Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Apkrindo Dukung Walikota Malang Batasi Penggunaan Plastik, Tetapi…

Di samping terbitkan aturan, jauh lebih penting menumbuhkan kesadaran masyarakat. Pemerintah juga wajib menyajikan alternatif lain pengganti plastik.

by Red
7 Maret 2021
in Kota Malang
Bagikan Berita

(Foto: ilustrasi)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Pemerintah Kota Malang menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk mengurangi penggunaan plastik. Dengan dikeluarkannya SE Nomor 8 tahun 2021 ini, otomatis mencabut SE Walikota Malang Nomor 660 tahun 2018 tentang imbauan pengurangan penggunaan plastik.

Tertuang aturan yang berlaku sejak 1 Maret 2021 itu, bahwa pengunjung restoran, kafe, warung, kantin, dan usaha sejenisnya tidak lagi diperkenankan menggunakan pembungkus/kemasan/tutup berbahan plastik. Konsumen juga diimbau untuk membawa wadah makanan dan minuman sendiri, jika hendak membawa pulang makanan dan minuman (take away).

Menurut Walikota Malang, Sutiaji, aturan tersebut diterbitkan untuk mengurangi volume sampah plastik sekaligus menanggulangi banjir, karena banyak temuan penyumbat drainase berasal dari sampah plastik.

Selain para pelaku usaha, kebijakan ini juga berlaku untuk instansi dan lembaga pemerintahan, TNI, Polri, BUMN, BUMD, perbankan, perkantoran lainnya, serta seluruh masyarakat Kota Malang.

Terbitnya Surat Edaran ini mendapat respons dari berbagai pihak, salah satunya Apkrindo (Asosiasi Pengusaha Kafe dan Resto Indonesia) Malang. Asosiasi ini mengaku tak mempermasalahkan, bahkan mendukung peraturan ini.

“Pada dasarnya kami mendukung. Kami sadar bahwa sampah plastik akan menjadi masalah di kemudian hari. Namun sekali lagi disayangkan, aturan ini diterbitkan tanpa dibarengi sosialisasi dan tidak ada solusi,” ujar Ketua Apkrindo Malang, Indra Setiyadi kepada Malang Pagi, Sabtu (6/3/2021).

Tidak adanya sosialisasi dan solusi dirasa menyulitkan para pelaku usaha kafe dan restoran, terlebih di masa pandemi saat ini. Di mana sebelumnya mereka telah memproduksi kemasan plastik dalam jumlah yang tidak sedikit. Begitu pula untuk menggantinya dengan bahan lain, tentunya membutuhkan waktu dan rekalkulasi biaya.

“Seyogyanya dilakukan secara bertahap agar program ini lebih optimal. Bisa dimulai dari kantong plastik (kresek) dulu misalnya. Jadi para pelaku usaha juga bisa mempersiapkan diri dan tidak memberatkan cash flow,” jelasnya.

Indra juga menegaskan, bahwa di samping menerbitkan aturan, jauh lebih penting menumbuhkan kesadaran masyarakat. Edukasi tentang dampak sampah plastik bagi lingkungan harus terus dilakukan. Selain itu, pemerintah juga wajib menyajikan alternatif lain pengganti plastik.

Baca Juga :

No Content Available
Load More

Cara komunikasi pihak Pemkot dalam menyampaikan Surat Edaran ini juga tak luput dari kritik. “Saya malah mendapatkan Surat Edaran ini dari teman-teman media,” pungkas Indra.

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : Redaksi


Bagikan Berita
Tags: Apkrindo MalangAsosiasi Pengusaha Kafe dan Resto IndonesiaPemerintah Kota Malang menerbitkan Surat EdaranSurat Edaran penggunaan plastik
ADVERTISEMENT

Related Posts

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

8 Juli 2026

...

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

7 Juli 2026

...

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

3 Juli 2026

...

Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

Pemkot Malang Kebut Isi 9 Jabatan Strategis, Manajemen Talenta Jadi Andalan

3 Juli 2026

...

Menteri PKP Targetkan Kota Malang Bebas RTLH pada 2026, 827 Rumah Siap Direnovasi

Menteri PKP Targetkan Kota Malang Bebas RTLH pada 2026, 827 Rumah Siap Direnovasi

3 Juli 2026

...

Dilirik Sejumlah Kota, Tugu Tirta Kenalkan Smart Water City di ICE 2026

Dilirik Sejumlah Kota, Tugu Tirta Kenalkan Smart Water City di ICE 2026

2 Juli 2026

...

750 Alumni Ramaikan Jalan Sehat IKAMISA, Uklam Tahes Heritage 124 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

750 Alumni Ramaikan Jalan Sehat IKAMISA, Uklam Tahes Heritage 124 Cetak Rekor Peserta Terbanyak

29 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Komisi C DPRD Sepakati Usulan E-Setoran dari DPC Aspeparindo Kota Malang

Komisi C DPRD Sepakati Usulan E-Setoran dari DPC Aspeparindo Kota Malang

Komisi C DPRD Sepakati Usulan E-Setoran dari DPC Aspeparindo Kota Malang

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Malang Gleerrr Akan Gelar Pasar Upnormal

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin