Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Wilujengan Kamulyan, Momentum Kakang Mbakyu Promosikan Kampung 1.000 Topeng

Kakang Tubagus Alfansya Kamal mengatakan, kegiatan ini adalah momentum bangkitnya kebudayaan di Kota Malang, khususnya budaya Topeng Malangan.

by Red
20 November 2021
in Kota Malang, Wisata
Bagikan Berita

(Foto: Dok. Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Kampung 1.000 Topeng Desaku Menanti kembali bergeliat, dengan mengadakan acara ritual Wilujengan Kamulyan, Jumat (19/11/2021). Acara ini bertujuan untuk meminta keselamatan dan berkah terhadap kampung wisata yang akan kembali dibuka tersebut.

Tasyakuran atau selamatan yang dihelat di pelataran Kampung 1.000 Topeng berjalan cukup sederhana. Suasana guyub terasa kental, saat sebelum dimulainya acara warga melaksanakan kerja bakti massal menyelesaikan pembuatan Topeng Besar yang dipajang di kampung itu.

Di tempat yang sama, ibu-ibu melakukan aktivitas senam kebugaran jasmani. Acara kian seru karena, karena kegiatan ini juga dihadiri Kakang Mbakyu Kota Malang 2021, yaitu Kakang Kamal, Kakang Tegar, Mbakyu Tina, dan Mbaktu Sherly.

Kedatangan mereka adalah untuk melihat sekaligus memastikan bahwa seluruh kampung tematik di Kota Malang sudah kembali bergeliat. Salah satunya Kampung 1.000 Topeng ini, yang akan segera dibuka untuk wisatawan.

Baca Juga :

27 Virtual Event Kampung Tematik Kota Malang Siap Digelar Oktober–November 2021

27 Virtual Event Kampung Tematik Kota Malang Siap Digelar Oktober–November 2021

20 September 2021
Persiapan Kampung Budaya Polowijen Hadapi PPKM Level 2

Persiapan Kampung Budaya Polowijen Hadapi PPKM Level 2

14 September 2021
Studi Banding Sanggar Tari Denendar ke Padepokan Asmorobangun Pakisaji

Studi Banding Sanggar Tari Denendar ke Padepokan Asmorobangun Pakisaji

29 Juni 2021
Sah! TACB Kota Malang 2021 Berjumlah Lima Orang

Sah! TACB Kota Malang 2021 Berjumlah Lima Orang

26 Juni 2021
Kejanggalan di Tubuh Tim Ahli Cagar Budaya Kota Malang Sudah Tampak Sejak Dulu

Kejanggalan di Tubuh Tim Ahli Cagar Budaya Kota Malang Sudah Tampak Sejak Dulu

19 Juni 2021
Load More
(Foto: Dok. Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang)

Acara Wilujengan Kamulyan juga dimanfaatkan Kakang Mbakyu Kota Malang untuk membantu mempromosikan kembali Kampung 1.000 Topeng. Kakang Tubagus Alfansya Kamal mengatakan, kegiatan ini adalah momentum bangkitnya kebudayaan di Kota Malang, khususnya budaya Topeng Malangan.

“Budaya ini tidak boleh hilang, karena sudah menjadi ciri khas daerah. Melalui keberadaan kampung yang mengusung tema Topeng Malangan, tentunya wisatawan akan mengetahui peradaban budaya yang menjadi ciri khas Kota Malang,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Mbakyu Kristin Puspo. Diakuinya bahwa selama ini dirinya hanya melihat melalui media sosial, tentang keberadaan dua topeng raksasa yang menjadi ikon Kampung 1.000 Topeng.

“Akhirnya saya dapat melihat secara langsung kedua topeng ikonik ini, yang merupakan tokoh pewayangan Dewi sekartaji dan Panji Asmorobangun. Dengan sentuhan suasana dan pemandangan yang masih asri, besar harapan kampung ini akan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” paparnya.

(Foto: Dok. Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang)

Kristin memiliki harapan besar, Kampung 1.000 Topeng dapat tetap mempertahankan budaya yang ada. Pihaknya menegaskan untuk turut membantu bangkitnya kembali wisata dan budaya di Kota Malang, melalui rangkaian acara virtual event kampung tematik.

Pada kesempatan yang sama, Ki Demang menyebut bahwa hingga saat ini belum diketahui ide dasar mengapa tempat ini menjadi Kampung Topeng. Menurutnya, secara kultural tidak ditemukan basis kesenian topeng di wilayah tersebut.

Tetapi Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang sekaligus pengagas Kampung Budaya Kota Malang itu menegaskan, Kampung Desaku Menanti merupakan sebuah  kampung yang cerdas, dan satu-satunya kampung di Kota Malang yang berani memakai ikon topeng sebagai penanda kampung.

“Ini sangat keren dan inspiratif, sekaligus menyadarkan bahwa topeng adalah ikon kesenian Malang,” tandas pria yang bernama asli Isa Wahyudi itu. (DK99/MAS)


Bagikan Berita
Tags: Isa WahyudiKakang MbakyuKampung 1.000 TopengKi DemangTopeng Malangan
ADVERTISEMENT

Related Posts

Tekan Konsumsi BBM, Pemkot Malang Perkuat WFH dan Wajibkan ASN Bersepeda

Tekan Konsumsi BBM, Pemkot Malang Perkuat WFH dan Wajibkan ASN Bersepeda

1 April 2026

...

HUT ke-112 Kota Malang, Wali Kota Tegaskan PR Pembangunan Harus Segera Dituntaskan

HUT ke-112 Kota Malang, Wali Kota Tegaskan PR Pembangunan Harus Segera Dituntaskan

1 April 2026

...

Sri Rahayu Tekankan DPRD Kota Malang Harus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Sri Rahayu Tekankan DPRD Kota Malang Harus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

31 Maret 2026

...

Proyek Mulai Jalan, 1.200 Pedagang di Pasar Gadang Segera Direlokasi

Proyek Mulai Jalan, 1.200 Pedagang di Pasar Gadang Segera Direlokasi

31 Maret 2026

...

HUT ke-112 DPRD Kota Malang, Momentum Refleksi dan Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

HUT ke-112 DPRD Kota Malang, Momentum Refleksi dan Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

31 Maret 2026

...

Pemkot Malang Siapkan Perbaikan Drainase Ijen Setelah Insiden Warga Terperosok

Pemkot Malang Siapkan Perbaikan Drainase Ijen Setelah Insiden Warga Terperosok

30 Maret 2026

...

DPRD Kota Malang Soroti Lambannya Penanganan Lubang Drainase di Ijen yang Makan Korban

DPRD Kota Malang Soroti Lambannya Penanganan Lubang Drainase di Ijen yang Makan Korban

30 Maret 2026

...

Load More
Next Post

Relawan RT Bakal Terima Insentif 300 Ribu Rupiah dari Pemkot Malang

Sutiaji Berikan Apresiasi Kepada Pemenang Lomba Kampung Bersinar

Sutiaji Berikan Apresiasi Kepada Pemenang Lomba Kampung Bersinar

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin