
KOTA MALANG – malangpagi.com
Meskipun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melalui akun Instagramnya telah mengumumkan akan menutup sebagian jalan di wilayah Kayutangan mulai Senin (2/11/2020), namun hingga detik ini rencana tersebut belum dilaksanakan.
Rencananya, akan dua zona yang ditutup selama pengerjaan revitalisasi kawasan pedestrian, yang sebelumnya oleh pihak Dishub disebut sebagai Malang Heritage. Zona 1 berada di pertigaan depan McDonald’s Kayutangan dan kantor PLN. Sedangkan zona 2 terletak di perempatan Rajabali.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, Handi Prayitno menjelaskan, dalam rekayasa lalu lintas penutupan jalan tersebut, pihaknya telah membuat membuat skema dan mengajukan beberapa persyaratan kepada pihak pelaksana pembangunan.
“Persyaratan itu sudah disampaikan minggu lalu. Dan hingga Senin (2/11/2020) seharusnya harus dipenuhi. Tapi setelah dicek di lapangan, hingga hari-H ternyata persyaratan belum dipenuhi oleh pihak pelaksana,” terangnya kepada Malang Pagi, Selasa (03/11/2020).
Persyaratan yang diajukan pihak Dishub yaitu pembuatan akses putar balik kendaraan. Alasannya, jika sudah ada jalur putar balik, maka ketika ada pengendara yang terlanjur masuk area yang ditutup bisa langsung berputar arah.
“Awalnya, pihak pelaksana ingin kegiatan revitalisasi berjalan dulu, baru kemudian membuat akses putar balik. Tetapi dengan tegas kita tolak. Ada 5 titik pembuatan putar balik di lima ruas jalan,sekitar kawasan pembangunan nantinya,”ungkapnya.
Lima titik ruas jalan akses putar balik kendaraan itu meliputi:
- Samping BCA Kayutangan, Jalan Kahuripan
- Rajabali, Jalan Semeru
- Antara McDonald’s Kayutangan dan Kantor PLN
- Toko Avia, Jalan Jaksa Agung Suprapto
- Depan BNI 46, Jalan Basuki Rahmat
“Kemarin, pihak pelaksana sudah berjanji akan menindaklanjuti pembuatan akses putar balik kendaraan. Di antaranya dengan membongkar median dan taman jalan. Rencananya, paling lambat akan dimulai hari Kamis (5/11/2020) ini,” tutur Handi.
Ia menambahkan, rencana penutupan jalan di kawasan Kayutangan sendiri bukan merupakan penutupan total. Penutupan jalan hanya diberlakukan bagi pengendara kendaraan yang melintas. Tidak berlaku bagi warga dan pelaku usaha di kawasan Kayutangan.
“Setelah persyaratan pembuatan akses putar balik kendaraan telah dipenuhi, maka selanjutnya penutupan jalan di kawasan Kayutangan baru akan diberlakukan,” pungkas pria berbadan tegap itu.
Reporter : Doni Kurniawan
Editor : MA Setiawan