Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Sutiaji Sebut Kota Malang Miniatur Indonesia dan Barometer Toleransi Tingkat Nasional

Umat Islam di Kota Malang sangat menghargai minoritas. Hal ini diharapkan dapat membangun ekosistem Kota Malang yang sehat, aman, damai, dan tentram.

by Red
22 Maret 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

Walikota Malang, Sutiaji saat memberikan arahan dalam Fasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan Sukun.

KOTA MALANG – malangpagi.com

Walikota Malang Sutiaji menyebut Kota Malang sebagai miniatur Indonesia, yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan antar golongan yang berbeda-beda.

“Perbedaan ini menjadi modal yang sangat berharga, sehingga Kota Malang dapat berkembang,” papar Sutiaji dalam kegiatan Fasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan Sukun, Senin (21/3/2022).

Dalam acara yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) tersebut, Sutiaji menegaskan bahwa kondisi Kota Malang yang kondusif menjadi daya tarik bagi masyarakat datang ke kota ini. Baik mahasiswa maupun para pekerja dari berbagai daerah. Hal itu yang membuat Kota Malang mampu menjadi barometer toleransi tingkat nasional.

“Keberagaman yang mengisi Kota Malang ini harus terus terjaga. Untuk itu, toleransi segenap masyarakatnya harus terus dijaga dan dipupuk untuk menjaga suasana Kota Malang tetap kondusif,” imbau Sutiaji.

Baca Juga :

Bakesbangpol Kota Malang Ajak Generasi Muda Pahami Bahaya Narkotika

Bakesbangpol Kota Malang Ajak Generasi Muda Pahami Bahaya Narkotika

17 Februari 2024
Ahmad Basarah: Kepemimpinan Ketua DPRD Kota Malang Adalah Wujud Nyata Equality Before The Law

Ahmad Basarah: Kepemimpinan Ketua DPRD Kota Malang Adalah Wujud Nyata Equality Before The Law

29 April 2022
Deklarasi Damai Desa Mojorejo, Wujudkan Kehidupan Damai dan Setara

Deklarasi Damai Desa Mojorejo, Wujudkan Kehidupan Damai dan Setara

4 September 2021
Perjalanan Hidup Oche, Arek Malang yang Sukses Mendirikan PT Matahari Wasiso Tama

Dusun Ngandat Kidul, Miniatur Bhinneka Tunggal Ika di Kota Batu

28 Mei 2021
350 Pelajar, Ikuti Sosialisasi Pendidikan Politik Yang Digelar Bakesbangpol

350 Pelajar, Ikuti Sosialisasi Pendidikan Politik Yang Digelar Bakesbangpol

3 Desember 2018
Load More

Dirinya memaparkan, meskipun mayoritas masyarakatnya beragama Islam, namun tetap menghargai umat beragama yang lain. “Umat Islam di Kota Malang sangat menghargai minoritas. Hal ini diharapkan dapat membangun ekosistem Kota Malang yang sehat, aman, damai, dan tentram,” tuturnya.

Kepala Dinas Bakesbangpol Kota Malang, Rinawati saat memberikan arahan di hadapan pemuka agama.

Lebih lanjut, pria asal Lamongan itu mengapresiasi kerukunan yang ada di Kota Malang. Serta diharapkan dapat mempererat dan menjadikan masyarakat di Kota Malang semakin kompak.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Dinas Bakesbangpol Kota Malang, Rinawati menerangkan bahwa keberagaman Kota Malang sebagai miniatur Indonesia sangat luar biasa.

“Di Kota Malang ada terdapat enam agama: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu dan tetap hidup berdampingan. Tidak hanya umatnya, namun enam agama tersebut juga ada tempat ibadahnya,” terang Rinawati.

Rina pun memaparkan tujuan dari perhelatan tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran, serta pengakuan akan perbedaan dan keberagaman yang ada di Kota Malang.

“Tidak dipungkiri, banyaknya suku akan menjadikan Kota Malang rentan konflik. Untuk itu, Bakesbangpol secara intens menyelenggarakan Fasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama, sebagai upaya membangun Kota Malang yang Bermartabat, rukun dan toleran” pungkas Rinawati. (Har/MAS)


Bagikan Berita
Tags: Bakesbangpol Kota MalangToleransi
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bendahara RW di Jodipan Malang Diduga Gelapkan Uang Kas Warga Rp126,7 Juta untuk Investasi Online

Bendahara RW di Jodipan Malang Diduga Gelapkan Uang Kas Warga Rp126,7 Juta untuk Investasi Online

1 September 2026

...

Air Mancur Dua Taman Ikonik Kota Malang Rusak, DLH Siapkan Anggaran Hampir Rp100 Juta

Air Mancur Dua Taman Ikonik Kota Malang Rusak, DLH Siapkan Anggaran Hampir Rp100 Juta

31 Agustus 2026

...

Angkutan Pelajar Gratis Resmi Beroperasi di Kota Malang, Dilengkapi GPS dan Pengawasan Pengemudi

Angkutan Pelajar Gratis Resmi Beroperasi di Kota Malang, Dilengkapi GPS dan Pengawasan Pengemudi

31 Agustus 2026

...

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Dua Orang Jadi Tersangka Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan

Bocah 3 Tahun Kritis Penuh Luka, Dua Orang Jadi Tersangka Dugaan Penelantaran dan Penganiayaan

29 Agustus 2026

...

Aksi 500 Massa di Kayutangan, Polresta Malang Kota Kerahkan 463 Personel

Aksi 500 Massa di Kayutangan, Polresta Malang Kota Kerahkan 463 Personel

28 Agustus 2026

...

Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penataan PKL, Tak Ingin Penertiban Berulang

Pemkot Malang Siapkan Skema Baru Penataan PKL, Tak Ingin Penertiban Berulang

28 Agustus 2026

...

Bulog Malang Targetkan Penyaluran 18.825 Ton Beras Tuntas September

Bulog Malang Targetkan Penyaluran 18.825 Ton Beras Tuntas September

27 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Disbudpar Jatim Minta Dukungan Maksimal untuk Penguatan Kesenian Topeng

Disbudpar Jatim Minta Dukungan Maksimal untuk Penguatan Kesenian Topeng

AKBP Sutiono, Sosok Inspiratif Nomine Hoegeng Awards

AKBP Sutiono, Sosok Inspiratif Nomine Hoegeng Awards

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin