
KOTA MALANG – malangpagi.com
Pada hari kedua Safari Ramadan 1443 H, Walikota Malang Sutiaji bersama Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengunjungi Masjid Fatimah, yang terletak di Jalan Simpang Sulfat Barat No. 1, Rabu (6/4/2022).
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Malang itu menyampaikan manfaat puasa, sebagai penyeimbang antara kehidupan dunia dan akhirat. Pasalnya, hakikat puasa adalah menahan. Tidak hanya menahan makan dan minum saja, namun juga menahan nafsu.
“Puasa tidak semata perintah dari Allah, tetapi juga dibarengi dari niat dalam diri masing-masing. Puasa mendidik kita untuk dapat menyeimbangkan antara kehidupan duniawi dan akhirat,” ujar Sutiaji.
Dirinya menegaskan, manusia cenderung lupa terhadap lima perkara, dan lebih mudah mengingat lima perkara lainnya. Salah satunya, cinta dunia dan lupa akhirat. Tetapi dengan berpuasa, tutur Sutiaji, kita dapat menahan nafsu pada hal yang bersifat duniawi, serta menyeimbangkan dengan hal-hal yang bersifat akhirat.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, tujuan puasa adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. “Ciri dari orang yang bertakwa adalah hidupnya balance (seimbang) antara dunia dan akhirat. Tidak mengumbar kecintaan pada duniawi, dan senantiasa mendermakan sebagian hartanya. Baik dalam keadaan sempit maupun lapang,” papar Sutiaji.

Pejabat yang pernah menjadi Wakil Ketua Nadhlatul Ulama Cabang Kota Malang 2011–2016 itu pun menambahkan, menurut Nabi Muhammad kegembiraan orang yang berpuasa ada dua.
Yaitu menyegerakan berbuka puasa, dan kenikmatan saat bertemu dengan Allah. Oleh sebab itu, dalam firmanNya, Allah menyunahkan untuk menyegerakan berbuka puasa. “Untuk kenikmatan bertemu dengan Allah, karena di bulan penuh ampunan ini Allah memberikan pahala yang berlipat ganda,” imbuhnya.
Sutiaji juga mengatakan, bahwa kehadiran para jemaah untuk menuju masjid ini menandakan Allah sayang kepada hambanya. “Sesuai kaidahnya, masjid adalah tempat bersujud. Kehadiran kita di sini karena Allah sayang pada kita, dan mempermudah langkah kita,” terangnya.
“Selain itu, kehadiran kita juga untuk memakmurkan masjid. Karena masjid tidak hanya berfungsi untuk beribadah, namun juga untuk bermusyawarah dan melakukan kegiatan ekonomi,” lanjut Sutiaji.
Safari Ramadan tahun ini disambut baik oleh takmir Masjid Fatimah, Budi Raharjo. “Terimakasih atas kehadiran Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota beserta rombongan, yang telah memilih Masjid Fatimah sebagai tempat menggelar Safari Ramadan,” katanya.
Dirinya pun bercerita, Masjid Fatimah baru sekitar satu setengah bulan beroperasi, tepatnya sejak bulan Februari 2022, yang diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi.
“Masjid ini berada di lahan seluas 1.000 meter persegi. Di mana 500 meter persegi merupakan hibah dari masyarakat, dan 500 meter persegi lainnya dibeli oleh Muhammadiyah. Masjid ini dibangun oleh dr. Safaruddin Refa, seorang dokter spesialis mata di Kota Malang,” jelas Budi.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Malang juga memberikan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan KH Mas Mansyur, yang juga diasuh oleh Budi Raharjo. (Har/MAS)