Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Misi ITF Indonesia Taekwon-Do Bangunkan Raksasa Tidur di Semarang

ITC Semarang adalah terobosan dalam penyebaran Taekwon-Do ITF di pulau Jawa.

by Red
12 September 2022
in Olahraga
Bagikan Berita

Presiden ITF Indonesia Taekwon-Do, Ivan Antonius tengah mengajarkan gerakan teknik dasar Taekwon-Do ITF. (Foto: Petrus Hamdani TM)

SEMARANG – malangpagi.com

Jawa Tengah pernah menjadi barometer Taekwon-Do ITF (International Taekwon-Do Federation) di tanah air. Beladiri asal Korea tersebut tercatat berkembang di Jawa Tengah sejak 1976, dimulai dari kedatangan pelatih asal Medan ke Semarang. Namun sejak muncul kebijakan penyatuan dua organisasi pada awal 80an, perkembangan Taekwon-Do ITF mulai surut dan kini sangat jarang dijumpai.

Puluhan tahun berselang, upaya untuk menghadirkan seni beladiri Taekwon-Do ITF di Jawa Tengah mulai muncul. Pada 10–11 September 2022, ITF Indonesia Taekwon-Do mengadakan Intensive Training Course (ITC), bertempat di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

Menurut Alen Sulistiono, penggagas ITC Semarang, kegiatan ini adalah sebuah upaya untuk memperkenalkan kembali Taekwon-Do ITF kepada masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. “Acara ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas para calon pelatih Taekwon-Do ITF yang bertugas menyebarkan beladiri ini,” ujarnya kepada Malang Pagi, Minggu (11/9/2022).

Presiden ITF Indonesia Taekwon-Do, Ivan Antonius (kanan) memperagakan beberapa teknik sparring kepada peserta ITC. (Foto: Petrus Hamdani TM)

Tak kurang dari 30 peserta mengikuti ITC yang digelar selama dua hari. Tak hanya dari Semarang, sebagian peserta datang dari kota lain. Seperti Magelang, Malang, Sidoarjo, Bengkulu, Jambi, bahkan ada yang dari Aceh. Hampir separuhnya merupakan penyandang sabuk hitam, yang siap menyerap dan menularkan ilmu dari Presiden ITF Indonesia Taekwon-Do, Ivan Antonius, penyandang Dan VI ITF yang didatangkan dari Jakarta.

Baca Juga :

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026
Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026
Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026
Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026
Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

14 April 2026
Load More

Alen sendiri mengaku ketertarikannya terhadap beladiri ini didasari rasa penasaran. “Mengapa Taekwon-Do ITF begitu mendunia, sedangkan di Indonesia belum berkembang. Kemudian setelah mengetahui sejarah yang sebetulnya, ditambah teknik-tekniknya yang sangat aplikatif untuk beladiri, saya semakin terpacu untuk mengembangkan aliran beladiri ini,” tandas pehobi gowes tersebut.

Sementara itu, Ivan Antonius, selaku Presiden ITF Indonesia Taekwon-Do mengungkapkan bahwa ITC Semarang adalah terobosan dalam penyebaran Taekwon-Do ITF di pulau Jawa. “Saya berharap para antusias beladiri menemukan Taekwon-Do ITF sebagai pilihan lain yang menjanjikan. Baik dari segi keaslian teknik, maupun sebagi alternatif jalur prestasi,” tuturnya.

Penyerahan piagam lisensi dojang ITF Semarang oleh Presiden ITF Indonesia Taekwon-Do, Ivan Antonius (kanan) kepada Alen Sulistiono. (Foto: Petrus Hamdani TM)

Sejak course pertama digelar di Malang pada 9 September 2017, penyebaran Taekwon-Do ITF di Indonesia sempat tertunda karena pandemi. Jawa Tengah sendiri merupakan provinsi keempat, setelah sebelumnya tiga ITC digelar di Jawa Timur (Malang, Sidoarjo, dan Madiun), dilanjutkan dengan Kalimantan Timur dan Riau.

“Semangat pantang menyerah untuk membawa ITF ke seluruh nusantara akan terus berlanjut, dengan menciptakan praktisi-praktisi baru melalui rangkaian seminar dan pelatihan. Tunggu gebrakan kami selanjutnya,” pungkas Ivan.

Dalam acara ini sekaligus digelar launching logo baru ITF Indonesia Taekwon-Do. Rebranding ini dirasa sangat penting, guna mendukung program-program ITF Indonesia Taekwon-Do di masa yang akan datang. (MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Petarung Muda D’Kross Bekasi Sultan Tazzam Siap Tampil di NEX Road to Champion

Petarung Muda D’Kross Bekasi Sultan Tazzam Siap Tampil di NEX Road to Champion

12 April 2026

...

Gagal Menang, Arema FC Ditahan Imbang Malut United 1-1

Gagal Menang, Arema FC Ditahan Imbang Malut United 1-1

3 April 2026

...

164 Atlet Ramaikan Kickboxing Jatim Fight Fest di SUTOS

Ketua Kickboxing Jatim Dinonaktifkan. PPKBI Tunjuk Plt

27 Februari 2026

...

Oknum Ketua Kickboxing Jatim Resmi Jadi Tersangka! Buntut Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Oknum Ketua Kickboxing Jatim Resmi Jadi Tersangka! Buntut Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

19 Februari 2026

...

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

17 Februari 2026

...

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

Marcos Santos Sebut Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan Singo Edan

15 Februari 2026

...

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

Joel Vinicius Cetak Brace, Arema FC Bekuk Semen Padang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang

15 Februari 2026

...

Load More
Next Post
M3RCI Gelar Baksos Pengobatan Gratis di Kampung Warna Warni Jodipan

M3RCI Gelar Baksos Pengobatan Gratis di Kampung Warna Warni Jodipan

Pasca Terima SK, DPC HIPAKAD Kota Malang Segera Jalin Sinergi dengan TNI Polri

Pasca Terima SK, DPC HIPAKAD Kota Malang Segera Jalin Sinergi dengan TNI Polri

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin