Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Galeri Pusaka Jagat Gumelar Turut Berpartisipasi Semarakkan Tong-Tong Night Market

Disajikan ratusan keris yang berasal dari masa Majapahit, Singasari, Kediri, Mataram dan sebagainya.

by RedMP.
30 Juli 2023
in Kota Malang, Seni & Budaya
Bagikan Berita

Wahyu Eko Setiawan bersama ratusan koleksi kerisnya saat berada di stan Galeri Pusaka Jagat Gumelar (Foto : Har/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Tong-Tong Night Market yang diselenggarakan oleh The Shalimar Boutique Hotel merupakan event tahunan yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Festival yang berlangsung selama tiga hari yakni mulai Jumat (28/7/2023) dan berakhir Minggu (30/7/2023) ini menyuguhkan beranekaragam atraksi. Mulai dari kuliner, dolanan, melukis bersama Sadikin Pard, pertunjukan layar tancap dari Museum Film Malang, penampilan musik keroncong dan pertunjukan wayang rumput.

Menariknya, di salah satu stan bernama Galeri Pusaka Jagat disajikan ratusan keris yang berasal dari masa Majapahit, Singasari, Kediri, Mataram dan sebagainya. Sang pemilik keris, Wahyu Eko Setiawan atau lebih akrab disapa Sam WES mengatakan bahwa dirinya sudah mengoleksi keris-keris ini sejak 15 tahun yang lalu.

“Melalui, gelaran Tong-Tong Night Market ini, Galeri Pusaka Jagat turut andil untuk menyemarakkan _event_ ini,” ungkap Sam WES saat ditemui Malang Pagi. Jumat (28/7/2023).

Penggagas Sekolah Budaya Tunggul Wulung ini pun membeberkan tentang karakteristik keris. “Keris itu memiliki ragam beraneka rupa. Jika karakteristik keris Majapahit lebih gemulai dan terkesan ramping. Namun, jika keris pada masa Singasari itu lebih gemuk,” ungkapnya.

Baca Juga :

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026
Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026
Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026
Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026
Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

14 April 2026
Load More
Tong-Tong Night Market di hari kedua (Foto : Har/MP)

Saat disinggung keaslian koleksi kerisnya, ia mengemukakan bahwa untuk menguji keaslian keris harus disertai pendapat ahli. “Dan itu berbayar. Itulah mengapa kita perlu belajar sejarah. Salah satunya, untuk mempelajari tentang keris ini,” ujar Sam WES.

Dikatakannya, untuk koleksi yang terlama sejarahnya berasal dari Tumapel. “Namanya Gethuk Kadewatan. Itu sekitar tahun 1000 ke bawah. Dan keris yang asalnya paling jauh dari Sriwijaya. Namun sayangnya, kedua keris tersebut tadi tidak saya bawa,” tuturnya.

Ia mengaku, untuk perawatan ratusan kerisnya tidak terlalu ribet hanya diolesi minyak agar tidak berkarat.

Kemudian, menanggapi adanya Tong-Tong Night Market ini dirinya menyambut positif. “Dapat mendongkrak UMKM meskipun belum signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, masih belum terlalu kelihatan. Sepertinya, lebih bagus dan lebih luas serta  stannya juga lebih banyak,” tandasnya.

Tong-Tong Night Market yang diadopsi dari Belanda ini cukup diminati. Berdasarkan pantauan Malang Pagi selama 2 hari jumlah pengunjung cukup banyak dan memadati area sepanjang Jalan Cerme dan Taman Cerme. (Har/YD)


Bagikan Berita
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

Dua Kasir Jadi Tersangka, Kasus Nota Gantung Lafayette Masuk Tahap Pemberkasan

15 April 2026

...

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

Perda Pemajuan Kebudayaan Disahkan, DPRD Kota Malang Optimis Pelestarian Lebih Terarah

15 April 2026

...

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

Usai Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Hentiman Proses Hukum Yai Mim

15 April 2026

...

Ranperda Parkir Kota Malang Dikebut, DPRD Tekankan Jaminan Kehilangan Kendaraan

Perda Parkir Disahkan, DPRD Kota Malang Desak Segera Susun Perwali

14 April 2026

...

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

Seluruh Jamaah Haji Kota Malang 2026 Sudah Divaksin, Mayoritas Butuh Pendampingan

14 April 2026

...

Sempat Dinyatakan Sehat Pagi Hari, Yai Mim Tiba-tiba Drop Saat Menuju Pemeriksaan

Sempat Dinyatakan Sehat Pagi Hari, Yai Mim Tiba-tiba Drop Saat Menuju Pemeriksaan

13 April 2026

...

Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota

Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota

13 April 2026

...

Load More
Next Post
Anggota DPRD Nurul Setyowati Apresiasi Bersih Desa Tunjungsekar

Anggota DPRD Nurul Setyowati Apresiasi Bersih Desa Tunjungsekar

Polsek Klojen Polresta Malang Kota Amankan Pelaku Pencurian Uang Jutaan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin