Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Salah satu poin penting dalam perda tersebut adalah penegasan sanksi, baik untuk pengguna jasa parkir maupun pengelola. 

by RedMP.
16 April 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra saat menindak parkir tepi jalan. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi memberlakukan aturan baru terkait tata kelola parkir melalui pengesahan Perda Parkir. Regulasi ini menghadirkan sanksi tegas bagi pelanggaran, mulai dari denda administratif hingga tindakan penggembokan kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa salah satu poin penting dalam perda tersebut adalah penegasan sanksi, baik untuk pengguna jasa parkir maupun pengelola.

“Ini dilakukan untuk menciptakan kepastian hukum sekaligus meningkatkan ketertiban dan profesionalitas sistem parkir di daerah. Kami ingin tata kelola parkir di Kota Malang lebih tertib dan profesional,” ujar Widjaja, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, kendaraan yang diparkir tidak sesuai ketentuan akan dikenai denda bervariasi. Untuk sepeda motor, denda ditetapkan sebesar Rp50 ribu, sedangkan mobil mencapai Rp250 ribu. Bahkan, dalam kondisi tertentu, kendaraan dapat digembok dengan denda hingga Rp500 ribu.

Baca Juga :

Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dan Ribuan Botol Miras Ilegal, 39 Tersangka Diamankan

Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dan Ribuan Botol Miras Ilegal, 39 Tersangka Diamankan

8 Mei 2026
Kerap Jadi Masalah, Pemkot Malang Segera Relokasi TPS di Muharto

Kerap Jadi Masalah, Pemkot Malang Segera Relokasi TPS di Muharto

7 Mei 2026
Penanganan Sampah Diperkuat, Pemkot Malang Fokus Benahi TPS Tepi Jalan

Penanganan Sampah Diperkuat, Pemkot Malang Fokus Benahi TPS Tepi Jalan

6 Mei 2026
Puluhan Wisatawan Positif Narkoba Usai Insiden Pantai Wediawu

Puluhan Wisatawan Positif Narkoba Usai Insiden Pantai Wediawu

6 Mei 2026
Playground Alun-Alun Malang Rusak, DLH Siapkan Perbaikan dan Evaluasi Penggunaan

Playground Alun-Alun Malang Rusak, DLH Siapkan Perbaikan dan Evaluasi Penggunaan

6 Mei 2026
Load More

“Bahkan bisa sampai penggembokan dengan denda Rp500 ribu. Ada kejelasan sanksinya di sana dan kita sesuaikan dengan peraturan terbaru. Kami juga meminta arahan dari kepolisian, pengadilan, hingga kejaksaan,” terangnya.

Tak hanya pengguna, juru parkir (jukir) juga menjadi sasaran penertiban. Jukir liar maupun jukir resmi yang melanggar aturan, seperti menarik tarif di luar ketentuan, tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), atau beroperasi di lokasi terlarang dapat dikenakan sanksi pidana.

“Kalau ada jukir yang tidak sesuai aturan, baik itu liar atau menyalahgunakan kewenangan, tentu bisa diproses secara hukum,” tegas Widjaja.

Selain itu, perubahan juga terjadi pada sistem pembagian hasil parkir. Jika sebelumnya cenderung disamaratakan, kini diterapkan skema berbasis kinerja atau kondisi riil di lapangan. Seluruh pendapatan parkir wajib disetorkan terlebih dahulu ke kas daerah, sebelum kemudian dibagikan sesuai porsi yang telah ditentukan.

Untuk parkir di tepi jalan umum, jukir atau pengelola memperoleh maksimal 70 persen, sementara pemerintah daerah mendapat 30 persen. Sedangkan pada lokasi parkir khusus, pembagian dilakukan dengan komposisi 60 persen untuk jukir dan 40 persen untuk pemerintah daerah.

“Hari ini mungkin dapat Rp100 ribu, besok Rp50 ribu, itu tidak pasti. Selama ini kan kita pukul rata. Dengan aturan ini, jukir wajib memberikan karcis dan masyarakat berhak mendapatkan layanan yang lebih baik,” jelasnya.

Pemkot Malang juga mulai menerapkan parkir progresif di sejumlah titik padat, salah satunya kawasan Kayutangan Heritage. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas layanan parkir.

“Parkir progresif ini kita terapkan di titik padat untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Meski perda telah disahkan, Dishub Kota Malang masih menyusun aturan turunan berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai pedoman teknis pelaksanaan. Sosialisasi kepada masyarakat dan jukir akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan hingga implementasi di lapangan.

Widjaja optimis kebijakan ini akan membawa dampak positif, terutama dalam menciptakan ketertiban, meningkatkan pelayanan, serta mendongkrak pendapatan daerah.

“Manfaatnya adalah terjadi keteraturan. Kami sebagai penyelenggara, jukir sebagai pemberi layanan, dan masyarakat sebagai pengguna jalan akan mendapatkan layanan optimal serta kepastian hukum,” pungkas Widjaja. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dan Ribuan Botol Miras Ilegal, 39 Tersangka Diamankan

Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dan Ribuan Botol Miras Ilegal, 39 Tersangka Diamankan

8 Mei 2026

...

Kerap Jadi Masalah, Pemkot Malang Segera Relokasi TPS di Muharto

Kerap Jadi Masalah, Pemkot Malang Segera Relokasi TPS di Muharto

7 Mei 2026

...

Penanganan Sampah Diperkuat, Pemkot Malang Fokus Benahi TPS Tepi Jalan

Penanganan Sampah Diperkuat, Pemkot Malang Fokus Benahi TPS Tepi Jalan

6 Mei 2026

...

Playground Alun-Alun Malang Rusak, DLH Siapkan Perbaikan dan Evaluasi Penggunaan

Playground Alun-Alun Malang Rusak, DLH Siapkan Perbaikan dan Evaluasi Penggunaan

6 Mei 2026

...

Dry Fountain Alun-Alun Malang Rusak Usai Hujan Lebat, DLH Targetkan Beroperasi Pekan Depan

Dry Fountain Alun-Alun Malang Rusak Usai Hujan Lebat, DLH Targetkan Beroperasi Pekan Depan

4 Mei 2026

...

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

2 Mei 2026

...

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

1 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin