Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Kayu Hasil Penebangan di Kawasan Suhat Segera Dilelang, Nilainya Capai Rp8 Juta

Hasil dari lelang maupun penjualan langsung tidak masuk ke kas dinas, melainkan disetorkan langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

by RedMP.
28 Januari 2026
in Kota Malang
Bagikan Berita

Beberapa pohon yang ditebang akibat proyek drainase di Kawasan Suhat, Kota Malang. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Seluruh kayu hasil penebangan pohon di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang, yang dilakukan sebagai dampak proyek perbaikan drainase, dipastikan segera dilelang. Total nilai kayu tersebut ditaksir mencapai Rp8 juta dan saat ini tinggal menunggu proses pengajuan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Kepala Bidang Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang, Eko Fajar, mengatakan bahwa seluruh proses pelelangan dilakukan sesuai ketentuan karena kayu hasil penebangan masuk dalam kategori Barang Milik Daerah (BMD).

“Untuk lelang kayu, seperti lelang apa pun, statusnya adalah BMD. Jadi mekanismenya harus sesuai Perwali Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penghapusan Barang Milik Daerah,” ujar Eko, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, proses lelang diawali dari usulan perangkat daerah, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Namun, kewenangan awal tidak langsung berada di BKAD, melainkan melalui Sekretaris Daerah (Sekda).

Baca Juga :

Aksi Terekam CCTV, Dua Anak di Bawah Umur Diduga Curi Motor di Blimbing Malang

Aksi Terekam CCTV, Dua Anak di Bawah Umur Diduga Curi Motor di Blimbing Malang

31 Januari 2026
4.000 Personel Gabungan Siap Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang

4.000 Personel Gabungan Siap Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang

31 Januari 2026
31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

30 Januari 2026
Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

30 Januari 2026
Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

29 Januari 2026
Load More

“Setelah DLH mengusulkan, nanti Pak Sekda yang memerintahkan BKAD untuk menindaklanjuti, biasanya melalui telaah staf,” ungkapnya.

Tahapan selanjutnya adalah penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Penilaian ini menjadi penting karena pohon yang ditebang sebelumnya tidak tercatat dalam neraca aset daerah, lantaran tumbuh secara alami.

“Setelah dinilai KJPP, kayu itu kami kembalikan dulu ke DLH untuk dicatatkan di neraca mereka. Setelah tercatat, baru DLH mengajukan penghapusan neraca. Dari situ, kami usulkan ke Pak Sekda untuk bersurat ke KPKNL agar dilelang secara terbuka,” jelasnya.

Eko menegaskan, khusus kayu hasil penebangan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, seluruh tahapan penilaian telah rampung dan nilai totalnya diperkirakan mencapai Rp8 juta.

“Kayu Suhat itu secara keseluruhan nilainya Rp8 juta. Sekarang tinggal kita ajukan ke KPKNL untuk diproses lelang,” tegasnya.

Ia menambahkan, sesuai aturan yang berlaku, apabila lelang terbuka telah dilakukan sebanyak dua kali namun tidak laku, maka kayu tersebut dapat dijual secara langsung. Penjualan dilakukan oleh DLH sebagai pengguna barang, tetap atas perintah Sekda dan dalam pengawasan BKAD.

“Harganya harus mendekati atau yang tertinggi dari nilai hasil penilaian KJPP,” tuturnya.

Hasil dari lelang maupun penjualan langsung tidak masuk ke kas dinas, melainkan disetorkan langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dari penghapusan BMD seperti kendaraan dan peralatan kantor saja, sampai tahun 2025 kemarin hampir Rp2 miliar masuk ke PAD. Kayu ini juga masuk ke mekanisme yang sama,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang mencatat terdapat sekitar 12.500 pohon berusia di atas lima tahun yang masuk dalam program perempesan dan penebangan. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen atau 3.750 pohon telah ditebang dan hasil kayunya akan dilelang, termasuk pohon di kawasan Suhat yang ditebang akibat proyek drainase. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Aksi Terekam CCTV, Dua Anak di Bawah Umur Diduga Curi Motor di Blimbing Malang

Aksi Terekam CCTV, Dua Anak di Bawah Umur Diduga Curi Motor di Blimbing Malang

31 Januari 2026

...

4.000 Personel Gabungan Siap Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang

4.000 Personel Gabungan Siap Amankan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang

31 Januari 2026

...

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

31 Kasus Terungkap, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Sita 15,8 Kilogram Ganja dan Sabu

30 Januari 2026

...

Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

Perkuat Ruang Hijau, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Suhat

30 Januari 2026

...

Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

Wali Kota Malang Siapkan Skema Penataan PKL di Kawasan Alun-alun Merdeka

29 Januari 2026

...

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Pulihkan Ruang Hijau Pascaproyek Drainase, DLH Kota Malang Siap Tanam Tabebuya di Suhat

29 Januari 2026

...

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

29 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Tampil Lebih Modern, Alun-alun Merdeka Malang Resmi Dibuka Usai Revitalisasi 105 Hari

Pulihkan Ruang Hijau Pascaproyek Drainase, DLH Kota Malang Siap Tanam Tabebuya di Suhat

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin