Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

ULD Parekraf Ajak Penyandang Disabilitas Melukis Tote Bag, Buka Peluang Wirausaha

Adapun media tote bag sengaja dipilih sebagai materi pelatihan kali ini, adalah untuk membuka peluang wirausaha baru.

by Red
9 April 2023
in Ekonomi Bisnis, Kota Malang
Bagikan Berita

Salah satu penyandang disabilitas down syndrome, Nouvel, bersemangat mengikuti kegiatan melukis di atas tote bag. (Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Unit Layanan Disabilitas (ULD) Parekraf Kota Malang menggelar kegiatan melukis di atas tote bag, sekaligus membuka peluang wirausaha bagi para penyandang disabilitas. Acara ini dihelat di lantai 4 Galeri Seni Gedung MCC Kota Malang, Sabtu (8/4/2023).

Ken Kerta selaku Koordinator ULD Parekraf Kota Malang menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi adanya stigma yang menilai bahwa penyandang disabilitas intelektual –khususnya disabilitas grahita dan down syndrome– dianggap tidak mampu menyelesaikan tugas yang diberikan. “Hal ini memberikan dampak hingga usia dewasa, sehingga mereka akan kesulitan mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.

Berangkat dari anggapan miring itu, ULD Parekraf Kota Malang yang merupakan unit kerjasama Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) dan Tim Parekraf Kota Malang, mengadakan kegiatan yang bertujuan agar para penyandang disabilitas dapat meningkatkan keterampilannya. “Harapannya mereka mampu berkarya, dan kegiatan ini dapat mengikis stigma buruk yang melekat,” papar Ken.

Adapun media tote bag sengaja dipilih sebagai materi pelatihan kali ini, adalah untuk membuka peluang wirausaha baru bagi para penyandang disabilitas. “Jadi akan ada proses lanjutan setelah melukis di atas tote bag ini. Kami finishing dengan water gloss agar tidak luntur sebelum kemudian dijahit,” terangnya.

Baca Juga :

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

16 April 2026
Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

16 April 2026
Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

16 April 2026
Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026
Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026
Load More

Selanjutnya, tote bag ini akan dipromosikan sebagai tas ramah lingkungan pengganti plastik atau tas kresek. “Sebagai produk zero waste, ini adalah wujud kampanye kepedulian terhadap lingkungan,” tegas Ken.

Kegiatan ini pun direncanakan akan digelar sebagi sebuah kegiatan rutin di gedung MCC, agar para peserta dapat terus berlatih dan berproduksi. “Detailnya adalah pelatihan menjahit tote bag sekaligus melukis bersama anak-anak penyandang disabilitas,” beber Ken.

Dalam kesempatan tersebut, Ken berterimakasih kepada Pemerintah Kota Malang, melalui Diskoperindag (Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kota Malang dan manajemen MCC, karena telah memberikan fasilitas dalam menggelar pelatihan ini.

Kegiatan melukis di atas tote bag yang diikuti penyandang disabilitas dari ragam fisik dan intelektual. Digelar di lantai 4 Galeri Seni Gedung MCC Kota Malang. (Foto: Hariani/MP)

“Keberadaan MCC Kota Malang sebagai solusi atas persoalan terbatasnya sumber daya komunitas selama ini, dan dapat menjadi sarana percepatan untuk pengembangan pencapaian tujuan dari seluruh kegiatan pemberdayaan penyandang disabilitas,” tutur Ken.

Event ini total diikuti 50 peserta, termasuk di antaranya anak berkebutuhan khusus, orangtua, dan panitia. “Kami sangat mendorong keikutsertaan anak-anak penyandang disabilitas intelektual, khususnya tuna grahita dan penyandang down syndrome,” sebut Ken.

“Tidak menutup kemungkinan disabilitas di usia dewasa untuk mengikuti kegiatan ini. Mengingat dalam kasus anak-anak disabilitas intelektual, kerap kali usia anak tidak sama dengan usia mentalnya. Untuk itu kami terbuka untuk peserta di semua umur,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, salah penyandang disabilitas down syndrome, Nouval, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan melukis ini. Bocah 8 tahun yang duduk di kelas 1 Sekolah Luar Biasa Yayasan Pancasila 2 tersebut dengan penuh semangat menggoreskan kuas cat di atas tote bag. “Antusiasme Nouval cukup tinggi. Dari pagi sudah mengajak untuk melukis,” ungkap ibunda Nouval kepada Malang Pagi.

“Untuk kegiatan melukis sebenarnya sudah pernah diikuti Nouval sebelumnya. Tetapi ini adalah yang pertama baginya melukis di atas tote,” ujarnya.

Ibunda Nouval mengakui, anak-anak down syndrome harus diajari secara berulang-ulang dan melakukan terapi, untuk melihat bakat yang dimiliki. “Anak down syndrome ini adalah anak yang istimewa. Alhamdulilah, Nouval sangat tertarik pada dunia seni, terutama tari dan melukis. Semoga kegiatan semacam ini sering digelar, agar dapat memberikan stimulasi,” harapnya. (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

16 April 2026

...

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

16 April 2026

...

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

16 April 2026

...

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026

...

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026

...

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026

...

Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026

...

Load More
Next Post
Bupati Malang Kunjungi Panti Wreda Husnul Khotimah Kasembon

Bupati Malang Kunjungi Panti Wreda Husnul Khotimah Kasembon

Hari Kelima Pekan Islami XVI, PT ACA Sasar Sisi Selatan Malang

Hari Kelima Pekan Islami XVI, PT ACA Sasar Sisi Selatan Malang

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin