Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Sejumlah Akademisi Minta RKUHAP Harus Sesuai Kebutuhan Hukum Nasional dan Segera Diselesaikan

Para pakar dan akademisi menyebut RKUHAP diharapkan mampu menjawab tantangan dalam era hukum modern dengan menitikberatkan pada keadilan prosedural.

by RedMP.
17 April 2025
in Kota Malang
Bagikan Berita

Seminar Nasional bertajuk Implikasi RKUHAP Terhadap Optimalisasi Kinerja Lembaga Penegak Hukum (LPH) yang Bermartabat dan Berintegritas. (Foto: YD/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Kantor Hukum Aullia Tri Koerniawati & Rekan bersama PERADI menggelar Seminar Nasional bertajuk Implikasi RKUHAP Terhadap Optimalisasi Kinerja Lembaga Penegak Hukum (LPH) yang Bermartabat dan Berintegritas, bertempat di Ijen Suites, Kamis (17/4/2025).

Dalam seminar ini, revisi terhadap Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) menjadi perhatian utama para sejumlah pakar dan akademisi hukum dari berbagai institusi.

Seminar ini menjadi wadah diskusi dan masukan dari akademisi maupun praktisi hukum untuk memastikan bahwa regulasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan hukum nasional.

Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, SH, MS, mengatakan bahwa KUHAP sebagai lex generalis harus segera diselesaikan agar harmonisasi dengan undang-undang sektoral lainnya, seperti UU Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, dan Advokat, dapat berjalan searah.

Baca Juga :

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

26 Agustus 2026
Eksekusi Lelang Tanah Warga Pakis Tersendat, ATR/BPN Kabupaten Malang Disorot

Eksekusi Lelang Tanah Warga Pakis Tersendat, ATR/BPN Kabupaten Malang Disorot

24 Agustus 2026
Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

24 Agustus 2026
Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Paving dan Drainase RT Berkelas di Purwodadi

Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Paving dan Drainase RT Berkelas di Purwodadi

24 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 001 RW 003 Bandulan Gelar Jalan Sehat Bernuansa Indonesia Jadoel

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 001 RW 003 Bandulan Gelar Jalan Sehat Bernuansa Indonesia Jadoel

23 Agustus 2026
Load More

“KUHAP sebagai hukum acara pidana harus segera selesai sebelum 1 Januari 2026, seiring dengan berlakunya KUHP baru. Ini adalah hukum formil, dan sebagai lex generalis KUHAP wajib mengakomodasi hukum material yang spesifik,” ujar Prof. Nyoman.

Ia menyebut, isu pembagian kewenangan antara penyidik dan penuntut umum juga menjadi sorotan. Menurutnya, polisi sebagai penyidik bekerja di lapangan dan menghadapi berbagai risiko, sedangkan jaksa seharusnya fokus pada tugas penuntutan.

“Jaksa bekerja di meja untuk mengolah berkas dari hasil penyidikan, bukan mengendalikan seluruh proses perkara. Jangan sampai ada tumpang tindih,” tegasnya.

Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, SH, MS. (Foto: YD/MP)

Di tempat yang sama, Prof. Dr. Tongat, SH, M.Hum, menjelaskan bahwa hukum merupakan representasi dari kehendak masyarakat, namun tidak selalu bisa dirumuskan secara utuh dalam undang-undang.

Mengutip Prof. Satjipto Rahardjo, ia menerangkan bahwa undang-undang cacat sejak lahir dan tidak sepenuhnya mencerminkan realitas sosial.

“Hukum harus terus berjalan mengikuti dinamika masyarakat. Jadi, RKUHAP harus didorong agar bisa secepatnya disahkan dan menjadi pijakan yang relevan,” terangnya.

Sementara itu dari sudut pandang legalitas, Prof. Dr. Sadjijono, SH, M.H, menyampaikan bahwa KUHAP berfungsi sebagai tolok ukur keabsahan tindakan aparat penegak hukum.

“RKUHAP ini dibahas sejak 2023 dan saat ini sudah memasuki tahap draf akhir. Kami harapkan ini bisa menjadi pedoman hukum acara yang bukan hanya mendekati sempurna, tetapi juga berakar pada kultur hukum kita,” tuturnya.

Para pakar dan akademisi menyebut RKUHAP diharapkan mampu menjawab tantangan dalam era hukum modern dengan menitikberatkan pada keadilan prosedural, kejelasan wewenang antar lembaga penegak hukum, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat dalam proses peradilan. (YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Malang Kota Ungkap 45 Kasus

26 Agustus 2026

...

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

Menpora Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang, Pertina dan KTI Siapkan Regenerasi Atlet

24 Agustus 2026

...

Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Paving dan Drainase RT Berkelas di Purwodadi

Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Paving dan Drainase RT Berkelas di Purwodadi

24 Agustus 2026

...

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 001 RW 003 Bandulan Gelar Jalan Sehat Bernuansa Indonesia Jadoel

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 001 RW 003 Bandulan Gelar Jalan Sehat Bernuansa Indonesia Jadoel

23 Agustus 2026

...

d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11, Sikap atas Polemik Mural Malang The Glory Land

d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11, Sikap atas Polemik Mural Malang The Glory Land

21 Agustus 2026

...

Wakil Wali Kota Malang Kecam Penimpaan Mural Malang The Glory Land di Jalan Arif Rahman Hakim

Wakil Wali Kota Malang Kecam Penimpaan Mural Malang The Glory Land di Jalan Arif Rahman Hakim

21 Agustus 2026

...

Kota Malang Masuk 30 Daerah Prioritas LSDP, Rp151 Miliar Disiapkan untuk Atasi Sampah

Kota Malang Masuk 30 Daerah Prioritas LSDP, Rp151 Miliar Disiapkan untuk Atasi Sampah

20 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Kota Malang Borong Tiga Penghargaan, Wali Kota Malang: Trantibumlinmas Jadi Semangat Bersama

Kota Malang Borong Tiga Penghargaan, Wali Kota Malang: Trantibumlinmas Jadi Semangat Bersama

Mutasi 94 ASN, Wali Kota Malang Sebut Bagian dari Penyegaran Birokrasi

Mutasi 94 ASN, Wali Kota Malang Sebut Bagian dari Penyegaran Birokrasi

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin