Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Pelatihan Dasar Jurnalistik Tingkatkan Kemampuan Menulis

by Red
28 Agustus 2021
in Global
Bagikan Berita

Ketua DPN PPWI, Wilson Lalengke. (Tangkapan layar: Hariani/MP)

MALANG PAGI – malangpagi.com

Antusiasme para juru warta cukup tinggi dalam mengikuti Pelatihan Dasar Jurnalistik yang diselenggarakan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).

Terbukti dari 97 pendaftar dari seluruh Indonesia, yang lolos administrasi hanya 66 peserta, termasuk di antaranya media Malang Pagi yang merupakan salah satu media online.

Kegiatan dilaksanakan secara daring tersebut dipimpin oleh Ketua DPN PPWI, Wilson Lalengke. Senior di dunia jurnalistik ini memberikan materi mengenai penggunaan Bahasa Indonesia dalam jurnalistik, dalam kaidah dan penerapannya.

“Dalam penulisan berita, hendaknya kita menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dengan memperhatikan dasar-dasar Bahasa Indonesia, seperti penggunaan struktur kalimat Bahasa Indonesia,” ujar Wilson Lalengke saat membuka pelatihan, Sabtu (28/8/2021).

Baca Juga :

Sekda Kabupaten Malang Dorong Perusahaan Lain Tiru Program Pekan Islami Iwan Kurniawan

Sekda Kabupaten Malang Dorong Perusahaan Lain Tiru Program Pekan Islami Iwan Kurniawan

10 Maret 2026
Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

Silaturahmi Ramadan, JMSI Malang Raya Gelar Buka Bersama Pererat Solidaritas Anggota

10 Maret 2026
Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

9 Maret 2026
Semangat Iwan Kurniawan Tak Pernah Padam, Hibur dan Santuni 1.178 Anak Yatim di Tiga Kecamatan Kabupaten Malang

Semangat Iwan Kurniawan Tak Pernah Padam, Hibur dan Santuni 1.178 Anak Yatim di Tiga Kecamatan Kabupaten Malang

9 Maret 2026
Keceriaan Yatim Piatu Warnai Pekan Islami XIX PT ACA, Iwan Kurniawan Ajak Anak-Anak Joget Bersama

Keceriaan Yatim Piatu Warnai Pekan Islami XIX PT ACA, Iwan Kurniawan Ajak Anak-Anak Joget Bersama

8 Maret 2026
Load More

Alumni Sarjana Pendidikan FKIP Universitas Riau ini memaparkan, banyak masalah yang dihadapi dalam menulis berita. Misalkan sulit menemukan ide dalam memulai sebuah tulisan, pemilihan kata atau frasa yang tidak tetap untuk memulai sebuah kalimat, makna pesan kabur atau tidak jelas, serta satu paragraf berisi satu kalimat panjang yang sulit dipahami.

Ia menambahkan, kesalahan yang sering ditemui adalah kata yang berulang-ulang dalam satu kalimat atau paragraf. Penggunaan tanda baca yang tidak tepat dan membingungkan, atau bahkan tidak ada tanda baca sama sekali.

“Penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, dan penggunaan kata atau partikel tertentu yang tidak tepat. Untuk itu, kunci sukses adalah pahami dan terapkan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkarya jurnalistik,” tegas Wilson.

Penulis Buku Menuju Indonesia Berkeadilan (2013) itu menyebutkan, ada empat aspek kaidah-kaidah yang harus diperhatikan dalam penulisan.

Sebagian peserta Pelatihan Dasar Jurnalistik yang diselenggarakan PPWI. (Tangkapan layar: Hariani/MP)

“Aspek pertama adalah Rumus Kalimat. Artinya setiap penulis, jurnalis, atau wartawan wajib memahami komposisi kalimat yang baik dan benar, dengan menggunakan rumus S+P+O+K (subyek+predikat+obyek+keterangan),” ungkap mantan PNS di Sekretariat Jenderal DPD Republik Indonesia itu.

Wilson menerangkan, untuk kaidah kedua yaitu memperhatikan struktur kalimat majemuk. Kaidah ketiga penggunaan tanda baca, dan kaidah keempat adalah penggunaan imbuhan dan kata depan.

“Fungsi ‘di’ dan ‘ke’ sebagai preposisi dan penunjuk (benda, tempat, dan waktu) ditulis terpisah. Sedangkan penulisan ‘di’ dan ‘ke’ yang disambung adalah kata kerja,” jelasnya.

Sementara itu, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya, Mung Pujanarko mengemukakan, dalam menulis berita harus memperhatikan point of interest (POI), dengan menggunakan konsep piramida terbalik, yakni lead, body dan closing.

“Ilmu jurnalistik berasal dari Amerika, sehingga tidak mengherankan jika banyak ditemui kata asing seperti dalam konsep piramida terbalik. Meliputi lead yang artinya awalan, body adalah isi, dan closing merupakan penutup,” ujar alumnus Jurusan Hubungan Nasional FISIP Universitas Negeri Jember itu.

Mung Pujanarko. (Tangkapan layar: Hariani/MP)

Mung pun membeberkan tips menulis dalam waktu singkat, dengan tetap memperhatikan POI. Cara ini mampu membuat seorang jurnalis menulis dalam waktu yang efektif, kurang lebih 10 menit, dan sesuai untuk digunakan saat kondisi mendesak dan mengharuskan membuat berita secepatnya, dengan tetap mematuhi aturan 5W + 1H.

Wartawan senior ini juga menekankan bahwa narasi begitu penting dalam kehidupan.

“Jadi apabila kita berada di suatu peristiwa, tulis peristiwa itu misalkan menghadiri seminar atau rapat. Jika kita berada dalam suatu kejadian, namun kita pulang tidak menulis peristiwa itu, kita adalah orang yang rugi,” tegasnya.

Pada bagian lain, Danny PH Siagian, seorang praktisi jurnalistik yang membawakan materi mengedit berita dan jurnalisme online, memberikan pengertian bahwa editing adalah sebuah proses menggunting bagian yang tidak penting.

“Tugas editor adalah melakukan editing atau penyuntingan. Yakni penyelesaian dan perbaikan naskah yang akan dimuat atau disiarkan,” ujar Danny.

Dirinya pun memaparkan prinsip-prinsip jurnalisme online yang harus diaplikasikan dalam penulisan, yaitu ringkas, dapat dipindai, interaktif, komunikatif, serta mampu beradaptasi. Danny juga mengingatkan, dalam proses editing harus memperhatikan penulisan nama yang benar.

Serepina Tiur Maida. (Tangkapan layar: Hariani/MP)

Webinar yang dipandu Dosen Ilmu Komunikasi, Serepina Tiur Maida ini berlangsung interaktif, dengan selingan kuis-kuis dalam setiap sesi, sehingga memancing suasana webinar tidak kaku.

Apresiasi diberikan kepada Abdul Wahid P Diko, yang secara khusus mendapatkan Sertifikat Penghargaan, karena membawa para wartawannya untuk mengikuti webinar ini.

Pimpinan redaksi asal Gorontalo itu pun mengucapkan terima kasih kepada panitia, atas apresiasi yang diberikan.

“Kami ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada kami. Semoga pelatihan jurnalistik ini dapat bermanfaat,” tutup Abdul Wahid. (Har)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bentuk FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Nasional

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bentuk FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Nasional

30 Desember 2025

...

Wisatawan Nataru Diprediksi Naik, Pemkot Bersama Polresta Malang Kota Perketat Pengamanan

Wisatawan Nataru Diprediksi Naik, Pemkot Bersama Polresta Malang Kota Perketat Pengamanan

24 Desember 2025

...

Pemkot Malang Buka Peluang Bangun Museum di Stadion Gajayana Usai Terbit Buku Satu Abad

Pemkot Malang Buka Peluang Bangun Museum di Stadion Gajayana Usai Terbit Buku Satu Abad

24 Desember 2025

...

Disporapar Pastikan Target 3,3 Juta Wisatawan Kota Malang Tercapai

Disporapar Pastikan Target 3,3 Juta Wisatawan Kota Malang Tercapai

24 Desember 2025

...

Wali Kota Malang Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Target Bisa Difungsikan Pekan Depan

Wali Kota Malang Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Target Bisa Difungsikan Pekan Depan

14 November 2025

...

DPR RI Luncurkan Program P5 HAM, Gen Z dan Wartawan Didorong Tingkatkan Kesadaran HAM

DPR RI Luncurkan Program P5 HAM, Gen Z dan Wartawan Didorong Tingkatkan Kesadaran HAM

14 November 2025

...

Pemkot Malang Perkuat Program Koperasi Merah Putih, Delapan Gerai Sudah Beroperasi

Pemkot Malang Perkuat Program Koperasi Merah Putih, Delapan Gerai Sudah Beroperasi

14 November 2025

...

Load More
Next Post
Inovasi RW 02 Rampal Celaket Bangun Green House dan Demplot untuk Ketahanan Pangan

Inovasi RW 02 Rampal Celaket Bangun Green House dan Demplot untuk Ketahanan Pangan

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemuda Pancasila Klojen Bagi Makanan Sehat dan Sosialisasi Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemuda Pancasila Klojen Bagi Makanan Sehat dan Sosialisasi Jaminan Sosial

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin