Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Tim Sinergi MCF Temui Ketua DPRD Kota Malang, Bahas Persiapan Kota Kreatif Dunia 2025

Kota Malang saat ini sudah menjadi salah satu kota kreatif di Indonesia. Bahkan satu langkah lagi, Kota Malang akan diakui oleh UNESCO sebagai Kota Kreatif Dunia 2025. Prosesnya ini panjang. Tidak tiba-tiba.

by Red
19 Maret 2025
in Kota Malang
Bagikan Berita

Kepada Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani, Tim Sinergi MCF menyampaikan progres ekosistem ekonomi kreatif mulai sepuluh tahun ke belakang, hingga membahas rencana persiapan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia 2025, Senin (17/3/2025).

KOTA MALANG – malangpagi.com

Bertempat di Ruang Rapat Internal DPRD Kota Malang, Senin (17/3/2025), Tim Sinergi Malang Creative Fusion (MCF) bertemu Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani. Tim Sinergi MCF menyampaikan progres ekosistem ekonomi kreatif mulai sepuluh tahun ke belakang, hingga membahas rencana persiapan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia 2025. Pembahasan tersebut juga memberikan laporan berbagai aktivitas yang berada di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang.

“Kami sangat terbuka untuk berdiskusi bersama dalam menjadikan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia 2025. Kami memang membutuhkan banyak brief strategis, untuk dapat memberikan kebijakan yang dibutuhkan guna membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang,” ungkap Amithya  ketika membuka diskusi, Senin (17/3/2025).

Lebih lanjut, Amithya menuturkan bahwa seluruh potensi ekonomi kreatif di Kota Malang, dengan keberadaan Gedung Malang Creative Center (MCC), mampu bisa diukur perkembangan, kemajuan, dan dampaknya terhadap pembangunan daerah Kota Malang secara menyeluruh. Selain itu, menurutnya sangat perlu dirumuskan kebijakan yang bisa memperkuat daya dukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang, termasuk adanya Perda Ekonomi Kreatif.

“Mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang, tentu tidak bisa dilepaskan dengan pembahasan Gedung MCC. Nah, sampai saat ini kami masih belum mempunyai kejelasan perihal tata kelolanya, sehingga masih menjadi beban bersama. Harus segera mendapatkan solusinya,” jelas Amithya.

Baca Juga :

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

2 Mei 2026
May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

1 Mei 2026
Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

29 April 2026
Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

29 April 2026
Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Targetkan Retribusi Rp15 Miliar di 2026, Dishub Kota Malang Perketat Pengawasan Karcis Parkir

29 April 2026
Load More

Sementara itu, Vicky Arief selaku perwakilan dari Tim Sinergi MCF menyampaikan bahwa selama 10 tahun ini, perkembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang sangat pesat. Namun, menurutnya masih sangat dibutuhkan indikator-indikator yang obyektif mengukur dampak perkembangan ekosistem ekonomi kreatif terhadap pembangunan daerah Kota Malang. Termasuk dengan adanya Gedung MCC, harus bisa dijelaskan dampaknya terhadap berbagai indikator pembangunan daerah Kota Malang.

“Kota Malang saat ini sudah menjadi salah satu kota kreatif di Indonesia. Bahkan satu langkah lagi, Kota Malang akan diakui oleh UNESCO sebagai Kota Kreatif Dunia 2025. Prosesnya ini panjang. Tidak tiba-tiba. Termasuk keberadaan Gedung MCC Kota Malang,” ujar sutradara film Darah Biru Arema itu.

Vicky menambahkan, baginya tidak mudah mengangkat Kota Malang menjadi Kota Kreatif Dunia 2025. Sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak. Juga sangat dibutuhkan daya dukung, kebijakan, dan kolaborasi strategis yang berkelanjutan. Terutama membangun pengertian, pemahaman, dan kesadaran hidup bersama dalam sebuah ekosistem ekonomi kreatif yang lebih besar. “Masih sangat dibutuhkan ruang-ruang komunikasi dan diskusi yang lebih intensif untuk bisa mengorkestrasi seluruh potensi ekonomi kreatif di Kota Malang,” tegasnya.

Dari diskusi selama hampir tiga jam tersebut, diperoleh beberapa hal yang membutuhkan rencana aksi tindak lanjut, khususnya dalam persiapan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia 2025. Terdapat proses strategis mulai Maret hingga September 2025, bersama Tim Sinergi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan UNESCO. Termasuk membahas persiapan Kota Malang sebagai Tuan Rumah Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) pada November 2025 nanti.

Di pengujung diskusi, Ketua DPRD Kota Malang menyatakan akan segera menjadwalkan agenda diskusi bersama Komisi DPRD Kota Malang, dinas terkait, dan sejumlah stakeholder, khusus membahas Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia 2025. Rencana ini juga sudah menjadi salah satu program kerja strategis Walikota Malang, yang menyatakan bahwa Kota Malang siap menjadi Tuan Rumah ICCF 2025. (MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

2 Mei 2026

...

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

1 Mei 2026

...

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

29 April 2026

...

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

29 April 2026

...

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Targetkan Retribusi Rp15 Miliar di 2026, Dishub Kota Malang Perketat Pengawasan Karcis Parkir

29 April 2026

...

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

29 April 2026

...

Lapak Pinggir Jalan Pasar Gadang Mulai Dibongkar, Proyek Pelebaran Jalan Segera Berjalan

Lapak Pinggir Jalan Pasar Gadang Mulai Dibongkar, Proyek Pelebaran Jalan Segera Berjalan

28 April 2026

...

Load More
Next Post
Anggota DPRD Kabupaten Malang Apresiasi Gelaran Pekan Islami XVIII PT ACA

Anggota DPRD Kabupaten Malang Apresiasi Gelaran Pekan Islami XVIII PT ACA

Satukan Misi Jelang Ops Ketupat Semeru 2025, Kapolresta Malang Kota Pimpin Rakor Lintas Sektoral Malang Raya

Satukan Misi Jelang Ops Ketupat Semeru 2025, Kapolresta Malang Kota Pimpin Rakor Lintas Sektoral Malang Raya

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin