Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Harlah Ke-59 Lesbumi NU Kabupaten Malang, Bentengi Budaya Nusantara dari Pengaruh Budaya Asing

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, yang mengharapkan aktivitas Lesbumi mampu menjaga tradisi dan budaya Nusantara agar tidak tergerus budaya asing.

by Red
5 April 2021
in Kota Malang, Seni & Budaya
Bagikan Berita

Penandatanganan MoU oleh Direktur Museum Gubug Wayang Mojokerto (Museum Ganesha Malang), Cyntia Handy dan Ketua PCNU Kabupaten Malang Dr. Umar Usman. (Foto: Tanto/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Lesbumi (Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia) PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Malang merayakan hari lahirnya (Harlah) yang ke-59.

Harlah yang sejatinya jatuh pada 28 Maret, namun dirayakan pada Sabtu (3/4/2021) ini mengusung tema “Berkhidmat Menjaga Budaya Nusantara di Tengah Hegemoni Neo Imperialisme Global”.

Acara dimeriahkan dengan menggelar berbagai kegiatan, antara lain Melukis Bareng, Tari Topeng, Tari Sufi, Pencak Silat Pagar Nusa, Macapatan, Musikalisasi Puisi, Wayang Potehi, serta mauidzoh sejarah dan budaya.

Hadir dalam acara tersebut Budayawan sekaligus Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Lesbumi KH Agus Sunyoto, Wakil Bupati Kabupaten Malang Drs. H Didik Gatot Subroto, SH MH, Ketua PCNU Kabupaten Malang Dr. Umar Usman, MM, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) M Nor Muhlas, S.Pd M.Si, Perwakilan dari Museum Gubug Wayang Margani, Ketua Barisan Kader Gus Dur Kota Malang Dersi Hariono, dan sejumlah pejabat serta undangan.

Baca Juga :

No Content Available
Load More

Krt. Empu H Fanani Arum selaku Ketua Lesbumi Kabupaten Malang mengucapkan terima kasih atas dukungan dan fasilitas dari Pemkab Malang, sehingga giat kali ini dapat diadakan di Pendopo Kabupaten.

Sementara itu Dr. Usman Umar mengaku mendukung penuh segala kegiatan Lesbumi. “Seni budaya sifatnya universal, dan seni budaya Indonesia memperkuat jati diri bangsa. Sehingga kita tidak usah terombang-ambing terpengaruh budaya dari luar. Walaupun gempuran budaya luar cukup gencar, kita memiliki jati diri sendiri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, yang mengharapkan aktivitas Lesbumi mampu menjaga tradisi dan budaya Nusantara agar tidak tergerus budaya asing.

“Terlebih Lesbumi NU penuh khidmat menjaga budaya Nusantara, agar generasi kita tetap menjaga ideologi Pancasila dan tidak terpapar paham radikal dan ideologi lain,” tutur Didik.

Pada kesempatan itu dilakukan lelang lukisan hasil acara melukis bareng, yang direspons dengan penawaran tertinggi oleh Wakil Bupati seharga Rp5 juta.

Acara dilanjutkan pendatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara pihak Museum Gubug Wayang Mojokerto (atau Museum Ganesha di Malang) oleh Cyntia Handy selaku Direktur, dengan PCNU Kabupaten Malang. Secara garis besar, MoU memuat kesepakatan untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya nusantara.

Di acara Harlah Lesbumi kali ini, Museum Ganesha juga berkesempatan menampilkan wayang potehi atau wayang tradisional Tiongkok, mengusung lakon “Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa”. Dalang dan pemain musik wayang potehi ini adalah para anggota NU.

Di pengujung acara, Ketua DPP Lesbumi, Agus Sunyoto kembali menegaskan agar jangan sampai budaya asli Nusantara tergerus dan disingkirkan budaya luar.

“Tradisi nusantara harus dijaga dari ancaman. Ajaran radikal yang selalu menuduh tradisi Jawa degan bidah dan musyrik harus kita lawan. Salah satunya lewat Lesbumi dengan mengakomodir budaya Nusantara,” pungkas Agus.

Acara ditutup dengan kolaborasi tari topeng kolosal, tari sufi, dan Pencak Silat Pagar Nusa.

 

Reporter : Tanto

Editor : MA Setiawan


Bagikan Berita
Tags: Harlah LesbumiLesbumi Kabupaten MalangPendopo Agung Kabupaten Malang
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

Pemkot Malang Pasang Pagar di Pasar Gadang, Pembeli Tak Bisa Lagi Transaksi di Pinggir Jalan

2 Mei 2026

...

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

May Day di Kota Malang Diwarnai Gigs Jalanan, Musik Hardcore-Punk Jadi Medium Perlawanan

1 Mei 2026

...

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Akhir Panjang Kasus Sardo Swalayan, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

29 April 2026

...

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

Gudang Rokok di Malang Diduga Dibakar Karyawan, Polisi Ungkap Motif Tutupi Penggelapan Rp7 Miliar

29 April 2026

...

Segera Daftar! Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Malang Dibuka 9 Maret, Sediakan 264 Kursi

Targetkan Retribusi Rp15 Miliar di 2026, Dishub Kota Malang Perketat Pengawasan Karcis Parkir

29 April 2026

...

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

Kalah Telak dari Persebaya, Kantor Arema FC Dipenuhi Poster Kekecewaan Aremania

29 April 2026

...

Lapak Pinggir Jalan Pasar Gadang Mulai Dibongkar, Proyek Pelebaran Jalan Segera Berjalan

Lapak Pinggir Jalan Pasar Gadang Mulai Dibongkar, Proyek Pelebaran Jalan Segera Berjalan

28 April 2026

...

Load More
Next Post
Kadishub Hadiri Pengukuhan DPC Aspeparindo Kota Malang

Kadishub Hadiri Pengukuhan DPC Aspeparindo Kota Malang

Kadishub Hadiri Pengukuhan DPC Aspeparindo Kota Malang

Halal Center Bahrul Maghfiroh dan BI Jember Gelar Capacity Building Bangun Kemandirian Santri

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin