
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memperkuat strategi pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan desain grafis yang dilaksanakan di Mini Blok Office, Rabu (15/7/2026).
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Malang. Salah satu kebutuhan yang banyak diusulkan masyarakat adalah peningkatan keterampilan desain grafis bagi pelaku UMKM.
“Usulan yang muncul dari masyarakat adalah pelatihan desain grafis. Keterampilan ini menjadi salah satu media yang sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam memperkenalkan produk-produknya kepada pasar yang lebih luas,” ujar Wahyu, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, desain grafis kini bukan sekadar mempercantik tampilan produk, tetapi telah menjadi bagian penting dalam membangun identitas merek dan strategi pemasaran. Visual yang menarik dinilai mampu meningkatkan minat konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar digital.
“Melalui desain grafis yang baik, pelaku UMKM dapat menyampaikan cerita dan keunggulan produknya kepada masyarakat. Ketika tampilannya menarik, orang akan tertarik melihat, mengenal, hingga akhirnya membeli produk tersebut,” katanya.
Wahyu berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan selama pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan tersebut dalam mengembangkan usahanya. Ia optimistis kemampuan desain grafis akan menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing UMKM Kota Malang.
Selain itu, Wahyu turut mengapresiasi DPRD Kota Malang yang telah mengakomodasi kebutuhan masyarakat melalui usulan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada anggota DPRD yang telah mengusulkan program ini. Harapannya, pelatihan desain grafis mampu menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya, memperkuat promosi produk UMKM, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Malang,” pungkasnya. (YD)












