
KOTA MALANG – malangpagi.com
Dua ruang publik ikonik di jantung Kota Malang tengah menghadapi persoalan fasilitas. Air mancur di Alun-Alun Tugu dan Taman Trunojoyo tak lagi berfungsi optimal setelah sistem pompa dan mesin pemancar air mengalami kerusakan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang kini menyiapkan langkah perbaikan dengan mengusulkan anggaran melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Total dana yang dibutuhkan untuk memulihkan kedua fasilitas tersebut diperkirakan hampir mencapai Rp100 juta.
Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan kerusakan paling signifikan terjadi pada air mancur di Alun-Alun Tugu.
Menurutnya, pancaran air yang sebelumnya dapat mencapai ketinggian sekitar enam meter kini hanya mampu menyembur sekitar 2,5 hingga 3 meter.
“Seharusnya bisa tinggi sampai enam meter, tapi kondisi sekarang tingginya hanya sekitar 2,5 sampai 3 meter,” ujar Raymond, Senin (31/8/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipicu kerusakan pada tiga unit pompa. Perangkat tersebut mengalami gangguan teknis setelah terbakar sehingga berdampak terhadap keseluruhan sistem pancaran air.
DLH, lanjut Raymond, memilih mengusulkan pengadaan unit pengganti melalui PAK agar fungsi air mancur di salah satu ikon Kota Malang tersebut dapat kembali normal.
“Untuk yang di Alun-Alun Tugu, kami usulkan kurang lebih sekitar Rp50 juta. Nanti kami usulkan ketika PAK,” jelasnya.
Persoalan serupa juga terjadi di Taman Trunojoyo, tepat di depan Stasiun Malang Kota Baru. Air mancur di lokasi tersebut mengalami gangguan pada bagian mesin atau spul yang menopang sistem pemancar air.
Akibat kerusakan tersebut, pancaran air tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya.
Raymond menyebut kebutuhan perbaikan air mancur Taman Trunojoyo juga akan diajukan dalam PAK. Anggaran yang diperkirakan diperlukan berada di kisaran Rp40 juta.
“Kalau yang Taman Trunojoyo sekitar Rp40-an juta. Jadi total keduanya hampir Rp100 jutaan,” katanya.

DLH berharap pengajuan anggaran tersebut dapat terealisasi sehingga perbaikan bisa segera dilakukan setelah anggaran tersedia.
Perbaikan dinilai penting mengingat Alun-Alun Tugu dan Taman Trunojoyo bukan sekadar fasilitas taman, tetapi juga menjadi ruang terbuka publik yang berada di kawasan strategis pusat Kota Malang.
Kedua lokasi tersebut juga menjadi salah satu titik yang banyak dikunjungi masyarakat dan wisatawan. Dengan kembali berfungsinya air mancur secara optimal, DLH berharap kenyamanan pengunjung sekaligus daya tarik kawasan pusat kota dapat terjaga. (YD)












