
SEMARANG – malangpagi.com
Museum Gubug Wayang Mojokerto kembali menghadirkan program Temporary Museum bertempat di Binus School Semarang, yang selanjutnya juga akan dihelat di Binus University Semarang.
“Temporary Museum, sebuah program dari Museum Gubug Wayang hadir di Binus School Semarang untuk pertama kalinya, dengan mengusung tema 12 Shio atau Chinese Zodiac dalam bentuk Wayang Potehi,” tutur Direktur Museum Gubug Wayang, Zura Nurja Ana, Minggu (13/11/2022).

Lanjutnya, tema tersebut bertujuan untuk mengedukasi siswa siswi termasuk civitas academica Binus School Semarang, mengenai macam-macam shio beserta sejarahnya. Di samping itu juga sekaligus mengangkat kesenian Wayang Potehi, sebagai representasi local culture dari Kota Semarang yang kental akan kebudayaan tionghoa, serta untuk menyambut Tahun Baru Imlek mendatang.
“Museum Gubug Wayang secara sengaja membangkitkan local culture di Binus School Semarang untuk mempersatukan bangsa melalui budaya. Khususnya mempersatukan masyarakat Kota Semarang melalui budaya lokalnya,” terang Zura.

Selanjutnya, Temporary Museum yang digelar oleh Museum Gubug Wayang bersama dengan Binus School Semarang tidak akan berhenti hanya di pameran 12 Shio saja. Melainkan ke depannya juga akan menghadirkan tema-tema lain sesuai kesepakatan bersama,” sambungnya.
Selain menampilkan koleksi Wayang Potehi, kedatangan Museum Gubug Wayang di Binus School Semarang juga dalam rangka melaksanakan sejumlah agenda kegiatan kebudayaan di sekolah yang terletak di Kelurahan Tawangsari itu, yang dimulai sejak 10 November lalu.

“Berbagai agenda kegiatan yang kami lakukan antara lain penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Museum Gubug Wayang dengan Binus School Semarang, pertunjukan dan workshop membuat Wayang Suket, pertunjukan tari, membatik, serta mewarnai Warak Ngendhog. Keseluruhan kegiatan tersebut didampingi oleh seniman-seniman asal Kota Semarang dan Kota Solo yang tergabung dalam Museum Gubug Wayang,” terang Zura.
Melalui serangkaian kegiatan tersebut, Museum Gubug Wayang berharap dapat berkontribusi dalam mengedukasi seluruh siswa-siswi dan civitas academica Binus School Semarang di bidang kebudayaan. (DK99/MAS)














