Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

DPRD Kota Malang Setujui KUA PPAS APBD 2026, Target PAD Naik Jadi Rp 1,062 Triliun

Salah satu fokus utama pembahasan adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dinaikkan targetnya guna menjaga stabilitas APBD 2026.

by RedMP.
1 Oktober 2025
in Kota Malang
Bagikan Berita

Rapat Paripurna DPRD Kota Malang. (Foto: Dik/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menyetujui rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Maang, Rabu (1/10/2025)

Salah satu fokus utama pembahasan adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dinaikkan targetnya guna menjaga stabilitas APBD 2026. Hal itu dilakukan lantaran dana transfer pusat atau Transfer Keuangan Daerah (TKD) diproyeksikan menurun. Sementara belanja pegawai justru meningkat seiring dengan rencana pengangkatan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Awalnya, Pemkot Malang mengusulkan target PAD 2026 sebesar Rp 1,035 triliun. Namun, Banggar DPRD Kota Malang menaikkannya sebesar Rp 26 miliar menjadi Rp 1,062 triliu

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Foto: Dik/MP)

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan sektor-sektor penghasil PAD. Hal ini menjadi penting untuk menutup penurunan dana transfer pusa

Baca Juga :

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026
Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026
Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026
Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026
Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

14 April 2026
Load More

“Kemarin itu memang sudah dilakukan pemetaan ketika rapat kerja. TAPD juga sudah memetakan dinas-dinas penghasil PAD. Terlebih ada informasi dana transfer menurun. Maka perlu peningkatan PAD,” ujar perempuan yang akrab disapa Mia itu.

Mia mengatakan, sektor yang berpotensi meningkatkan PAD meliputi pajak daerah, retribusi daerah, serta pemanfaatan aset barang milik daerah (BMD). Meski begitu, ia menekankan bahwa detailnya baru akan terlihat pada pembahasan RAPBD 2026.

“Ini masih plafon sementara. Nanti di RAPBD akan kami detailkan kembali, termasuk PAD yang lebih rinci,” jelasnya.

Mia menjelaskan, meski target PAD dinaikkan Rp 26 miliar, peluang peningkatan masih terbuka dalam pembahasan RAPBD 2026.

“Artinya, masih ada potensi apabila kita memetakan dengan cermat. Nanti pasti akan kami detailkan lagi dalam RAPBD, sampai ke satuan tiga belanja,” ujarnya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Dik/MP)

Di tempat yang sama, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengakui bahwa kenaikan target PAD dilakukan sebagai respon atas turunnya dana transfer pusat.

“Jadi memang target TKD kami turun, tetapi target PAD itu naik,” katanya.

Ia menyebut, kenaikan target PAD sebesar Rp 26 miliar lebih berasal dari beberapa sektor, seperti Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), retribusi, serta optimalisasi aset daera

“Kami punya perhitungan, dari koefisien, kemudian ada juga stimulus. Kami optimistis ini bisa mengangkat PAD. Karena kemandirian fiskal Kota Malang ini sangat terkait dengan kekuatan PAD,” ungkapnya.

Sementara, Wahyu menyebutkan, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) diproyeksikan mencapai Rp 107 miliar. Namun, lanjutnya, angka itu bisa berubah karena regulasi yang dinamis, terutama menyangkut kepastian TKD dan defisit APB

“Semua ini kan masih proyeksi. Nanti akan disesuaikan lagi dalam RAPBD. Termasuk soal defisit, kita lihat regulasi terbaru seperti apa,” tandasnya. (Dik/YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026

...

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026

...

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026

...

Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026

...

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

14 April 2026

...

Sempat Dinyatakan Sehat Pagi Hari, Yai Mim Tiba-tiba Drop Saat Menuju Pemeriksaan

Sempat Dinyatakan Sehat Pagi Hari, Yai Mim Tiba-tiba Drop Saat Menuju Pemeriksaan

13 April 2026

...

Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota

Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota

13 April 2026

...

Load More
Next Post
Kolaborasi Pemkot dan IOH, 50 UMKM di Kota Malang Dibekali Pelatihan Digital

Kolaborasi Pemkot dan IOH, 50 UMKM di Kota Malang Dibekali Pelatihan Digital

DPRD Kota Malang Setujui KUA PPAS APBD 2026, Target PAD Naik Jadi Rp 1,062 Triliun

Program Koperasi Merah Putih Dinilai Belum Maksimal, DPRD Kota Malang Minta Pendampingan Intensif

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin