Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
No Result
View All Result
Malang Pagi

Pembongkaran Tembok Fasum Griya Shanta Memanas, Satpol PP Kota Malang Tunda Eksekusi

Satpol PP Kota Malang menegaskan, penertiban akan tetap dilanjutkan setelah dilakukan evaluasi dan koordinasi lanjutan.

by RedMP.
6 November 2025
in Global
Bagikan Berita

 

Satpol PP Kota Malang saat berdialog dengan Ketua RW 12 Griya Shanta, Jusuf Toyib. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Suasana menegangkan mewarnai proses pembongkaran tembok fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Griya Shanta, Kota Malang, Kamis (6/11/2025).

Puluhan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, DPUPRPKP, serta aparat TNI-Polri sempat berhadapan dengan warga yang menolak pelaksanaan eksekusi tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menyatakan pihaknya memutuskan menunda sementara pembongkaran setelah mempertimbangkan kondisi lapangan yang semakin memanas.

Baca Juga :

Gelar Raker 2025, KONI Kota Malang Mantapkan Strategi Menuju Porprov X Surabaya

Gelar Raker 2025, KONI Kota Malang Mantapkan Strategi Menuju Porprov X Surabaya

7 Desember 2025
JMSI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

JMSI Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

7 Desember 2025
NGALAMALANG: Sound of Humanity, Aksi Solidaritas Malang Raya untuk Pemulihan Bencana Sumatra

NGALAMALANG: Sound of Humanity, Aksi Solidaritas Malang Raya untuk Pemulihan Bencana Sumatra

6 Desember 2025
UIBU Malang Hadirkan Program Sanding Kopi dan Snack Free, Ciptakan Suasana Belajar Heppieee di Kampus

UIBU Malang Hadirkan Program Sanding Kopi dan Snack Free, Ciptakan Suasana Belajar Heppieee di Kampus

6 Desember 2025
Dinsos Kota Malang Pastikan Seluruh Korban Banjir Terima Bantuan Sesuai Prosedur

Dinsos Kota Malang Pastikan Seluruh Korban Banjir Terima Bantuan Sesuai Prosedur

6 Desember 2025
Load More

“Hari ini bukan berarti gagal, kami hanya melihat situasi dan kondisi di lapangan. Ada warga, bahkan ibu-ibu, yang menghadang petugas. Keselamatan semua pihak menjadi prioritas, baik warga maupun personel di lapangan,” ujarnya.

Heru menegaskan, penertiban akan tetap dilanjutkan setelah dilakukan evaluasi dan koordinasi lanjutan. Menurutnya, adanya gugatan hukum dari warga tidak serta-merta menghentikan proses penertiban.

“Kami tetap menghormati hak warga untuk menggugat. Gugatan tidak menghalangi proses penegakan aturan, tapi kami juga tidak ingin ada korban, baik fisik maupun perasaan. Kami sudah melapor ke pimpinan, dan langkah selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil evaluasi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua RW 12 Griya Shanta, Jusuf Toyib, menegaskan bahwa warga hanya berupaya mempertahankan dinding yang telah berdiri lebih dari 40 tahun tersebut. Ia menyebut, tembok itu merupakan bagian dari fasilitas umum khusus perumahan, bukan jalan umum seperti yang diklaim Pemkot Malang.

“Kami tidak tahu salah kami apa. Yang mengajukan izin membuka akses jalan itu adalah pihak developer, bukan RW 12. Tapi kenapa justru warga yang disalahkan dan dipaksa membongkar dinding yang sudah ada sejak lama,” tegas Jusuf.

Ia menuturkan, warga telah menerima tiga kali surat peringatan dari Satpol PP sebelum pelaksanaan pembongkaran. Namun, mereka menilai keputusan tersebut diambil sepihak tanpa sosialisasi atau koordinasi sebelumnya.

“Pihak developer tidak pernah datang menemui kami atau menyampaikan rencana proyek secara resmi. Padahal seharusnya ada sosialisasi sesuai ketentuan. Kami sudah berulang kali bersurat ke wali kota dan Satpol PP, tapi tidak pernah ditanggapi,” ungkapnya.

Atas dasar itu, warga Griya Shanta melalui RW 12 telah menunjuk kuasa hukum dan mengajukan gugatan perdata ke pengadilan untuk menolak pembongkaran tembok tersebut.

“Nomor perkaranya sudah terdaftar. Kami ingin persoalan ini diselesaikan lewat jalur hukum, bukan dengan tindakan sepihak di lapangan,” kata Jusuf.

Warga juga mempertanyakan alasan pembongkaran yang disebut untuk mengurai kemacetan di kawasan Candi Panggung. Mereka menilai alasan tersebut tidak relevan karena kawasan perumahan sudah memiliki akses jalan alternatif.

“Akses dari Candi Panggung ke dalam Griya Shanta sudah ada, bahkan ramai digunakan warga. Kalau dinding ini dibuka, justru akan menambah kemacetan,” pungkasnya. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Wali Kota Malang Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Target Bisa Difungsikan Pekan Depan

Wali Kota Malang Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Target Bisa Difungsikan Pekan Depan

14 November 2025

...

DPR RI Luncurkan Program P5 HAM, Gen Z dan Wartawan Didorong Tingkatkan Kesadaran HAM

DPR RI Luncurkan Program P5 HAM, Gen Z dan Wartawan Didorong Tingkatkan Kesadaran HAM

14 November 2025

...

Pemkot Malang Perkuat Program Koperasi Merah Putih, Delapan Gerai Sudah Beroperasi

Pemkot Malang Perkuat Program Koperasi Merah Putih, Delapan Gerai Sudah Beroperasi

14 November 2025

...

Dorong Penguatan Permodalan, Anggota Komisi B Abu Bakar Gaungkan BPR Tugu Artha

Dorong Penguatan Permodalan, Anggota Komisi B Abu Bakar Gaungkan BPR Tugu Artha

14 November 2025

...

Jalan Pasar Induk Gadang Dikeluhkan Warga, Perbaikan Tertunda Akibat Efisiensi Anggaran

Perkuat Infrastruktur, Pemkot Malang Siapkan Revitalisasi Pasar Gadang Senilai Rp14,9 Miliar

13 November 2025

...

Video Kekerasan Viral di Medsos, Siswi SMP di Kota Malang Jadi Korban Perundungan

Video Kekerasan Viral di Medsos, Siswi SMP di Kota Malang Jadi Korban Perundungan

12 November 2025

...

Pemkot Malang Fokuskan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di APBD 2026

Pemkot Malang Fokuskan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di APBD 2026

12 November 2025

...

Load More
Next Post
Warga Griya Shanta Gugat Pemkot Malang ke Pengadilan, Protes Rencana Pembongkaran Tembok Perumahan

Warga Griya Shanta Gugat Pemkot Malang ke Pengadilan, Protes Rencana Pembongkaran Tembok Perumahan

Wonokoyo Gelar Doa Bersama, Siap Tanam 1000 Pohon Durian untuk Ekonomi Hijau

Wonokoyo Gelar Doa Bersama, Siap Tanam 1000 Pohon Durian untuk Ekonomi Hijau

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin