Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Pedestrian Alun-Alun Tugu Batal Dibangun

Sutiaji menyampaikan bahwa anggaran pembangunan pedestrian akan dialihkan untuk pengendalian inflasi.

by Red
21 September 2022
in Kota Malang
Bagikan Berita

Walikota Malang Sutiaji, didampingi Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika dan Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, menyampaikan penundaan pembangunan pedestrian Alun-alun Tugu Malang. (Foto: Hariani/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Setelah terjadi ketidaksesuaian dan keraguan yang dilayangkan anggota DPRD Kota Malang terhadap rencana pembangunan pedestrian Alun-Alun Tugu, akhirnya Pemerintahan Kota Malang memutuskan untuk menunda niat membangun area taman yang sudah ada sejak masa kolonial tersebut.

Walikota Malang Sutiaji membenarkan bahwa ada penundaan pembangunan pedestrian Alun-Alun Tugu Malang. “Pembangunan pedestarian Alun-alun Tugu akan dilaksanakan untuk 2023, lantaran ada keraguan dalam menggunakan anggaran PAK (Perubahan Anggaran Keuangan),” bebernya, usai menghadiri Rapat Paripurna beragendakan Laporan Badan Anggaran DPRD Kota Malang terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 di gedung DPRD Kota Malang, Selasa (20/9/2022).

Dirinya menekankan, hal tersebut merupakan komitmen dan kesepakatan bersama. “Awalnya Pemkot Malang yakin pembangunan pedestrian ini akan rampung di 2022 karena harapan kami pembangunan selesai awal September,” tutur Sutiaji, sembari menegaskan bahwa rencana pembangunan tetap berjalan di 2023.

“Karena waktunya juga lebih panjang. Rencananya pagar akan dihiasi ornamen yang disesuaikan dengan nilai kesejarahannya. Mengingat peletakan batu pertama pembangunan Alun-Alun Tugu dan peresmiannya dilakukan oleh Bapak Proklamator RI. Kawasan ini nantinya akan dilokasir, sehingga tidak banyak orang masuk ke sana,” terangnya. Di akhir pernyataannya, Sutiaji menyampaikan bahwa anggaran pembangunan pedestrian akan dialihkan untuk pengendalian inflasi.

Baca Juga :

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

16 April 2026
Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

16 April 2026
Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

16 April 2026
Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026
Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026
Load More
Walikota Malang Sutiaji bersama Ketua DPRD Kota Malang sekaligus Ketua Badan Anggaran I Made Riandiana Kartika, mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Malang beragendakan Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2022. (Foto: Hariani/MP)

Ditemui di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan bahwa penundaan pembangunan pedestrian Alun-alun Tugu juga didasari oleh instruksi Menteri Dalam Negeri, dan edaran Kementerian Keuangan yang menyebutkan bahwa daerah wajib berperan dalam mengendalikan inflasi.

“Dan jika ada daerah yang mampu menekan inflasi hingga di bawah empat persen, akan mendapat bantuan DAU (Dana Alokasi Umum) sebesar Rp10 miliar. Dari situ akhirnya kami berhitung matang dengan Pak Wali. Apalagi pembangunan Alun-alun Tugu itu dari segi waktu pengerjaan juga meragukan,” papar Made.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan, bahwa sebelumnya Walikota mewacanakan PAK akan disahkan pada 9 September. “Namun hal tersebut tidak memungkinkan. Akhirnya beliau [Walikota] legowo, dan pembangunan Alun-alun Tugu ditunda untuk 2023, serta anggarannya dialihkan untuk penanganan pengendalian inflasi, termasuk untuk dampak kenaikan BBM,” paparnya.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menyampaikan bahwa anggaran pembangunan pedestrian Alun-alun Tugu dialihkan untuk penanganan inflasi. (Foto: Hariani/MP)

Menurut Made, pengendalian inflasi disebar di seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Seperti alokasi untuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan), berupa pembelian bibit tanaman untuk ketahanan pangan. Selain itu juga di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) untuk membantu UMKM.

Terkait rencana pembangunan Alun-Alun Tugu Malang, pejabat asal Bali tersebut menyarankan pembangunan sebaiknya tidak sebatas pedestrian semata. “Tamannya juga harus dibangun. Karena jika hanya pedestrian tanpa membangun taman, maka akan menghilangkan nilai estetikanya,” tutur Made.

Imbas penundaan ini, ujar Made, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akhirnya mempunyai program padat karya dengan anggaran mencapai Rp2 miliar.

“Monggo, masyarakat yang ingin mengajukan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Untuk SPJ (Surat Pertanggungjawaban) yang mengerjakan semua DPUPRPKP. Tetapi yang mengeksekusi pekerjaan adalah masyarakat,” jelasnya. “Dengan adanya program padat karya ini, kami harapkan dampak kenaikan BBM juga dapat teratasi,” tandas Made. (Har/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

Jelang Penerapan Perda Parkir, DPRD Kota Malang Dorong Penambahan Anggaran Sarpras Penunjang

16 April 2026

...

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

Perda Parkir di Kota Malang Berlaku, Warga Soroti Minimnya Sarpras Penunjang

16 April 2026

...

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

Perda Parkir Diresmikan, Denda hingga Rp500 Ribu dan Penggembokan Bakal Diterapkan

16 April 2026

...

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026

...

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026

...

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026

...

Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026

...

Load More
Next Post
Polisi Ungkap Motif ‘Percobaan Bunuh Diri’ Mahasiswa Baru UM

Polisi Ungkap Motif 'Percobaan Bunuh Diri' Mahasiswa Baru UM

Widji Aryawati, ASN Pemkot Malang yang Tergabung dalam Forum PAK Jatim

Widji Aryawati, ASN Pemkot Malang yang Tergabung dalam Forum PAK Jatim

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin