Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Tukar Budaya Nusantara Mahasiswa MBKM ITN di Kampung Budaya Polowijen

Tidak saja membahas mengenai teknik sipil bangunan dan arsitektural, para mahasiswa juga mempelajari aspek kebudayaan yang mempengaruhi desain kampung budaya tersebut.

by Red
4 Desember 2022
in Kota Malang, Seni & Budaya
Bagikan Berita

KOTA MALANG – malangpagi.com

Membangun sebuah kampung budaya tidak semata mengandalkan pegiat seni dan budaya, melainkan juga perlu melibatkan banyak pihak. Di antaranya yang membidangi ilmu tata arsitektural, model, desain, rancang bangun, dan lingkungan yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan obyek wisata menjadi lebih indah, sesuai karakteristik kampung dan masyarakatnya.

Kampung Budaya Polowijen (KBP), yang sebagian besar bangunannya terbuat dari bambu, menarik mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, untuk berkunjung dan diskusi tentang perencanaan dan tata bangunan, Sabtu (3/12/2022).

Tidak saja membahas mengenai teknik sipil bangunan dan arsitektur, para mahasiswa juga mempelajari aspek kebudayaan yang mempengaruhi desain kampung budaya tersebut.

Baca Juga :

DLH Kota Malang Bantah Ada Setoran hingga Belasan Juta dalam Pengelolaan Toilet Alun-alun

DLH Kota Malang Sulap Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif, 200 Kilogram Hasilkan 130 Liter Petasol

18 Juli 2026
Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

15 Juli 2026
Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

8 Juli 2026
Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

7 Juli 2026
Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

3 Juli 2026
Load More

Dosen Prodi Teknik Sipil ITN, Maranatha Wijayaningtyas mengaku senang dapat menunjukkan kesenian khas Malang kepada 28 mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi luar pulau Jawa. Antara lain dari Sumatra, Kalimantan, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua. “Para mahasiswa selama ini kami ajak keliling ke kampung-kampung wisata. Dan baru kali ini kami kenalkan budaya Malang di Kampung Budaya Polowijen,” terangnya.

 

“Kami berjanji akan mengajak mahasiwa ITN lainnya untuk berkunjung ke KBP. Bahkan bisa jadi mereka akan melakukan pengabdian di sini, sekaligus mengembangkan kewisataan dari aspek teknik arsitektur dan lingkungan,” tutur Maranatha, yang merupakan dosen pembimbing program Modul Nusantara Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di kampus ITN.

Dalam kunjungan yang dikemas degan konsep Sambang Kampung itu, mahasiswa program MBKM ITN disuguhi berbagai makanan tradisional, serta mendapat penjelasan dari Isa Wahyudi alias Ki Demang –selaku penggagas KBP sekaligus Ketua Pokdarwis Kota Malang– mengenai kerajinan topeng dan batik, juga sejarah masa kejayaan kerajaan yang pernag menguasai wilayah Malang. Seperti Kanjuruhan, Singosari, Majapahit, hingga Mataram.

Setelah menikmati sajian tari topeng Malangan, para mahasiswa pun berdiskusi tentang ragam kesenian, dan saling memperagakan tarian dari daerah masih-masing. Di antaranya tarian Tor Tor dari Medan, Zapin asal Melayu, Pukul Sagu dari Papua, Goyang Tobelo dari Maluku, Baksa Kembang dari Kalimantan Selatan, dan Lulo dari Sulewesi Tenggara.

Salah satu mahasiswa MBKM ITN asal Makasar, Taufiq merasa senang dapat berkunjung ke KBP. “Sekian lama kami berkumpul, baru kali ini rekan-rekan menunjukkan tarian dari daerah masing-masing,” ucapnya.

 

Hal senada dilontarkan Delta, mahasiwa dari Sumatra. Dirinya mengaku baru kali ini melihat kampung budaya yang begitu menjaga budaya lokal. “Di tempat kami tidak pernah menemukan model kampung seperti KBP ini. Kunjungan kali ini sangat berharga, dan menjadi bekal untuk kami tiru,” katanya.

Kegiatan hari itu dipungkasi dengan menari Topeng Grebeg Sabrang bersama. Selanjutnya mahasiswa MBKM ITN diajak untuk napak tilas ke situs Kendedes dan Makam Mbah Reni –empu Topeng Malangan– oleh Siti Juwariah, pimpinan Pokdarwis KBP. (DK99/MAS)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

DLH Kota Malang Bantah Ada Setoran hingga Belasan Juta dalam Pengelolaan Toilet Alun-alun

DLH Kota Malang Sulap Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif, 200 Kilogram Hasilkan 130 Liter Petasol

18 Juli 2026

...

Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

Pemkot Malang Genjot Daya Saing UMKM, Pelatihan Desain Grafis Jadi Bekal Kuasai Pasar Digital

15 Juli 2026

...

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

Abu Bakar Pastikan Realisasi Pokir di 11 Kelurahan Kecamatan Sukun Hampir Tuntas

8 Juli 2026

...

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

Komunitas Muda Indonesia Gelar Beauty Class di Malang, Dorong Generasi Muda Kembangkan Kreativitas dan Percaya Diri

7 Juli 2026

...

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

Polresta Malang Kota Putus Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita 2 Kilogram Sabu dan 490 Ribu Pil Double L

3 Juli 2026

...

Kantongi Tiga Kandidat, Pemkot Malang Segera Tentukan Plt Kepala Bapenda

Pemkot Malang Kebut Isi 9 Jabatan Strategis, Manajemen Talenta Jadi Andalan

3 Juli 2026

...

Menteri PKP Targetkan Kota Malang Bebas RTLH pada 2026, 827 Rumah Siap Direnovasi

Menteri PKP Targetkan Kota Malang Bebas RTLH pada 2026, 827 Rumah Siap Direnovasi

3 Juli 2026

...

Load More
Next Post

MUSAFIR International Indonesia Raih Best Choice in Umroh and Haji Travel Awards 2022

Aksi Mahasiswa Unisma Tuntut Segera Lantik Rektor Terpilih

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin