Jadi Tersangka Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Dua Orang Jadi Tersangka Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan

29 Agustus 2026
Aksi 500 Massa di Kayutangan, Polresta Malang Kota Kerahkan 463 Personel

Aksi 500 Massa di Kayutangan, Polresta Malang Kota Kerahkan 463 Personel

28 Agustus 2026
Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penataan PKL, Tak Ingin Penertiban Berulang

Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penataan PKL, Tak Ingin Penertiban Berulang

28 Agustus 2026
Bulog Malang Targetkan Penyaluran 18.825 Ton Beras Tuntas September

Bulog Malang Targetkan Penyaluran 18.825 Ton Beras Tuntas September

27 Agustus 2026
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

26 Agustus 2026
Load More
Ketua Dewan Penasihat DPC Peradi Malang, Gunadi Handoko.

Pengacara senior itu pun mengurai novel Api Jihad di Tanah Suriah yang mengisahkan mudahnya seseorang tergiur jihad yang salah arah. Doktrinasi secara halus menggiring seseorang menjadi jihadis ekstrem, yang dideskripsikan dalam buku ini sebagai salah satu pintu, bahwa siapa saja dapat terjebak dalam lingkaran radikalisme.

“Semula, kesan tentang tertindasnya umat Islam di negara Suriah dijadikan alat untuk mendoktrin agar orang-orang tergerak ikut bersimpati. Dari situ, ketika muncul ghirah atau semangat untuk berjihad, doktrin berikutnya adalah melakukan upaya melawan pemerintah yang sah. Karena pemerintah yang ada dianggap tidak islami, thogut, sehingga wajib diperangi. Begitulah akhirnya bermunculan kelompok-kelompok radikal yang mengarah pada aksi terorisme,” peper Gunadi.

Melalui novel Api Jihad di Tanah Suriah, dirinya berharap generasi muda tidak lagi terjebak dengan doktrin sesat yang ditawarkan oleh kelompok-kelompok anti toleransi. Pengalaman Syahrul Munif selaku tokoh utama dalam novel ini harus dijadikan sebuah pelajaran berharga.

“Dia yang terjebak doktrinasi sesat akhirnya baru menyadari, ternyata jalan yang diikuti selama ini adalah sebuah kesalahan yang fatal. Beruntungnya Ia cepat sadar, sehingga meskipun sempat bergabung dengan tentara ISIS, akhirnya dapat kembali ke arah yang benar, pulang ke pangkuan NKRI,” sebutnya.

Terakhi, Gunadi mengganggap novel ini begitu sebagai bahan kampanye melawan radikalisme sejak dini. Ia pun mengajak agar terorisme dijadikan musuh bersama. “Semoga bangsa ini terus terjaga dari rongrongan kelompok yang ingin mengubah ideologi Pancasila. NKRI tetap harga mati. Salam satu jiwa,” tutupnya. (DK99/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Dua Orang Jadi Tersangka Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Dua Orang Jadi Tersangka Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan

29 Agustus 2026

...

Aksi 500 Massa di Kayutangan, Polresta Malang Kota Kerahkan 463 Personel

Aksi 500 Massa di Kayutangan, Polresta Malang Kota Kerahkan 463 Personel

28 Agustus 2026

...

Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penataan PKL, Tak Ingin Penertiban Berulang

Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penataan PKL, Tak Ingin Penertiban Berulang

28 Agustus 2026

...

Bulog Malang Targetkan Penyaluran 18.825 Ton Beras Tuntas September

Bulog Malang Targetkan Penyaluran 18.825 Ton Beras Tuntas September

27 Agustus 2026

...

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

26 Agustus 2026

...

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

24 Agustus 2026

...

Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Paving dan Drainase RT Berkelas di Purwodadi

Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Paving dan Drainase RT Berkelas di Purwodadi

24 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
LTN-NU Kota Malang Gelar Bedah Novel Api Jihad di Tanah Suriah

LTN-NU Kota Malang Gelar Bedah Novel Api Jihad di Tanah Suriah

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Sutiaji Ungkap Kehebatan Dasar Negara RI

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Sutiaji Ungkap Kehebatan Dasar Negara RI

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin