Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Kurangi Sampah dari Hulu, Sutiaji Minta Kesadaran Masyarakat

Sejauh ini langkah pengurangan sampah di Kota Malang telah mencapai angka 24,12 persen, dari total potensi sampah 687 ton perhari.

by Red
10 Agustus 2022
in Nasional
Bagikan Berita

Walikota Malang Sutiaji menjadi pembicara Seminar Nasional “Peran Pemangku Kepentingan dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan yang Berkelanjutan”.

KOTA PADANG – malangpagi.com

Problematika persampahan perkotaan di tengah arus urbanisasi diangkat sebagai isu strategis dalam Seminar Nasional Lingkungan Hidup dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XV Padang, Selasa (9/8/2022)

Walikota Malang Sutiaji yang didapuk sebagai salah satu pembicara seminar mengungkapkan, pengelolaan sampah harus dilihat sebagai sebuah rangkaian dari hulu hingga hilir. Dan dibutuhkan kesadaran dalam pengurangan sampah sejak dari hulu.

“Inisiatif-inisiatif ekonomi sirkular, yang mengubah sampah menjadi berkah di Kota Malang sudah banyak dilakukan dan jadi percontohan nasional.  Bank Sampah adalah salah satunya. Demikian halnya produk kriya, fashion, seni, dan karya kreatif lainnya dari bahan daur luang bisa punya valuasi tinggi. Ini merupakan sebuah upaya dan kesadaran dalam pengurangan sampah,” jelas Sutiaji.

Walikota Malang Sutiaji mengenalkan Topeng Malangan dalam Seminar Nasional Lingkungan Hidup pada Rakernas Apeksi XV di Padang.

Sejauh ini langkah pengurangan sampah di Kota Malang telah mencapai angka 24,12 persen, dari total potensi sampah 687 ton perhari. Hal ini didukung berbagai fasilitas sepertI TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recyle), Rumah Pilah Kompos Daur Ulang (PKD), Pusat Daur Ulang (PDU), hingga Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) atau Intermediate Treatment Facility (ITF) yang telah dibangun demi mereduksi sampah yang masuk ke TPA.

Baca Juga :

Sempat Dinyatakan Sehat Pagi Hari, Yai Mim Tiba-tiba Drop Saat Menuju Pemeriksaan

Sempat Dinyatakan Sehat Pagi Hari, Yai Mim Tiba-tiba Drop Saat Menuju Pemeriksaan

13 April 2026
Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota

Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota

13 April 2026
Pembangunan Jalan Pasar Gadang Dimulai Mei, DPUPRPKP Terapkan Sistem Bertahap

Pembangunan Jalan Pasar Gadang Dimulai Mei, DPUPRPKP Terapkan Sistem Bertahap

13 April 2026
Modus Nota Gantung Rugikan Resto dan Pajak Daerah, ini Penjelasan Bapenda Kota Malang

Modus Nota Gantung Rugikan Resto dan Pajak Daerah, ini Penjelasan Bapenda Kota Malang

13 April 2026
Petarung Muda D’Kross Bekasi Sultan Tazzam Siap Tampil di NEX Road to Champion

Petarung Muda D’Kross Bekasi Sultan Tazzam Siap Tampil di NEX Road to Champion

12 April 2026
Load More

Selaras dengan itu, TPA Supiturang pun telah dimodernisasi dan menerapkan sanitary landfill. Pemilik kursi N 1 itu pun mengatakan bahwa kesemuanya harus dilandasi kesadaran hidup bersih dan minim sampah. “Benang merahnya, peran semua pihak krusial. Tidak mungkin pemerintah sendirian. Hexahelix harus jalan. Maka kami siap menggandeng semua yang ingin berkolaborasi menguatkan ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Malang,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Apeksi sekaligus Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dalam sambutan pembukaan seminar menyampaikan ubahwa rgensi pengelolaan sampah di perkotaan memerlukan fondasi kultur, struktur, dan infrastruktur.

Walikota Malang Sutiaji menjadi pembicara Seminar Nasional “Peran Pemangku Kepentingan dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan yang Berkelanjutan”.

“Sampah menjadi PR (pekerjaan rumah) yang besar sekali. Kita merasakan betul masalah bahwa ini begitu kompleks. Ada tiga hal yang penting. Yakni pertama konseptualnya, kedua kolaborasi, dan ketiga adalah menjaga konsistensi,” papar Bima.

Seminar yang mengangkat tema “Peran Pemangku Kepentingan dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan yang Berkelanjutan” ini menghadirkan pembicara antara lain Direktur Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sinta Saptarino Sumiarno, dan Public Affairs and Communication Director Coca-Cola Indonesia Trijono Prijosoesilo. Turut hadir pula memberikan pandangannya, General Manager Indonesia Packaging Recovery Organization Zul Martini Indrawati, dan Direktur Eksekutif Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Arisman. (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Petarung Muda D’Kross Bekasi Sultan Tazzam Siap Tampil di NEX Road to Champion

Petarung Muda D’Kross Bekasi Sultan Tazzam Siap Tampil di NEX Road to Champion

12 April 2026

...

Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional dan 2 di Jatim

Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional dan 2 di Jatim

25 Februari 2026

...

Tinjau Sekolah di Kota Malang, Menko Pangan Cek Langsung Menu MBG Ramadan

Tinjau Sekolah di Kota Malang, Menko Pangan Cek Langsung Menu MBG Ramadan

24 Februari 2026

...

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

Syelhan Nurrahmat Sabet Emas Asian Road Cycling Championship 2026, Harumkan Nama UIBU dan Indonesia

17 Februari 2026

...

JMSI Jatim Hadiri HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026 di Serang Banten

JMSI Jatim Hadiri HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026 di Serang Banten

9 Februari 2026

...

Presiden Prabowo Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Utama Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Utama Persatuan Bangsa

8 Februari 2026

...

Hadiri Harlah 1 Abad NU di Malang, Presiden Prabowo Ajak Pemimpin Bangsa Jaga Persatuan

Hadiri Harlah 1 Abad NU di Malang, Presiden Prabowo Ajak Pemimpin Bangsa Jaga Persatuan

8 Februari 2026

...

Load More
Next Post
Kampung Selorejo, Kenalkan Sejarah Lewat Kuliner Tempo Dulu

Kampung Selorejo, Kenalkan Sejarah Lewat Kuliner Tempo Dulu

Rioyo Wong Malang, Aremania-Aremanita Birukan Kayutangan

Rioyo Wong Malang, Aremania-Aremanita Birukan Kayutangan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin