Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Teater Api Indonesia Pentaskan ‘Toean Markoen’ di Unisma

Adaptasi naskah drama Mesin Hamlet karya Heiner Müller tersebut ditampilkan dalam bahasa tubuh yang begitu apik dan jujur.

by Red
13 November 2022
in Hiburan, Kota Malang
Bagikan Berita

Pementasan lakon Toean Markoen oleh Teater Api Indonesia di Unisma. (Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Teater Api Indonesia mementaskan lakon ‘Toean Markoen’ dengan pemeran antara lain Naryo Pamenang, M Sholeh, Margono, Dedy Oben,k dan Pambudi, di Gedung Oesman Mansoer, kompleks Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu (12/11/2022).

Adaptasi naskah drama Mesin Hamlet karya Heiner Müller tersebut ditampilkan dalam bahasa tubuh yang begitu apik dan jujur. menurut Sutradara, Luhur Kayungga, Toean Markoen merupakan personifikasi atau simbol peradaban yang ditulis dalam ejaan lama. “Markoen artinya makan secara lahap, atau cenderung serakah,” terangnya.

Melalui pertunjukan teater ini, Luhur berusaha menampilkan simbol Toean Markoen dalam konteks industri. “Kami sangat tertarik mengulik peran industri. Industri adalah satu pikiran manusia dalam peradaban yang diciptakan lewat praktik-praktik imperialis kapitalis,” paparnya.

Pementasan lakon Toean Markoen oleh Teater Api Indonesia di Unisma. (Foto: Hariani/MP)

Di samping itu dirinya juga ingin menyampaikan pesan, bahwa lakon Toean Markoen adalah sebuah upaya melongok sejarah peradaban. Di mana manusia telah diculik martabat kemanusiaannya, atau dihinakan dan dijadikan sekrup-sekrup mesin, serta dibuang sebagai sampah-sampah pabrik.

Baca Juga :

Polresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Banjir, Kombes Pol Danang Pimpin Susur Sungai Bango

Polresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Banjir, Kombes Pol Danang Pimpin Susur Sungai Bango

9 September 2026
Belasan Sekolah di Kota Malang Butuh Renovasi Mendesak, Disdikbud Ajukan Tambahan Rp1,5 Miliar

Belasan Sekolah di Kota Malang Butuh Renovasi Mendesak, Disdikbud Ajukan Tambahan Rp1,5 Miliar

9 September 2026
Kapolresta Malang Kota Siap Kawal Distribusi BBM di Tengah Meningkatnya Permintaan Pertalite

Kapolresta Malang Kota Siap Kawal Distribusi BBM di Tengah Meningkatnya Permintaan Pertalite

8 September 2026
Pasokan Beras Premium Terbatas, TPID Kota Malang Lakukan Pemantauan

Pasokan Beras Premium Terbatas, TPID Kota Malang Lakukan Pemantauan

8 September 2026
Gelar Sosialisasi PBG dan SLF, DPUPRPKP Kota Malang Ingatkan Pentingnya Legalitas Bangunan

Gelar Sosialisasi PBG dan SLF, DPUPRPKP Kota Malang Ingatkan Pentingnya Legalitas Bangunan

8 September 2026
Load More

“Di dalam pertunjukan ini, kami berupaya menunjukkan benang merah pada perubahan baru nama yang bernama industri. Dari industri ini muncul limbah, sampah, dan polusi,” jelas Luhur.

Pria berambut gondrong tersebut lantas menbeberkan, pertunjukan yang ditampilkan masih terus berproses dan berestrorasi. “Dari naskah Mesin Hamlet kami tertarik dan ingin mengulik riwayat industri dalam sebuah pemahaman atau kesimpulan. Bahwa industri adalah suatu kubangan, sebagai satu konsekuensi yang akan menghasilkan limbah, sampah, juga polusi. Ini adalah konsekuensi logis yang dihasilkan dari sebuah industri,” ungkapnya

Melalui peranti kaleng-kaleng, dirinya menyiratkan bahwa perabadan yang terkubur dengan dunia dan ciptaannya sendiri, yaitu industri. “Kami berupaya menelusuri adanya sistem kekuasaan dan perubahan zaman yang tergerus oleh keadaan-keadaan baru,” tandas Luhur.

Diskusi usai pementasan Toean Markoen bersama para pemain dan sutradara Luhur Kayungga, yang dimoderatori oleh Doi Nuri. (Foto: Hariani/MP)

Hal senada disampaikan salah satu pemain, Dedy Obenk, yang menyebut adanya satu teks dalam naskah drama Mesin Hamlet karya Heiner Müller yang mengatakan tentang perubahan.

“Dalam hidup itu, bagaimana kita dapat melakukan perubahan, baik dalam lingkungan maupun diri kita. Pun dengan industri yang mengalami hal gila-gilaan, tapi kita tidak merasa menjadi budak-budak industri,” ungkapnya.

Melalui pementasan Toean Markoen ini, pihaknya mencoba untuk mengekspor sebuah gagasan industri yang diangkat ke panggung, sebagai simpul-simpul bahwa keganasan atau kegilaan industri sampai menjelajah otak, pikiran, dan langkah manusia, sehingga membuat lupa. Meskipun dirinya tidak memungkiri, bahwa berbicara industri memiliki hal positif dan negatif.

Gelaran ini merupakan kerjasama UKM Teater Unisma yang didukung Kemenpraf RI melalui Program Lensa Fotografi, Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT), dan Dewan Kesenian Surabaya (DKS). (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Banjir, Kombes Pol Danang Pimpin Susur Sungai Bango

Polresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Banjir, Kombes Pol Danang Pimpin Susur Sungai Bango

9 September 2026

...

Belasan Sekolah di Kota Malang Butuh Renovasi Mendesak, Disdikbud Ajukan Tambahan Rp1,5 Miliar

Belasan Sekolah di Kota Malang Butuh Renovasi Mendesak, Disdikbud Ajukan Tambahan Rp1,5 Miliar

9 September 2026

...

Kapolresta Malang Kota Siap Kawal Distribusi BBM di Tengah Meningkatnya Permintaan Pertalite

Kapolresta Malang Kota Siap Kawal Distribusi BBM di Tengah Meningkatnya Permintaan Pertalite

8 September 2026

...

Pasokan Beras Premium Terbatas, TPID Kota Malang Lakukan Pemantauan

Pasokan Beras Premium Terbatas, TPID Kota Malang Lakukan Pemantauan

8 September 2026

...

Gelar Sosialisasi PBG dan SLF, DPUPRPKP Kota Malang Ingatkan Pentingnya Legalitas Bangunan

Gelar Sosialisasi PBG dan SLF, DPUPRPKP Kota Malang Ingatkan Pentingnya Legalitas Bangunan

8 September 2026

...

Kembalikan Fungsi Hijau, Pemkot Malang Bongkar 13 Bangunan di GOR Ken Arok

Kembalikan Fungsi Hijau, Pemkot Malang Bongkar 13 Bangunan di GOR Ken Arok

7 September 2026

...

Dispendukcapil Kota Malang Raih WBBM, Wali Kota Wahyu: Pelayanan Harus Terus Ditingkatkan

Dispendukcapil Kota Malang Raih WBBM, Wali Kota Wahyu: Pelayanan Harus Terus Ditingkatkan

7 September 2026

...

Load More
Next Post
Museum Gubug Wayang Jalin MoU dengan Binus School Semarang

Museum Gubug Wayang Jalin MoU dengan Binus School Semarang

Sutiaji Ajak Presiden PKS Gowes

Sutiaji Ajak Presiden PKS Gowes

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin