Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Aturan Wisatawan ke Kota Malang Wajib Rapid Test Antigen Tunggu Hasil Koordinasi Pemprov

Kabupaten Malang dan Kota Batu tidak memberlakukan rapid test antigen bagi wisatawan yang datang ke wilayah mereka.

by Red
21 Desember 2020
in Kota Malang
Bagikan Berita

Walikota Malang, Sutiaji (tengah, kemeja krem) saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2020 di Mapoolresta Malang. (Foto: Widya/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Walikota Malang, Sutiaji mencanangkan aturan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Malang untuk melakukan rapid test antigen. Namun, dirinya mengaku masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait dengan tingkat efektivitas kebijakan tersebut.

“Saya masih berkoordinasi dengan Pemprov dan Forkopimda terkait hal ini. Sebab, Kota Malang yang akan menerapkan rapid test antigen,” ujarnya pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2020 di Mapolresta Malang, Senin (21/12/2020).

Hal tersebut diungkapkan mengingat Kabupaten Malang dan Kota Batu tidak memberlakukan rapid test antigen bagi wisatawan yang datang ke wilayah mereka.

Sutiaji menjelaskan, rencana tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada seluruh pengunjung dan masyarakat yang akan berlibur ke Kota Malang, selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga :

Kembali Ditemukan Mayat di Kota Malang, Begini Kronologinya

Kembali Ditemukan Mayat di Kota Malang, Begini Kronologinya

7 Mei 2024

Memasuki Pelaksanan UTBK 2024, Tingkat Kehadiran Peserta di Universitas Brawijaya Hampir 100 Persen

7 Mei 2024
Universitas Widyagama Malang Raih Hibah Pendanaan Kemdikbudristek 2024

Universitas Widyagama Malang Raih Hibah Pendanaan Kemdikbudristek 2024

7 Mei 2024
Peringati Dies Natalis ke-53, 1000 Peserta Meriahkan Fun Walk UWG

Peringati Dies Natalis ke-53, 1000 Peserta Meriahkan Fun Walk UWG

5 Mei 2024
Kepala Deputi BI Jatim Munculkan Inovasi Baru untuk Tekan Inflasi

Kepala Deputi BI Jatim Munculkan Inovasi Baru untuk Tekan Inflasi

2 Mei 2024
Load More

“Sebab, di beberapa daerah seperti Solo, Yogyakarta dan Bali juga menerapkan pembatasan seperti itu. Atas dasar tersebut, dikhawatirkan Kota Malang akan turut diserbu wisatawan,” lanjut lelaki berkacamata itu.

Pihaknya mengaku akan melakukan koordinasi untuk membuat surat edaran tersendiri, berkaitan dengan masalah wisatawan.

Sutiaji juga menegaskan, bahwa diperlukan antisipasi dan kewaspadaan terkait perbedaan kondisi Nataru tahun ini dari tahun-tahun sebelumnya. “Sebab, kondisi saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini ada Covid-19, sehingga antisipasinya harus dobel,” tuturnya.

Salah satunya adalah antisipasi adanya kerumunan massa, yang dikhawatirkan akan terjadi saat momen liburan panjang.

“Pastinya, nanti akan ada fluktuasi. Sehingga, tingkat kehati-hatian penyebaran Covid-19 harus terus dilakukan,” pungkas Walikota.

Memang, jumlah pasien Covid-19 di Kota Malang mengalami peningkatan usai libur panjang. Maka dari itu, Sutiaji menegaskan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi situasi Nataru.

Seperti diberitakan sebelumnya, seiring dengan terus bertambahnya kasus Covid-19, sejumlah daerah melakukan pembatasan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur panjang Natal dan Tahun Baru. Bahkan, sejumlah daerah wisata seperti Bali dan Yogyakarta sudah menerapkan aturan untuk mewajibkan wisatawan melakukan tes swab.

Sebelumnya, Pemkot Malang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 32 Tahun 2020, tentang pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal serta Tahun Baru 2021. Dalam aturan tersebut, terdapat larangan kepada hotel dan kafe untuk menggelar acara malam tahun baru. Apabila ditemukan pelanggaran, maka akan diberi peringatan berujung pencabutan izin.

 

Reporter : Hafizah Widya Amalia

Editor : MA Setiawan


Bagikan Berita
Tags: #WisatawanCovid-19. MalangKota MalangOperasi Lilin Semeru 2020rapid test antigenSutiajiWalikota Malang
ADVERTISEMENT

Related Posts

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

Puluhan Band Siap Meriahkan PartiLibur Caravan 2026 di BNS Batu

22 Juni 2026

...

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

Ribuan Warga Malang Raya Deklarasikan Dukungan untuk Program MBG di Alun-Alun Tugu

20 Juni 2026

...

Wali Kota Malang Instruksikan ASN Kenakan Jersey Tim Piala Dunia Setiap Jumat

Wali Kota Malang Instruksikan ASN Kenakan Jersey Tim Piala Dunia Setiap Jumat

19 Juni 2026

...

Ribuan Warga Siap Ikuti Apel Akbar Dukungan Program MBG di Balai Kota Malang

Ribuan Warga Siap Ikuti Apel Akbar Dukungan Program MBG di Balai Kota Malang

19 Juni 2026

...

Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Penggerak Ekonomi, Wali Kota Malang Dorong Nobar dan Dukung UMKM

Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Penggerak Ekonomi, Wali Kota Malang Dorong Nobar dan Dukung UMKM

19 Juni 2026

...

Wali Kota Malang Targetkan Proyek Jalan Pasar Gadang Selesai Lebih Cepat dari Jadwal

Wali Kota Malang Targetkan Proyek Jalan Pasar Gadang Selesai Lebih Cepat dari Jadwal

15 Juni 2026

...

Empat Pasar Rakyat di Kota Malang Diprioritaskan Direvitalisasi pada 2027

Empat Pasar Rakyat di Kota Malang Diprioritaskan Direvitalisasi pada 2027

15 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibody. Mana Lebih Efektif?

Operasi Lilin Semeru 2020 Kota Malang Resmi Bergulir

Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibody. Mana Lebih Efektif?

Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibody. Mana Lebih Efektif?

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin