Malang Pagi
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • OPINI
  • GAYA HIDUP
  • BERITA DUKA
  • KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Malang Pagi

Beginilah Cara Pengujian Konstruksi Jalan Kayutangan Heritage

Cara pengujian ini diklaim telah sesuai hasil studi banding dan kajian literatur.

by Red
19 Desember 2020
in Kota Malang
Bagikan Berita

Tes lendutan menggunakan alat waterpass. (Foto: MAS/MP)

KOTA MALANG – malangpagi.com

Malang Pagi berkesempatan menyaksikan uji kelayakan konstruksi jalan dari batuan andesit di kawasan Kayutangan Heritage, Sabtu (19/12/2020).

Namun, dari pengamatan di lokasi, serangkaian tes yang dilakukan menggunakan cara yang cukup sederhana. Tak terlihat adanya alat-alat canggih yang biasa digunakan untuk pengetesan konstruksi jalan raya.

“Tes tadi sebenarnya hanya sebuah demo. Karena tes sebenarnya kami harus mendatangkan alat dan operator yang sebenarnya pula. Tetapi itu tidak ada di dalam kontrak,” ungkap Lead City Level NUSP untuk Kota Malang, Ir. Alif Riwidya.

Meskipun begitu Alif meyakinkan, dengan cara yang sederhana pihaknya bisa menunjukkan ke masyarakat, bahwa apa yang dipasang di arena terbuka itu sudah memenuhi syarat secara teknis.

Baca Juga :

Kembali Ditemukan Mayat di Kota Malang, Begini Kronologinya

Kembali Ditemukan Mayat di Kota Malang, Begini Kronologinya

7 Mei 2024

Memasuki Pelaksanan UTBK 2024, Tingkat Kehadiran Peserta di Universitas Brawijaya Hampir 100 Persen

7 Mei 2024
Universitas Widyagama Malang Raih Hibah Pendanaan Kemdikbudristek 2024

Universitas Widyagama Malang Raih Hibah Pendanaan Kemdikbudristek 2024

7 Mei 2024
Peringati Dies Natalis ke-53, 1000 Peserta Meriahkan Fun Walk UWG

Peringati Dies Natalis ke-53, 1000 Peserta Meriahkan Fun Walk UWG

5 Mei 2024
Kepala Deputi BI Jatim Munculkan Inovasi Baru untuk Tekan Inflasi

Kepala Deputi BI Jatim Munculkan Inovasi Baru untuk Tekan Inflasi

2 Mei 2024
Load More

“Tadi, kami menggunakan truk seberat 14 ton bermuatan pasir penuh. Ada tiga tahap tes yang dilakukan,” jelas Alif.

“Pertama adalah tes lendutan. Tidak boleh ada lendutan di konstruksi ini, karena ini konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement). Yang kedua yaitu skid resistance (tahanan gelincir) atau kekuatan pasangan batu terhadap konstruksi beton di bawahnya. Tahap ini kami uji dengan tiga kecepatan: 5 km/jam, 10 km/jam, dan 20/km perjam,” paparnya.

Alif menjelaskan, karena konstruksi terletak di persimpangan (junction), maka bisa dipastikan kecepatan kendaraan tidak tinggi. “Akhirnya kami lakukan dengan cara pengereman mendadak. Luas bidang roda truk itu melebihi luas setiap kotak batu, dan dari hasil tes tampak tidak ada pergerakan batu sedikitpun dari pengereman mendadak tersebut,” terangnya.

“Ketiga, yaitu tes tumbukan. Alatnya sebenarnya ada, namanya accelerometer, tapi itu mahal nyewanya. Maka kita lakukan sederhana saja, melalui pengamatan visual. Pada saat terjadi tumbukan terhadap konstruksi ini, dan terbukti konstruksinya masih stabil,” tutur Alif.

Alif mengaku cara sederhana yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk meyakinkan masyarakat. Meskipun sederhana, cara pengujian ini diklaim telah sesuai hasil studi banding dan kajian literatur.

“Proyek (Kayutangan Heritage) ini selesai sesuai target. Kami tadi sudah sepakat dengan Kasatlantas, tanggal 20 Desember harus sudah clean and clear. Sambil teman-teman Dishub dan Polresta mengeluarkan pengumuman, bahwa tanggal 21 Desember sudah bisa open traffic,” pungkasnya.

 

Reporter : MA Setiawan

Editor : Redaksi


Bagikan Berita
Tags: KayutanganKayutangan HertitageKota MalangMalang
ADVERTISEMENT

Related Posts

EMBA Run 2026, Komitmen EMBA Group Dorong Gaya Hidup Sehat di Kota Malang

EMBA Run 2026, Komitmen EMBA Group Dorong Gaya Hidup Sehat di Kota Malang

17 Januari 2026

...

Warga Nilai Minim Komunikasi Jadi Pemicu Polemik Jalan Tembus di Griyashanta

Warga Nilai Minim Komunikasi Jadi Pemicu Polemik Jalan Tembus di Griyashanta

16 Januari 2026

...

3.600 Runner Siap Ramaikan Emba Jetbus Run Malang 2026

3.600 Runner Siap Ramaikan Emba Jetbus Run Malang 2026

16 Januari 2026

...

Banyak Pedagang Belum Sepakat, Pasar Besar Malang Batal Direvitalisasi

Banyak Pedagang Belum Sepakat, Pasar Besar Malang Batal Direvitalisasi

16 Januari 2026

...

Tembok Perumahan Griyashanta Dibongkar Sekelompok Orang, Warga Pasrah

Warga Griya Shanta Dorong Dialog Terbuka Soal Rencana Jalan Tembus

15 Januari 2026

...

Tabrak Lari di Bandulan Terekam CCTV, Korban Alami Luka Serius

Tabrak Lari di Bandulan Terekam CCTV, Korban Alami Luka Serius

14 Januari 2026

...

Kombes Pol Putu Kholis Aryana Resmi Jabat Kapolresta Malang Kota, Tegaskan Komitmen Junjung HAM

Kombes Pol Putu Kholis Aryana Resmi Jabat Kapolresta Malang Kota, Tegaskan Komitmen Junjung HAM

14 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Kabupaten Sampang Terima Innovative Government Award (IGA) 2020

Kabupaten Sampang Terima Innovative Government Award (IGA) 2020

Penggunaan Batu Andesit Untuk Konstruksi Pengerasan Jalan, Apakah Tepat?

Penggunaan Batu Andesit Untuk Konstruksi Pengerasan Jalan, Apakah Tepat?

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERITA
  • MALANG RAYA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • GAYA HIDUP

©2018 - 2024 Malang Pagi. Hak cipta dilindungi undang-undang.

× Chat Admin