Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Tangkal Radikalisme di Kota Malang, Sutiaji Ajak Tingkatkan Kewaspadaan

Menurut lulusan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut, cukup susah untu membendung radikalisme.

by Red
2 November 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

Walikota Malang Sutiaji dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Bahaya Radikalisme Sebagai Langkah Kewaspadaan Nasional bagi Masyarakat Kota Malang. (Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malang.com

Untuk menangkal ancaman bahaya radikalisme yang mengancam NKRI, Walikota Malang Sutiaji mengajak untuk meningkatkan kewaspadaan. “Radikalisme itu memojokkan kebijakan-kebijakan negara, dengan bumbu-bumbu yang mengatakan bahwa keadilan tidak merata dan seterusnya. Agar masyarakat terprovokasi, istilahnya cuci otak,” tutur Sutiaji, saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pencegahan Bahaya Radikalisme Sebagai Langkah Kewaspadaan Nasional bagi Masyarakat Kota Malang, yang dihelat di Grand Palace Hotel Malang, Selasa (1/11/2022).

“Alhamdulillah, Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Kota Malang ini keliling lima kecamatan, dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat untuk mitigasi bahaya radikalisme,” lanjutnya.

Menurut lulusan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut, cukup susah untu membendung radikalisme. “Maka dari itu, kita harus waspada dan membentengi diri serta tidak boleh lengah,” imbaunya.

Dalam kesempatan tersebut, Sutiaji menyebut tiga jenis krisis yang saat ini tengah melanda dunia. Yaitu krisis ekonomi, krisis pangan, dan krisis iklim. “Yang membuat krisis adalah manusia, karena moralnya sudah rusak. Jadi dinamika geopolitik dan konflik global karena adanya kesenjangan kesejahteraan dan kesetaraan di dalam hukum,” ucap pejabat kelahiran Lamongan itu.

Baca Juga :

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

16 April 2026
Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

16 April 2026
Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

16 April 2026
Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026
Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026
Load More

Hal lain yang membuat dunia berkembang pesat dan makin sulit diprediksi arah dan dampaknya adalah penyalahgunaan informasi, menipisnya sumber daya alam, dan degradasi lingkungan. “Paling berbahaya adalah perkembangan radikalisme dan terorisme, serta narkoba dan pergaulan bebas,” beber Sutiaji.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika memaparkan kewaspadaan terhadap bahaya radikalisme. (Foto: Hariani/MP)

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyebut bahwa Kota Malang adalah kota yang toleran. Masyarakatnya humble, mudah bergaul, hangat, saling sapa, dan menghormati siapapun. “Ini yang harus kita jaga. Bagaimana menghadapi radikalisme, yang penting kita tingkatkan komunikasi,” ujarnya.

Menghadapi tahun politik 2023, pejabat asal Bali itu meminta masyarakat agar tidak terlalu membesar-besarkan hal yang dapat memicu disintegrasi bangsa. “Untuk itu persatuan kita jaga, tetap hargai orang lain. Pesan saya harus berempati. Susah jika ada teman susah. Jika itu kita kembangkan, maka kebersamaan akan terjaga,” tegas Made.

Sementara itu, Kanit Intelkam Polresta Malang Kota Bidang Igaras (Ideologi Garis Keras), Iptu Ibror Lubis, menyebut bahwa radikalisme merupakan paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaruan sosial, politik dengan cara kekerasan.

“Ciri-ciri penganut radikalisme adalah fanatik terhadap pendapatnya sendiri, sampai pada batas tidak mengakui pendapat orang lain. Selain itu juga memiliki sikap keras bukan pada tempatnya, kasar dalam berinteraksi dengan orang lain, senantiasa berburuk sangka dan memandang orang lain dengan pandangan pesimistis, serta tidak teliti dalam menafsirkan Al-Quran, hadis, pandangan ulama, bahkan memiliki ketaatan mutlak terhadap pimpinan kelompok dalam setiap hal,” bebernya.

Lebih lanjut, Iptu Lubis memaparkan doktrin gerakan radikal biasanya diikuti sikap menafsirkan Al-Quran dan hadis dengan nafsunya, serta menganggap orang di luar kelompoknya sebagai kafir. “Yang menakutkan adalah anggapan yang disebut hakimiyah, yakni menafsirkan hukum hanya milik Allah secara sempit. Sehingga jika ada pemerintahan yang membuat hukum dan tidak secara utuh bersyariat Islam, dianggapsebagai  thogut atau setan,” jelasnya.

Peserta kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Radikalisme Sebagai Langkah Kewaspadaan Nasional bagi Masyarakat Kota Malang. (Foto: Hariani/MP)

Dokrin lainnya yang tak kalah berbahaya yaitu jihad bi ma’na qital. Yaitu jihad yang hanya diartikan sebagai perang fisik dan angkat senjata, serta melakukan teror yang menjadi keharusan, dengan alasan untuk menggetarkan hati musuh.

Dalam kesempatan itu pula, Kepala Bakesbangpol Kota Malang Rinawati mengatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya. “Di sisi lain, untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait radikalisme dan terorisme. Terutama untuk menyaring berbagai informasi yang beredar di masyarakat,” tuturnya.

“Juga untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait semangat dan menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI,” imbuh Rinawati.

Dikatakannya, sosialisasi terhadap radikalisme akan direncanakan selama lima5 kali di masing-masing Kecamatan diikuti oleh peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, yakni FKDM (Forum Komunikasi Dini Masyarakat) tingkat kota, tingkat kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh perempuan Kota Malang. (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

16 April 2026

...

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

16 April 2026

...

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

16 April 2026

...

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026

...

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026

...

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026

...

Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026

...

Load More
Next Post

Walikota Malang Berikan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi tentang PDRD

Polres Batu Gelar Binrohtal Guna Bentuk Karakter Anggota Polri Presisi

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin