Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Cegah Kebakaran Berulang, DLH Kota Malang Siapkan Pemasangan Ecoplast di TPA Supit Urang

Pemasangan ecoplast menjadi salah satu langkah jangka pendek yang akan dilakukan DLH Kota Malang.

by RedMP.
29 Oktober 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyiapkan langkah mitigasi untuk mencegah kebakaran berulang di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang. Salah satu upaya yang direncanakan adalah pemasangan ecoplast untuk membatasi masuknya oksigen ke dalam timbunan sampah sehingga bara api tidak kembali menyala.

Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan pemasangan ecoplast menjadi salah satu langkah jangka pendek yang akan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi penanganan kebakaran di lapangan.

“Kalau pembuatan sekat-sekat itu masuk dalam penanganan jangka panjang, nanti dilakukan setelah pemadaman benar-benar selesai. Kalau dalam waktu dekat, kemungkinan kami akan lakukan pemasangan ecoplast,” ujar Raymond, Kamis (29/10/2026).

Menurut Raymond, langkah tersebut diperlukan karena petugas masih menemukan bara api dan titik panas di bagian dalam gunungan sampah. Kondisi itu tetap berpotensi memicu kebakaran kembali meskipun api di permukaan telah padam dan dilakukan pembasahan.

Baca Juga :

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

28 Oktober 2026
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

28 Oktober 2026
SMPK St. Antonius Kalipare Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pentigraf

SMPK St. Antonius Kalipare Tanamkan Budaya Literasi Lewat Pentigraf

27 Oktober 2026
Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

26 Oktober 2026
Duka PORPROV Jateng 2026, Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia Saat Bertanding. Sempat Raih Dua Emas

Duka PORPROV Jateng 2026, Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia Saat Bertanding. Sempat Raih Dua Emas

25 Oktober 2026
Load More

Bara api yang tersisa di bagian dalam timbunan sampah menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Karena itu, DLH berupaya menyiapkan metode penanganan yang dapat meminimalkan risiko munculnya kembali api setelah kebakaran berhasil dikendalikan.

Pengalaman kebakaran TPA Supit Urang pada 2019 juga menjadi bahan evaluasi. Saat itu, proses pemadaman membutuhkan waktu hingga sekitar satu bulan. Pengalaman tersebut mendorong DLH menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi.

Raymond menjelaskan, ecoplast nantinya dipasang untuk membatasi pasokan oksigen ke bagian dalam timbunan sampah. Setelah itu, area tersebut akan kembali ditutup menggunakan tanah atau pasir batu (sirtu) agar bara api yang masih tersisa dapat padam.

“Kalau sudah ada ecoplast, nanti kami tutup tanah dan sampah lagi. Itu tidak ada lagi udara yang masuk ke bawah, sehingga kalau mungkin ada bara yang hidup itu akan mati karena tidak ada oksigen yang masuk ke dalam,” terangnya.

Terkait pembiayaan, Raymond menyebut pengadaan ecoplast telah diusulkan melalui anggaran bantuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pengolahan sampah. Ia berharap pemasangan material tersebut dapat direalisasikan pada November mendatang.

Upaya tersebut dilakukan untuk menahan laju api agar tidak menjalar ke kawasan lain di sekitar gunungan sampah. Pembasahan juga terus ditingkatkan guna mendukung proses pemadaman sekaligus mengurangi risiko munculnya kembali titik panas. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Berpihak kepada Rakyat

28 Oktober 2026

...

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

28 Oktober 2026

...

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

Polresta Malang Kota Gelar Ops Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggar Lalu Lintas

26 Oktober 2026

...

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

23 Oktober 2026

...

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos

23 Oktober 2026

...

Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Mayoritas Isi Kekosongan di Kelurahan

Raymond Resmi Jabat Kepala DLH Kota Malang, Langsung Tangani Kebakaran TPA Supit Urang

23 Oktober 2026

...

Kebakaran TPA Supit Urang, DLH Kota Malang Pastikan Pengangkutan Sampah Tetap Normal

Kebakaran TPA Supit Urang, DLH Kota Malang Pastikan Pengangkutan Sampah Tetap Normal

22 Oktober 2026

...

Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin